“Tuhan menginginkan kita agar menghasilkan buah yang sesuai dengan pertobatan kita”. (Matius 3:8)
Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, kalau kita mengakui semua dosa kita kepadaNya, menyesalinya, bertobat dan minta ampun kepadaNya ; maka Tuhan akan mengampuni semua dosa kita dan kita diselamatkan dari kutuk dosa, serta dipulihkan keadaannya. (1 Yohanes 1:9)
Dan setelah kita diampuni dosanya, diselamatkan dan hidup kita dipulihkan oleh Tuhan ; maka selanjutnya sesuai firmanNya diatas, Tuhan ingin agar kita dalam hidup ini menghasilkan buah yang baik, yaitu yang sesuai dengan pertobatan kita. Apakah itu buah yang sesuai dengan pertobatan ?
Itu adalah “Perbuatan yang membuktikan percaya kita kepada Tuhan”. Yaitu percaya kepada Tuhan tidak hanya dimulut saja, tetapi juga percaya kepada Tuhan disertai dengan perbuatan. Contohnya antara lain adalah Abraham, Rahab dan lain-lain. (Yakobus 2:21-25)
Kalau kita hanya percaya kepada Tuhan tanpa disertai dengan perbuatan, maka iman kita kepada Tuhan adalah seperti imannya para setan-setan. Sebab Tuhan katakan bahwa setan-setan juga percaya kepada Tuhan, Allah yang esa, dan mereka semua gemetar. (Yakobus 2:19-20)
Tuhan Yesus mengenal semua orang dari buahnya. Kalau kita tidak menghasilkan buah yang baik yaitu buah yang sesuai dengan pertobatan kita, maka kita akan ditebang oleh Tuhan dan dibuang kedalam api. (Matius 7:15-20)
Seandainya kita percaya kepada Tuhan dan bertobat, tetapi selanjutnya dalam hidup ini kita masih bersikap, berpikiran, berkata-kata dan bertindak seperti orang-orang Farisi, orang Saduki ahli hukum Taurat yang suka sok rohani atau merasa diri sendiri lebih suci/kudus daripada orang lain, padahal perbuatan kita sendiri yang sebenarnya adalah munafik : cinta dunia, penuh dengan kepentingan-kepentingan duniawi ; maka bagi Tuhan itu berarti kita tidak menghasilkan buah yang baik yaitu buah yang sesuai dengan pertobatan kita dalam hidup ini. Setelah kita mati nanti dan ketika Tuhan datang kembali untuk membangkitkan semua orang , maka Tuhan akan membangkitkan kita untuk dihukum dan dibuang kedalam api neraka. (1 Yohanes 2:15-17 dan Lukas 21:34)
Untuk itu sebaiknya, kita berdoa setiap malam hari datang kembali dan percaya kepada Tuhan. Lalu mintalah ampun kepadaNya dan mengakui, menyesalinya serta bertobat atas semua dosa dan kesalahan yang kita lakukan sepanjang hari itu.
Percayalah bahwa Tuhan sudah menjadikan kita kembali umat kepunyaan Allah sendiri. (1 Petrus 2:9-10) Dan oleh pertolongan Roh Kudus, besok pagi mulailah belajar untuk dapat hidup sesuai dengan pertobatan kita tadi malam. Misalnya : Kalau kemarin kita marah-marah dan menindas bawahan kita, maka hari ini berusahalah untuk tidak marah-marah atau menindas mereka lagi. Kalau kemarin kita angkuh/sombong dan menghina orang lain, maka berusahalah hari ini untuk belajar rendah hati.
Kalau kita gagal lagi, maka janganlah kecil hati, takut atau kuatir. Pada malam harinya, datanglah dan percaya lagi kepada Tuhan. Lalu minta ampun lagi kepadaNya, akui serta bertobat atas semua dosa dan kesalahan yang kita lakukan itu dan katakanlah bahwa kita menyesal dengan dosa kita itu. Pasti Tuhan akan mengampuni dosa kita lagi dan memulihkan kita kembali, sebab Tuhan tahu bahwa kita adalah makhluk yang tidak sempurna, Tuhan pasti akan mengampuni dosa kita. Sebab Tuhan Yesus adalah Allah, Bapa kita yang baik, pengampun, pengasih, penyayang , panjang sabar dan berlimpah kasih dan setia; Ia pasti akan menolong kita untuk dapat hidup setiap hari lebih sesuai dengan firmanNya, keinginanNya dan waktuNya daripada hari-hari sebelumnya.
Lakukan-lah ini hari demi hari dengan konsekwen sampai akhir hidup kita, maka itu berarti dalam hidup ini kita telah menghasilkan buah yang baik yaitu buah yang sesuai dengan pertobatan kita. Contoh: Penjahat yang disalib bersama Tuhan, dia datang percaya kepada Tuhan , mengakui dosanya, menyesali dosanya, bertobat dan minta ampun kepada Tuhan tepat waktu sebelum dia mati disalib. Maka Tuhan katakan kepada penjahat yang bertobat itu bahwa Pada hari ini juga kamu akan ada bersama Aku di Firdaus. Yaitu tempat dimana dia boleh beristirahat dari segala jerih lelahnya dan segala perbuatan imannya kepada Tuhan menyertai dia. (Lukas 23:40-43 dan Wahyu 14:21)
Doa kami:
Tuhan Yesus, kami datang dan percaya kepadaMu, kami mengakui semua dosa kami, menyesalinya, bertobat, Ampunilah segala dosa kami ini ya Tuhan dan pulihkanlah kami kembali menjadi umat kepunyaanMu sendiri. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.