Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 13.39 under

"Siapakah akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah yang membenarkan mereka ? (=dalam bhs inggrisnya versi KJV " It is God that justifieth"). Siapakah yang akan menghukum mereka" ? (Roma 8:33)
 
Seperti kita ketahui, sejak Adam & Hawa jatuh dalam dosa sebab ditipu & dikalahkan oleh si iblis, maka dunia yang kita hidupi ini adalah dunia yang sudah dikuasai oleh dosa. (1 Yohanes 5:19) Dan orang-orang dunia beranggapan bahwa semua orang-orang yang ada didalamnya adalah orang-orang yang hidup dikuasai oleh dosa.
 
Tetapi oleh iman kepada Tuhan, kita percaya bahwa segala dosa & kesalahan kita sudah ditebus oleh pengorbanan nyawa/darah Yesus Kristus, Anak Tunggal Allah dan dibenarkan dihadapan Allah dan dijadikan orang-orang pilihanNya.
 
Dalam nas tersebut diatas, seharusnya tidak ada "tanda tanya" dibelakang kalimat : "Allah yang membenarkan mereka", melainkan "titik". Jadi pengertiannya adalah "Tuhan Allah sendiri yang membenarkan kita dihadapanNya, sehingga kita bebas dari hukuman, dan menjadikan kita orang-orang pilihanNya.
 
Oleh sebab Allah sendiri yang telah membenarkan kita, siapakah yang akan menghukum kita ?
 
Namun ternyata masih ada yang bisa menghukum kita, yaitu antara lain:
 
Diri kita sendiri. Contohnya : Amnon, anak pertama raja Daud.(1 Samuel 13:1-22) Dia berbuat dosa/kesalahan, tetapi dia tidak merasa bersalah atas dosa/kesalahannya itu.Setelah Amnon memperkosa adiknya Tamar dari satu ayah kandung tetapi lain ibu, Amnon bukannya minta ampun & bertamggung-jawab kepada Tamar, melainkan mengusir & membenci adiknya yang telah diperkosanya itu. Dia juga tidak menyesali/mengakui kesalahannya & minta ampun kepada raja Daud ayah kandungnya atau kepada adiknya Absalom yaitu kakak kandungnya Tamar.
 
Meskipun raja Daud sangat marah, tetapi dia tidak menegor atau menghukum atau menikahkan Amnon dengan Tamar. Hal ini membuat Amnon lambat laun berubah menjadi orang yang tidak bijaksana, tidak tahu diri bahkan kurang ajar.
 
Tetapi dilain pihak Absalom, selaku kakak kandung Tamar, dia menjadi marah & benci kepada Amnon dan Absalom sangat ingin membunuhnya. Dua tahun kemudian Absalom mempunyai kesempatan untuk melaksanakan rencananya, lalu dia menyuruh orang-orangnya untuk membunuh Amnon pada saat dia mabuk dalam suatu pesta yang diadakan oleh Absalom, yaitu dengan memarang Amnon sampai mati. (2 Samuel 13:23-29).Jadi akibat ulahnya/perbuatannya sendiri, maka Amnon dihukum. Padahal Amnon adalah salah satu anaknya raja Daud, bangsa Israel, orang-orang pilihan Allah.
 
Demikian juga halnya dengan kita, meskipun kita adalah orang yang percaya kepada Tuhan dan menjadi orang-orang pilihan Allah, namun setelah kita berbuat dosa/kesalahan, kita tidak mau bertobat/menyesal, mengakui dosa & kesalahan kita dan minta ampun kepada Tuhan, maka kita-pun akan dihukum karenanya.
 
Selain itu kita juga bisa dihukum, jikalau si iblis berhasil mendakwa & mengecoh pikiran kita bahwa kita adalah manusia berdosa. Hal ini akan membuat kita akan merasa terus didakwa oleh perasaan bersalah/dosa dalam pikiran, hati & hidup kita. Kuatir, takut, tidak bisa makan, tidak bisa tidur, tidak bisa bergembira dan tidak ada damai di hati/hidup kita lagi...dan lain-lain.
 
Si iblis akan megecoh kita dengan berkata : Masa iya ....mana mungkin .....hanya dengan percaya dan mengaku dosa kita, menyesal/bertobat & minta ampun saja kepada Allah dalam nama Yesus Kristus, maka dosa kita diampuni lalu kita dibenarkan lagi dihadapan Allah ? Kalau bersalah, maka sebagai bayar ganti ruginya , kamu mesti banyak berbuat amal & kebajikkan dong !..., kalau perlu berpantang makan daging...... atau mempersembahkan banyak korban lembu /kambing/domba bagi Tuhan...dan lain-lain.
 
Contohnya adalah saudara-saudaranya Yusuf : Meskipun Yusuf sudah memaafkan dan mengampuni dosa & kesalahan mereka, tetapi mereka terus merasa bersalah dan ketakutan atas semua perbuatan jahat mereka terhadap Yusuf yaitu memasukkannya kedalam sumur, lalu menjualnya kepada pedagang Ismael dari Gilead untuk dijadikan budak yang diperjual-belikan di Mesir dan membohong kepada ayahnya Yakub bahwa Yusuf sudah mati diterkam oleh harimau/binatang buas. Mereka tetap merasa bersalah, kuatir dan takut dihukum oleh Yusus sebagai tindakan balas dendam terhadap perbuatan mereka di masa yang lampau. (Kejadian 45:4-13 dan Kejadian 50:15-17)
 
Yang Tuhan tuntut dari kita pengikutNya adalah hidup rendah hati dihadapanNya, yaitu percaya dengan sungguh-sungguh kepadaNya, taat kepada semua yang telah dikatakanNya/ditetapkanNya, dan berlaku adil/benar dan setia kepada Allah.
 
Jikalau kita berbuat kesalahan & dosa, maka segeralah berbalik dari dosa dan datang percaya kepada Allah, mengakui semua kesalahan & dosa kita, menyesali/bertobat atas semua dosa & kesalahan kita dan minta ampun kepadaNya. Sehingga kita dibenarkan lagi oleh Allah dan kita dihukum karenanya. ( 1 Yohanes 1:9)
 
Janganlah kita mau dikecoh lagi oleh diri kita sendiri atau oleh si iblis melalui pengertian/pemikiran yang salah. Sebab semuanya itu hanya akan mendatangkan hukuman bagi kita orang-orang pilihan Allah.
 
Doa kami :
Bapa yang ada di sorga dalam nama Yesus Kristus, janganlah masukkan kami kedalam pencobaan dan bebaskan kami dari segala yang jahat. Amin.
 
 
 
 
 
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin