Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 07.41 under
 


"Anak-anakku, marilah kita saling mengasihi bukan dengan perkataan, atau dengan lidah tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran". (1 Yohanes 3:18)



Firman Tuhan menjelaskan cara mengasihi yang berkenan kepada Tuhan yaitu bukan hanya perkataan, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.

Ketika kita melihat di layar televisi atau membaca dalam berita di koran, kita bisa saja dengan mudahnya mengatakan "mengasihi/berbelas-kasihan" misalnya kepada orang-orang yang tertimpa musibah/banjir/bencana alam atau kepada orang-orang miskin yang tinggal di pemukiman kumuh. Tetapi kenyataannya kita kita tidak pernah berbuat sesuatu untuk menolong meringankan beban mereka dengan memberikan bantuan berupa sumbangan materi, uang dan lain-lain melalui yayasan yang bergerak di bidang itu atau secara langsung pergi kesana untuk membantu mereka dengan apa yang kita bisa lakukan. Dalam hal ini, kita telah mengasihi sesama dengan perkataan, tetapi tidak dengan perbuatan dan tidak dalam kebenaran.

Demikian juga halnya, ketika mengkambing-hitamkan suatu keadaan, sehingga kita tidak menjadi pelaku firman Tuhan tersebut. Misalnya: Ketika kita tidak memiliki uang, lalu dengan mudahnya kita mengatakan bahwa kita tidak dapat mengasihi/berbuat kebaikkan bagi orang lain atau menolong mereka.

Padahal kita tahu bahwa kita ini diciptakan Tuhan dengan suatu maksud tertentu, jadi pasti selalu ada sesuatu yang dapat kita lakukan bagi sesama semasih kita hidup di dunia ini.

Tentang ber-arti atau tidaknya hidup kita, bukanlah diukur dari apa yang kita terima, melainkan dari apa yang sudah kita berikan/lakukan bagi Tuhan dan sesama !

Jadi untuk itu, janganlah kita berdalih bahwa kita tidak punya uang untuk mengasihi/membantu/menolong sesama dengan perbuatan dan dalam kebenaran. Bukankah kita mempunyai tenaga, bukankah kita mempunyai waktu, bukankah kita juga mempunya keahlian/pengetahuan rohaniah maupun jasmaniah ? dan lain-lain.

Misalnya : Kita bisa pergunakan apa yang ada pada kita, yaitu "waktu" untuk mendoakan mereka agar Tuhan memberkati dan memberi solusi dalam kesulitan mereka, atau memberi perhatian & menemani mereka ketika mereka sedih dan kesepian, atau menguatkan/membangkitkan iman & pengharapan mereka kepada Tuhan ketika mereka ber-putus asa melalui kesaksian-kesaksian hidup yang nyata.

Jikalau kita mempunyai "relasi atau kedudukkan", maka kita juga bisa mencarikan suatu pekerjaan yang layak bagi mereka atau salah satu anggota keluarganya yang mampu dan cocok untuk pekerjaan tersebut.

Kita juga dapat menyumbangkan tenaga, pengetahuan atau keahlian kita dalam membantu mereka dalam pekerjaan sehari-hari, atau mengajarkan/memberikan pelatihan kepada mereka tentang pengetahuan/keahlian kita seperti keahlian menjahit, ketrampilan memasak, keahlian bermain alat musik seperti gitar, keahlian memotong rambut, kepandaian dalam memperbaiki kendaraan bermotor atau televisi, kulkas dan lain-lain. Dalam hal ini, kita telah mengasihi sesama dengan perkataaan,  dan juga dengan perbuatan dalam kebenaran.
Sebaliknya ketika kita mampu, maka janganlah kita mengasihi sesama dengan perbuatan, tetapi tidak dalam kebenaran.

Contohnya : Ada seorang pendeta yang jatuh dalam dosa, ketika dia melihat ada seorang wanita cantik dan masih muda datang konseling kepadanya. Wanita ini sangat putus asa, sebab dia ditinggalkan oleh pacarnya, padahal mereka sudah tinggal bersama beberapa lamanya seperti layaknya sepasang suami istri. Lalu dengan dalih mengasihi atau berbelas kasihan kepada penderitaan dari wanita itu, maka pendeta yang sudah beristri ini, sering menghibur dan datang mendekati wanita muda yang cantik ini. Lama kelamaan pendeta & wanita ini jatuh dalam godaan si jahat dan mereka berzinah. Hal ini membuatnya bercerai dengan istrinya dan juga diberhentikan dari jabatan kependetaannya. Oleh karena perbuatannya itu, selain mempermalukan & menghancurkan dirinya sendiri, keluarganya dan Tuhan, pendeta ini juga telah mengecewakan jemaat gerejanya. Pendeta ini telah mengasihi sesamanya dengan perkataan dan dengan perbuatan tetapi tidak dalam kebenaran.

Doa kami :
Tuhan Yesus, taruhlah kasih yang sejati dalam hati kami, supaya kami menjadi berkat bagi sesama sesuai dengan firmanMu ini. Amin.

0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin