Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 08.18 under
“ Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar”. (1 Tim  6:6)
 
Rasa kurang atau rasa cukup itu adalah suatu masalah berpikir. Kecenderungan manusia pada umumnya adalah selalu berkata : kurang...kurang....dan.....selalu kurang ; padahal menurut Tuhan adalah cukup.
 
Apabila kita tidak pernah merasa cukup, maka Alkitab berkata, kita ini ibaratnya sama seperti api yang tidak pernah berkata "Cukup", kecuali apinya dipadamkan. (Amsal 30:16)
 
Jadi sebaiknya bagi setiap orang yang percaya kepada Tuhan adalah memiliki pikiran yang selalu berkata dan merasa cukup, dan itulah yang Tuhan ajarkan kepada kita dalam doa Bapa Kami yaitu : ”Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya”.
 
Demikian juga dikatakan sesuai dengan nas tersebut diatas ”memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar. Tetapi sebaliknya kalau ibadah kita selalu disertai dengan rasa kurang, misalnya kurang bagus musiknya, kurang dingin a/c nya, kurang besar ruangannya, pendetanya kurang pandai berkhotbah atau kurang suci hidupnya dan lain-lain ; maka hal itu memberi kerugian besar bagi kita. Misalnya kita bersungut-sungut, tidak bisa berdoa, tidak bisa konsentrasi mendengar apa yang dikhotbahkan, tidak bisa dengan segenap hati memuji Tuhan dan lain-lain, maka itu berarti tidak ada berkat Tuhan masuk dalam hidup kita.
 
Kita kurang percaya bahwa Tuhan Allah Bapa kita sanggup memelihara dan memberkati kita agar berkecukupan dalam segala sesuatu dan malah berkelimpahan dalam pelbagai kebajikkan. Cukup untuk diri sendiri dan keluarga ; dan malah berkelimpahan untuk menjadi sarana kasih, kebajikkan & berkat Tuhan  bagi orang lain.
 
Cukup itu adalah relatip bagi setiap orang. Ada yang merasa cukup dengan makan satu kali sehari saja, tetapi ada ada juga yang barusan merasa kenyang dan cukup kalau makan 3 atau 4 kali sehari dan lain-lain. Ada suatu  film Perancis yang berjudul "Le Grande Bouef", yang pernah diputar di Eropa beberapa puluh tahun yang lalu. Film itu  menceritakan tentang orang-orang kaya raya & berkuasa yang tidak pernah merasa cukup dengan hidupnya. Lalu mereka bersama semua wanita yang diinginkannya, bereksperimen dengan cara melampiaskan semua hawa nafsu mereka dengan makan minum pesta pora, sex bebas makan tidur setiap hari untuk periode waktu yang lama dan tidak terbatas. Mereka makan minum dan mabuk-mabukan minuman keras beralkohol setiap hari dan sex bebas semaunya dan sepuas-puasnya, sampai tubuh mereka masing2 menjadi gemuk sekali, ratusan kilo berat badannya, demikian juga para wanitanya. Dan tubuh mereka semua tidak ada yang sanggup makan atau minum lagi ataupun berbuat sex lagi. Semuanya yaitu makan minum, hidup foya-foya tidak terbatas, pesta pora dan mabuk-mabukkan dan sex bebas, tiba-tiba menjadi sesuatu yang sangat memuakkan bagi mereka. Kemudian mereka mencoba berhenti, tetapi tidak ada yang bisa menghentikan mereka, sebab mereka sudah terbiasa dengan semuanya itu. Kalau dikurangi makannya atau minumannya mereka merasa lapar & haus, kalau dikurangi minuman keras-nya mereka sudah kecanduan, kalau dikurangi sexnya mereka tiba-tiba timbul lagi birahinya dan lain-lain, mereka pun tidak bisa lagi mengendalikan diri mereka masing-masing. Sehingga akhirnya mereka satu persatu semuanya mati. Ada yang mati kekenyangan, ada yang mati karena mabuk-mabukan, ada yang mati sambil berbuat sex dan lain-lain. Memang ini adalah sebuah ilustrasi film saja. Tetapi ada sedikit kebenaran yang terkandung didalamnya yaitu mereka semua menjadi sama seperti bumi yang tidak pernah cukup dengan air , atau seperti api yang tidak pernah berkata cukup. (Amsal 30:16)
 
Orang kristen yang selalu merasa kurang, kecenderungannya adalah selalu memaksakan kehendaknya, bahkan dapat melakukan apa saja demi mencapai keinginannya tersebut. Pada akhirnya orang seperti ini akan menjadi serakah dan tidak pernah merasa puas akan segala sesuatu seperti dalam contoh film diatas. Dan akibatnya  dia akan kehilangan kemurahan Allah. Orang kristen yang seperti itu adalah orang yang menyia-nyiakan kemurahan Tuhan. Dia selalu mengejar sesuatu, ada saja yang kurang dalam hidupnya. Misalnya : Kurang sukses, kurang kaya, kurang terkenal, kurang cantik, kurang bagus mobilnya atau kurang besar rumahnya, dia terus berkhayal dan ingin terus mencapai khayalannya itu sampai mati.
 
Padahal firman Tuhan katakan dalam kitab Roma 12 : 3 "Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi daripada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu dapat menguasai diri menurut menurut ukuran iman yang dikaruniakan Allah kepada kamu. Maksudnya adalah supaya kita belajar merasa cukup dan supaya kita tidak hidup dalam dunia khayal, melainkan dunia nyata yaitu hidup hari ini. Berusahalah dengan sebaik-baiknya pada hari ini, selebihnya serahkanlah kepada Tuhan. Tidak usah kuatir akan hari esok sebab hari esok ada kesusahannya sendiri dan berkat Tuhan selalu baru setiap hari.
 
Sehingga kita dapat selalu mengucap syukur dalam keadaan apapun dan berkata Tuhan itu baik !
 
Doa kami :
Tuhan Yesus yang baik, ampuni kami para hambaMu ini, kalau sering-sering merasa tidak cukup. Amin.
 
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin