Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 08.18 under

"Lalu Ia (Tuhan Yesus) berkata kepada mereka : Pergilah keseluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk (="ktisis" dalam bahasa aslinya yaitu sesama manusia)". (Markus 16:15)
 
Apakah bagi orang yang percaya kepada Tuhan, tugas memberitakan Injil itu adalah suatu kewajiban ?
 
Jawabannya adalah sesuai dengan nas tersebut diatas : Memberitakan Injil adalah suatu tugas yang diberikan Tuhan kepada kita dan merupakan suatu kewajiban yang harus  kita lakukan. Dan pada bagian lain dalam Alkitab, ditegaskan lagi oleh rasul Paulus dengan hikmat Tuhan : Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil. (1 Korintus 9:16)
 
Injil adalah berita atau kabar gembira dari Tuhan, dan salah satunya adalah seperti yang telah disampaikanNya melalui rasul Yohanes : Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Tuhan Yesus, dan yang kami sampaikan kepada kamu : Allah adalah terang dan didalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup didalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran. (1 Yohanes 1:5-6) Dan berita gembira yang dari Tuhan ini, tentunya harus kita sampaikan pula kepada orang-orang yang belum percaya kepada Tuhan Yesus Kristus.
 
Kenapa Tuhan menugaskan dan memberi kita kewajiban kepada kita pengikutNya untuk memberitakan Injil ?
 
Karena kasihNya yang begitu besar akan dunia ini, maka Tuhan menginginkan agar semua orang berbalik kepadaNya dan bertobat, sehingga mereka diselamatkan dari hukuman kekal yaitu dilemparkan kedalam lautan api yang tidak pernah padam. (Yohanes 3:16 dan 2 Petrus 3:9-11 dan Wahyu 20:15).
 
Bagi manusia yang belum percaya kepada Tuhan, mereka semua ibaratnya adalah seperti hidup dalam kegelapan yaitu "tidak hidup dalam kebenaran". Dan tanpa terang & kebenaran Tuhan, mereka semua tidak bisa menikmati hidup damai-sejahtera, adil & benar. Kenapa ?
 
Sebab semua orang hidup menurut standar kebenarannya masing-masing, semuanya merasa benar menurut standar mereka masing-masing. Jadi ketika timbul persoalan atau perbedaan pendapat diantara mereka, maka pasti tidak akan ditemukan jalan keluarnya. Masing-masing membela pendapatnya sendiri-sendiri. Maka terjadilah pertengkaran dan perkelahian untuk dapat menyelesaikan persoalan atau perbedaan pendapat diantara mereka tersebut. Dimana akhirnya, berlakulah hukum rimba, yaitu "Yang kuat, dialah yang menang & berkuasa". Yang kalah dan yang lemah diusir atau ditindas, tidak ada keadilan, hanya ucapan & keinginan dari si pemenang yang kuat & berkuasa-lah yang harus dituruti oleh semua orang. 
 
Namun ketika si pemenang yang berkuasa itu percaya kepada Tuhan Yesus, maka maka hidup yang ada dalam Tuhan, akan bercahaya menyinari hidupnya yang gelap. Terang Tuhan akan  bercahaya menyinari kegelapan hidupnya, sehingga dia bisa melihat & menemukan kebenaran sesungguhnya yang dari Tuhan, dan kegelapan tidak bisa menguasainya lagi. (Yohanes 1:1-5) 
 
Jika semula orang yang menang & berkuasa itu, orangnya kasar, kejam & suka menindas sesamanya tanpa berbelas kasihan, maka sekarang setelah percaya kepada Tuhan, dia berubah menjadi seorang yang lembut & baik hati, penuh belas kasihan dan tidak suka menindas sesamanya lagi. Dia tidak lagi egois lagi atau mau menang sendiri saja dan lain lain. Sehingga pada waktunya nanti, hidup orang yang menang & berkuasa itu-pun akan menerangi kegelapan yang menguasai hidup banyak orang-orang disekitarnya. Demikian mereka juga pada gilirannya nanti, akan bisa percaya kepada Tuhan dan memancarkan terang Tuhan kepada sesamanya yang lain.
 
Yang menjadi masalah sekarang, adalah bagaimana seseorang bisa percaya kepada Tuhan Yesus Kritus & berseru minta tolong kepadaNya, kalau dia tidak pernah mendengar tentang Tuhan ? Lalu bagaimana orang itu bisa mendengar tentang Tuhan,  jikalau tidak ada yang memberitakan Tuhan kepadanya ? Dan bagaimana bisa memberitakan tentang Tuhan kepada orang itu, kalau tidak ada seorangpun yang mau diutus kepadanya.
 
Jadi sungguh benar apa yang dikatakan dalam Alkitab, yaitu "Betapa indahnya bagi seseorang yang hidup dalam kegelapan, atas kedatangan kita umat Tuhan yang mau diutusNya, yang membawa kabar baik daripadaNya"!  (Roma 10:14-15)
 
Oleh karena itu, marilah kita pengikutNya, mulai mewartakan kabar/berita gembira yang dari Tuhan ini kepada sesama kita, agar mereka-pun pada waktunya akan dapat percaya kepadaNya.
 
Doa kami:
Tuhan Yesus, kami mau diutus untuk memberitakan InjilMu, oleh sebab itu mampukanlah kami dan utuslah kami ya Tuhan sesuai rencanaMu.Amin.
 
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin