"Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu". (Matius 11:28)
Ada sebuah tulisan dari bapak Andrie Wongso yang dapat menjadi semacam bahan renungan untuk firman Tuhan dalam nas tersebut diatas :
Di sebuah hutan, bertunas sekuntum bunga kecil yang masih kuncup & terlihat lemah, dan hidup di bawah pohon pinus yang tinggi.Bunga kecil ini sangat bersyukur karena ada pohon pinus yang melindunginya dari angin dan hujan, setiap hari tidak perlu mencemaskan apa-apa lagi.
Tetapi pada suatu hari, tiba-tiba datang sekelompok penebang, dengan mudah mereka menebang pohon pinus yang besar itu. Untungnya pada saat itu, bunga kecil ini tidak tertimpa pohon atau terinjak oleh para penebang. Namun bunga kecil itu merasa sangat kehilangan, sedih, menangis terisak-isak dan berkata: "Tuhan, semua perlindungan untukku telah hilang. dan angin yang sombong akan bertiup membuatku tumbang, serta terpukul oleh air hujan."
Tetapi dari jauh terdengar ada sebatang pohon yang menenangkan bunga kecil ini sambil berkata: "Jangan berpikir begitu, semuanya malah akan terjadi sebaliknya. Jika tidak ada perlindungan dari pohon tersebut, maka matahari akan menyinarimu, dan hutan akan memberimu kelembapan. Dan badanmu yang lemah akan bertumbuh menjadi lebih kuat, dan mahkota bungamu akan mekar & terlihat lebih bagus di bawah sinar matahari. Lalu tawon dan kupu-kupu akan menyebarkan sari bungamu ke bunga-bunga yang lainnya. Sehingga kelak akan tumbuh bunga-bunga kecil yang baru. Dan orang-orang akan melihatmu, dan memujimu, betapa cantiknya bunga kecil yang sudah mekar ini!"
Ketika kita sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, kehilangan sebuah sandaran hidup, misalnya ketika kehilangan suami, atau ketika dipecat dari pekerjaan, atau ketika usaha kita bangkrut ; maka kita pasti akan memiliki perasaan sedih dan sulit untuk menerimanya atau merelakannya.
Namun dalam keadaan yang seperti itulah, kita disadarkan bahwa sebenarnya kita memiliki suatu pengharapan, anugerah dan penyertaan yang tidak terbatas daripada Tuhan.
Dan pada suatu saat nanti, jika kita mengenang kembali saat-saat yang penuh dengan kesedihan & perjuangan itu yang telah kita lalui bersama Tuhan, maka kita akan terkejut melihat betapa Tuhan telah memelihara hidup kita dengan begitu baik & jelas, dan juga penuh suka-cita.
Jadi kita sebagai anak-anak Tuhan, janganlah mudah menjadi putus asa atau putus pengharapan, ketika menghadapi suatu kesulitan atau beban berat yang seperti itu. Kita tentunya boleh bersedih atas kehilangannya, tetapi janganlah terus larut dalam kesedihan ! Melainkan ingatlah dan datanglah kepada Tuhan Yesus Kristus, dan serahkanlah semua letih lesu & beban berat kita kepadaNya. Maka Ia akan memberi kelegaan kepada kita. (Matius 11:28) Sebab Tuhan Yesus adalah Allah yang hidup dan Bapa yang menolong, memelihara kita dan senantiasa menyertai kita dalam semua langkah hidup kita, sampai saatnya nanti kita dipanggil pulang kerumah Bapa di sorga.
Doa kami :
Terima kasih atas penghiburanMu ya Tuhan Yesus, kami bawa semua letih lesu dan beban berat kami kepadaMu dan berilah kami kelegaanMu ya Tuhan. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.