Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 08.49 under
"Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman". (Matius 28:20)
 
Hari ini mari kita merenungkan firman Tuhan tersebut diatas dengan  sebuah tema menarik yaitu: “Kehadiran Tuhan ditengah-tengah orang percaya”. 
 
Banyak umat Tuhan yang memahami kehadiran Tuhan itu sebagai sesuatu yang abstrak, tidak dapat dilihat atau didengar atau diraba atau dirasakan atau diajak berdialog dan lain-lain   . Namun sebaliknya ada pula yang  menunjukan tanda-tanda kehadiran Tuhan itu melalui hal-hal fisik. Misalnya dalam suatu acara ibadah/misa, ada orang-orang yang rebah sebagaimana pengalaman rasul Yohanes ketika melihat cahaya  yang bersinar, ada yang berbahasa roh seperti pada hari Pentakosta, ada yang merasakan suasana damai yang luar biasa, ada pengalaman nabi Musa yang melihat kehadiran Allah di gunung Sinai, ada pengalaman  rasul Paulus  ketika merasakan hadiran Tuhan dalam bentuk cahaya memancar dari langit yang mengelilinginya, membuat dia rebah dan matanya tidak bisa melihat apa-apa selama 3 hari (Kisah Para Rasul 9:3-9), atau seperti nabi Samuel yang bisa mendengar Tuhan memanggil-manggil namanya sampai 3 x. (1 Samuel 3:3-15) Dan lain lain...
 
Namun demikian, Allah yang maha hadir itu, tidak bisa kita batasi kehadiranNya hanya dengan hal-hal yang lahiriah seperti demikian.
 
Mungkin kita tidak mengerti dan tidak menyadari betapa udara/atmosfer dimana kita hidup, dipenuhi oleh berbagai gelombang suara dan gelombang elektromagnetik yang tidak dapat kita rasakan atau lihat dengan panca indera kita. Sebab kemampuan panca indera kita sangatlah terbatas, misalnya : Telinga kita tidak bisa mendengar gelombang suara yang rendah dibawah 20 Hertz, dan kita juga tidak dapat mendengar suara tinggi yang melebihi sekian kilo hertz. Tetapi dengan bantuan pesawat penerima radio atau televisi, maka kita bisa mendengar suara musik, atau mendengar sekaligus melihat ada gambar acara yang sedang ditayangkan.
 
Demikian juga penglihatan mata kita juga terbatas dan tidak bisa tembus melihat sesuatu benda dibalik tembok atau didalam tubuh manusia. Tetapi dengan bantuan peralatan teknis seperti alat rontgen, maka kita dapat melihat paru-paru manusia dengan  jelas, apakah ada sesuatu penyakit yang mengganggu paru-paru atau ada benda asing didalamnya. Dan kita juga tidak bisa melihat bakteri atau binatang renik yang hidup disekitar kita, kecuali dengan bantuan mikroskop dan lain-lain.
 
Jadi janganlah kita dengan mudahnya berpikir atau beranggapan atau menyimpulkan bahwa segala sesuatu yang tidak bisa kita dengar atau kita lihat atau kita raba atau tidak bisa kita pahami dengan nalar kita, maka itu berarti "tidak ada apa-apa" atau "nonsense". Kita memerlukan bantuan atau peralatan khusus untuk itu, karena kemampuan, panca indera kita sebagai manusia sangatlah terbatas.
 
Demikian juga halnya tentang kehadiran Allah, kita hanya bisa menerimanya dengan bantuan "iman".
 
Karena "iman" kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat...... Karena "iman", maka runtuhlah tembok-tembok kota Yerikho, setelah kota itu dikelilingi tujuh hari lamanya. Tetapi tanpa "iman", maka kita tidak mungkin berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa datang atau berpaling kepada Allah, dia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberikan upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencariNya. (Ibrani 11:3,6,30)
 
Pelajaran apa yang dapat kita petik kalau berbicara tentang kehadiran Tuhan ?
 
Ketahuilah bahwa sebagai orang yang percaya kepada Tuhan & sudah dibaptis dalam namaNya, maka dengan sendirinya kita juga menjadi hambaNya, hamba kebenaran. (Roma 6:17-18,22) Dan sesuai dengan firmanNya dan janjiNya terhadap kita sebagai hambaNya, maka Tuhan selalu hadir & bersama kita dalam menjalani hidup ini. (Yesaya 41:10 dan Matius 28:20) Dengan kehadiran Allah bersama kita dalam hidup ini, maka jalanilah hidup kita ini dengan benar dan penuh takut akan Tuhan. Meskipun kita tidak dapat merasakan kehadiranNya, tetapi oleh iman kita percaya bahwa Tuhan sebagai Allah Bapa yang baik, Ia selalu ada bersama kita dan memperhatikan langkah-langkah dan kehidupan setiap anak-anakNya.
 
Jadi milikilah keyakinan bahwa Allah selalu hadir setiap saat dalam kehidupan kita yaitu dalam hidup sehari-hari, rumah tangga, pekerjaan atau bisnis, dalam pergaulan dengan sesama dan lain-lain. Ketika menghadapi kesulitan atau pencobaan, janganlah kita cemas atau kuatir, tetapi berdoalah kepada Tuhan dan mintalah tolong kepadaNya, maka Tuhan akan memberikan kekuatan kepada kita untuk menghadapinya dan memberikan jalan keluarnya tepat pada waktunya. (1 Korintus 10:13) Dengan demikian iman kita akan menjadi iman yang hidup dan berbuah bagi kemuliaan Tuhan dan semakin bertumbuh dalam pengenalan kita akan Allah. (Yakobus 2:17-24) Tetapi jikalau kita tetap merasa cemas atau kuatir ketika berada dalam kesulitan atau pencobaan, maka sebenarnya itu berarti kita tidak percaya kepada Allah dan penyertaanNya.
 
Doa kami :
Bapa yang maha kudus dalam nama Yesus Kristus, kasihanilah kami dan berilah kami keyakinan bahwa Engkau hadir dalam setiap aspek kehidupan kami. Amin.
 
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin