Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 08.05 under
"Juga orang bodoh akan disangka bijak kalau ia berdiam diri dan disangka berpengertian kalau ia mengatupkan bibirnya". (Amsal 17:28)
 
Dalam renungan hari ini, kita membaca bahwa orang bodoh pun disangka bijak, kalau dia berdiam diri. Sebaliknya, jika seseorang yang dengan sembrono mengeluarkan kata-katanya, maka orang lain akan menganggap dia bodoh dan bebal. (Pengkhotbah 10:12-14)

Itulah sebabnya kita harus berbicara dengan hati-hati & bijak, karena kata-kata kita dapat menyembuhkan hati yang luka, namun dapat pula melukai hati seseorang. Kata-kata dan lidah kita dapat memberkati dan menghiburkan orang lain, tetapi dapat pula merendahkan martabat serta mendukakan hati seseorang. Oleh sebab itu firman Tuhan dalam Alkitab katakan : Hendaklah kamu cepat mendengar tetapi lambat untuk berkata-kata dan juga lambat untuk marah. (Yakobus 1:19)
 
Alkitab juga katakan bahwa Ada waktu untuk kita berbicara dan ada saatnya untuk kita berdiam diri. (Pengkhotbah 3:7)
 
Contoh : Betapa tidak rasionalnya perintah Musa saat dengan iman kepada Tuhan berkata kepada bangsa Israel untuk berdiam saja, ketika musuh mereka yaitu raja Mesir & seluruh tentaranya memburu mereka dengan ganasnya. Tidak melakukan apa-apa, misalnya melawan, melarikan diri atau bersembunyi, pada saat musuh menyerang adalah merupakan suatu puncak kebodohan, tetapi melalui sikap berdiam dirilah, Allah turut berperang dan akhirnya bangsa itu memperoleh kemenangan. (Keluaran 14:13–14)
 
Dalam kenyataan hidup kita sehari-hari, ketika ada orang yang memaki-maki kita, merendahkan kita dengan kata-kata yang tidak sopan, kasar, menghina dan pada saat itu respons kita adalah berdiam diri, maka orang-orang lain akan berkata “Bodoh, kamu penakut, pengecut dan lain-lain”. Tetapi ketika kita berdiam diri, dan tidak mau membalas kata-kata jahat tersebut, justru itulah yang membuat iman kita hidup dimata Tuhan dan Ia akan turun tangan untuk membela kita.
 
Melalui Perintah Musa kepada bangsa Israel untuk berdiam diri, di satu sisi memberikan pelajaran bagi kita untuk selalu bergantung pada Tuhan dalam keadaan biasa, maupun keadaan darurat. Mengapa ?
 
Sebab keadaan darurat menurut manusia adalah merupakan suatu kesempatan bagi Allah untuk membuktikan diriNya bahwa Ia-lah maha kuasa dan bagi Dia tidak ada perkara yang mustahil.
 
Dalam keadaan darurat, yaitu ketika Daniel dengan iman percaya kepada Tuhan, dia diam saja, tidak protes atau melawan atau memberontak kepada raja, saat dia dilemparkan kedalam gua singa ; lalu raja Darius bertanya kepada Daniel : “Daniel, hamba Allah yang hidup, sanggupkah Ia melepaskan engkau dari singa-singa itu ? (Daniel 6:21) Dan ternyata Allah sanggup menolong orang-orang yang selalu berharap kepadaNya.
 
Berdiam diri adalah  suatu rahasia sukses, sebab Allah menolong kita pada saat kita berdiam diri dan tidak mengandalkan apapun dan siapapun, kecuali Tuhan.
 
Berdiam diri berarti kita mengizinkan Allah menyatakan kuasaNya dan menjadi rahasia mengalami penyertaanNya.
 
Mulai saat ini, bijaksanalah dalam setiap mengeluarkan perkataan, ucapkanlah selalu perkataan iman dan kata-kata firman Tuhan.
 
Doa kami :
Bapa kami dalam Yesus Kristus, ajarlah kami dapat berdiam diri dihadapanMu, supaya kuasa dan pertolonganMu  nyata dalam hidup kami. Amin.
 
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin