. . . Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering didalam penjara; didera diluar batas; kerap kali dalam bahaya maut.” (2 Korintus 11:23)
Melalui renungan kita hari ini , marilah kita belajar dari sebuah realita iman, dalam hal ini adalah iman dari rasul Paulus.
Dari nas tersebut diatas, kita dapat mengerti bahwa jika kita percaya kepada Tuhan, maka hal itu bukanlah berarti bahwa kita bebas dari segala masalah, sakit penyakit, kesulitan, kekurangan, kelaparan & penderitaan dan lain-lain. Namun dalam menghadapinya, kita perlu belajar dari perjuangan iman rasul Paulus tersebut dalam nas diatas, supaya iman kita kepada Tuhan, tetap teguh dan tidak menjadi gugur.
Ketika rasul Paulus mengalami berbagai kekurangan, kelaparan, sakit penyakit & penderitaan, dia tidak sampai menyerah, lalu melepaskan imannya kepada Tuhan dan mengikuti & beribadah kepada alah lain. Malahan sebaliknya rasul Paulus senang & rela berada di dalam kelemahan & siksaan dan didalam kesukaran, kelaparan dan kekurangan demi Yesus Kritus. Sebab dengan demikian dia belajar & tahu, apa itu arti kekurangan, kelaparan ataupun kelimpahan. Dia percaya kepada firman Tuhan bahwa pada saat dia lemah maka dia kuat, sebab ketika dia lemah maka kuasa Tuhan sempurna bekerja dalam dirinya. Dengan kekuatan & kuasa Tuhan tersebut, maka dia sanggup menanggung segala perkara dalam hidupnya (2 Korintus 12:9-10 dan Filipi 4:12-13)
Selain itu rasul Paulus juga tidak bermegah atau berbangga diri, apabila dia sanggup melewati semua kesulitan & penderitaan yang berat tersebut. Dan kalaupun dia harus bermegah, maka dia bermegah atas kelemahannya, sebab didalam kelemahannya-lah, kuasa Allah sempurna dalam dirinya.
Seperti halnya dengan perjuangan iman rasul Paulus, maka iman kita juga harus terus dipelihara dan diperjuangkan sedemikian rupa, supaya tetap teguh dan tidak gugur ditengah jalan. Anggaplah semua sakit penyakit, penderitaan, pencobaan yang kita alami adalah sebagai suatu kebahagiaan, sebab jikalau nanti kita sudah tahan uji yaitu tetap teguh percaya kepada Tuhan ; maka kita akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikanNya... (Yakobus 1:12)
Tuhan menginginkan bahwa kita percaya kepadaNya, bukan hanya pada awal pertobatan kita, melainkan sepanjang umur hidup kita dan sampai pada akhir hayat kita. (Lukas 18:7-8) Beriman kepada Tuhan, bukan hanya pada saat kita hadir beribadah selama satu atau dua jam di gereja, dan juga bukan ketika keadaan hidup kita makmur, sehat dan bahagia ; tetapi percaya kepadaNya setiap saat & dalam setiap keadaan : apakah kita dalam keadaaan baik atau tidak baik keadaannya. Kita harus terus berusaha/berjuang mempertahankan iman kita kepada Tuhan.
Percayalah bahwa Tuhan selalu menyertai kita, dan ketika kita berada di dalam kesakitan, kelemahan & kesusahan, kuasa Tuhan sempurna bekerja didalam kita. Sehingga kita dapat menjadi kuat dalam menghadapi semua masalah & kesulitan itu.
Ada suatu kesaksian dari seorang mantan pemain bisbol profesional yang terkenal di dunia, namanya Gary Carter. Dia adalah seorang pengikut Tuhan yang sejati, sejak usianya yang masih muda dan sepanjang masa karirnya selama 19 tahun di dunia bisbol ; dia memperoleh kekuatan dan daya tahannya dari imannya yang teguh kepada Tuhan Yesus.
Sehingga ketika dia mengalami sakit/cidera di lututnya, padahal dia sedang berada di tengah-tengah permainan pada babak akhir/penentuan, dia tetap melanjutkan permainannya dan berhasil mencetak kemenangan. Ketika ditanya, bagaimanakah dia bisa melakukannya, padahal lutut kakinya sedang mengalami sakit/cidera. Lalu dia menjawab : Kadang-kadang kita harus tetap bermain, meskipun dalam keadaan sakit/cidera. Sebab dia yakin bahwa Tuhan akan memberinya kekuatan dan daya tahan untuk dapat melakukannya sampai tuntas. Jadi dalam kelemahannya, kuasa Tuhan bekerja dengan sempurna dalam dirinya, sehingga dia sanggup menyelesaikan pertandingan tersebut dengan baik.
Doa kami :
Bapa yang ada di sorga dalam nama Yesus Kristus, kami tahu bahwa hidup ini tidak terlepas dari masalah, pencobaan, kesulitan, sakit penyakit & penderitaan, tetapi tolonglah agar iman kami kepadaMu tetap teguh. Amin.
Bapa yang ada di sorga dalam nama Yesus Kristus, kami tahu bahwa hidup ini tidak terlepas dari masalah, pencobaan, kesulitan, sakit penyakit & penderitaan, tetapi tolonglah agar iman kami kepadaMu tetap teguh. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.