Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 05.27 under


"Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu." (1 Tesalonika 5:18)




Hari ini , marilah kita, sebagai umat Tuhan untuk merenungkan lagi dan belajar bersyukur serta memuliakan Tuhan. Hal ini adalah sesuatu yang perlu untuk kita perhatikan dalam hidup ini.

Kenapa Tuhan inginkan agar kita selalu mengucap syukur kepadaNya dalam segala hal ? Sebab “Ucapan syukur” kita kepada Tuhan , akan membawa kita kepada “keselamatan kekal” dan kepada “berkat dan kesembuhanNya yang besar/ajaib”.

Contoh dalam Alkitab : Dari sepuluh orang kusta yang disembuhkan Yesus, hanya satu orang saja yang datang kepada Yesus  dan mengucap syukur. Sehingga Tuhan Yesus berkata: Bukankah kesepuluh orang kusta tadi semuanya telah menjadi tahir? Dimanakah yang  sembilan orang itu ? Tidak adakah diantara mereka yang datang kembali untuk memuliakan Allah selain daripada orang asing ini ? Lalu Yesus berkata kepada orang Samaria itu : Berdirilah dan pergilah imanmu telah menyelamatkan Engkau. (Lukas 17:17-19)

Sembilan orang kusta lainnya yang disembuhkan Yesus dari penyakit kustanya adalah orang Israel, umat pilihan Allah ; tetapi mereka semua tidak kembali berterima kasih kepada Yesus dan tidak memuliakan Allah. Hanya orang asing atau orang Samaria saja, yang bukan umat pilihan Allah, yang kembali datang berterima kasih kepada Yesus dan memuliakan Allah. Maka Yesus katakan kepada orang asing/orang Samaria itu bahwa imannya kepada Yesus telah menyelamatkannya  dan beroleh hidup yang kekal di sorga, yaitu dia berkenan kepada Allah. Dan juga pernyakit kustanya disembuhkan secara tuntas seumur hidupnya. (Ibrani 11:6)

Tetapi sembilan orang kusta Yahudi lainnya, mereka tidak beroleh hidup yang kekal karena tidak mempunyai iman kepada Tuhan Yesus. Dan juga kalau kelak mereka jatuh lagi dalam dosa yaitu kena kutuk/hukuman atas dosanya lagi, maka penyakit kustanya akan kambuh lagi. Kenapa bisa demikian ?

Sebab saat itu “Penyakit kusta” dianggap sebagai suatu penyakit hukuman akibat dosa dan biasa disebut terkena kutuk. Kusta adalah suatu penyakit yang mematikan dan membuat orang sengsara karena mereka dikucilkan dari masyarakat dan tidak boleh mendekat kepada orang sehat.

Kalau kita hanya memfokuskan pandangan/perhatian kita pada berkat dan kesembuhan yang kita terima dari Tuhan saja, maka kita hanya akan mampu berterima kasih sebentar saja kepada Tuhan, lalu lupa kepadaNya. Sebab kita tidak memuliakan Tuhan Yesus, Allah  kita, yang menjadi sumber keselamatan, kesembuhan dan berkat kita. 

Sehingga, kita dengan mudahnya akan melupakan Tuhan, dan jika kita berada dalam masalah/pencobaan/kesulitan lagi  atau kesengsaraan lagi ; karena lupa Tuhan, maka kita cenderung mengandalkan diri sendiri/relasi kita dan juga kita akan mudah mudah terbujuk oleh tawaran-tawaran duniawi dan kuasa-kuasa si jahat yang kelihatannya dapat memberikan solusi yang cepat dan instan. Akibatnya kita akan menjadi terhilang daripada Tuhan yaitu kehilangan keselamatan kekal. Dan selain itu kita juga akan jatuh dalam dosa lagi yaitu terkena kutuk lagi……,sehingga sakit lagi atau jatuh miskin lagi atau sengsara lagi. 

Oleh sebab itu marilah kita belajar memuliakan Tuhan Yesus, Allah kita yang menjadi sumber hikmat, anugerah, kekuatan dan pertolongan kita; dan bersyukur kepadaNya seperti orang Samaria yang disembuhkan dan diselamatkan Tuhan dari sakit kustanya dan dari kebinasaan/hukuman kekal di neraka. 

Doa:
Tuhan Yesus, ajarilah kami untuk dapat selalu memuliakan Engkau ya Tuhan dan mengucap syukur dalam segala hal, termasuk atas segala pertolongan/berkat dan kesembuhan yang daripadaMu. Amin.



0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin