"Waktu Yesus duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka. Ketika itu terbukalah mata mereka dan merekapun mengenalNya, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka". (Lukas 24:30-31)
Tema dari renungan ini diambil dari perikop bacaan tersebut diatas yaitu Yesus menampakkan diri di jalan ke Emaus. (Lukas 24:11-31)
Apakah kita sering berdoa sebelum makan, atau sebaliknya tidak pernah berdoa sebelum makan ?
Sebenarnya kalau kita tidak berdoa ketika mau makan, maka kita yang akan rugi sendiri.Karena kita akan kehilangan salah satu kesempatan untuk dapat mejadi lebih peka dalam mengenal Yesus, mengenal kebaikanNya, mengenal kuasaNya dan perlindunganNya.
Hal inilah yang dialami oleh kedua murid yaitu Kleopas dan Simon, ketika mereka pergi ke sebuah desa bernama Emaus, yang terletak sekitar 7 mil jauhnya dari Yerusalem. Yesus datang kepada mereka, tetapi mereka tidak mengenalNya. (Lukas 24:13-31)
Ketika itu mereka sedang bercakap-cakap tentang yang segala sesuatu yang telah terjadi yaitu tentang apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret yang dihukum mati dan disalibkan. Dan lewat tiga hari setelah kematian Yesus, beberapa perempuan datang kepada para murid Yesus dan mengejutkan mereka dengan kabar bahwa ketika itu pagi-pagi buta mereka pergi ke kubur Yesus. Tetapi ternyata perempuan-perempuan itu tidak menemukan mayat Yesus, melainkan mereka memberitakan bahwa mereka telah melihat beberapa malaikat yang mengatakan bahwa Yesus hidup. Dan hal itu sudah dicek kebenarannya oleh beberapa murid-murid Yesus, tetapi mereka tidak melihat Yesus.
Lalu Yesus berkata kepada Kleopas dan Simon : Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu yang telah dikatakan para nabi!
Lalu Yesus menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang diriNya dalam seluruh kitab suci, mulai dari kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi. Tetapi mereka tetap juga tidak mengenal Yesus.
Kemudian mereka mengundang Yesus untuk tinggal & makan bersama mereka. Dan ketika Yesus duduk makan dengan mereka dan mengambil roti & mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan membagikannya kepada mereka, ketika itu terbukalah mata mereka dan mereka mengenal Yesus, tetapi Yesus lenyap dari tengah-tengah mereka.
Meskipun Kleopas & Simon bercakap-cakap dengan Yesus sepanjang jalan dan bahkan makan bersama Yesus, tetapi hati & pikiran mereka tidak tertuju kepada Yesus, sehingga mereka tidak dapat mengenal Yesus.
Demikian juga halnya dengan kita sebagai murid-murid Tuhan, salah satu kesempatan bagi kita untuk dapat menjadi lebih peka dalam mengenal Tuhan adalah dalam doa sebelum makan. Dengan berdoa sebelum makan, artinya kita memusatkan hati & pikiran kita kepada Yesus Tuhan. Janganlah kita berdoa sembarangan saja atau membuat tanda salib saja, sebab hati dan pikiran kita tertuju kepada makanan yang lezat & harum dan minuman yang dingin & enak untuk segera diminum.
Tanpa berdoa dulu sebelum makan atau dengan berdoa sembarangan saja sebelum makan, maka hati kita akan menjadi lamban dan tidak peka dalam mengenal Tuhan.
Tetapi sebaliknya, jikalau kita sungguh-sunggguh berdoa dulu sebelum makan, maka hati kita akan dilatih untuk menjadi lebih peka dalam mengenal Tuhan. Mengenal kebaikanNya, betapa Ia telah menyediakan makanan & minuman bagi kita 3 x dalam sehari dan mengenal kuasaNya, betapa Tuhan telah memampukan kita untuk dapat menikmati makanan kita.
Sebab ada banyak murid Tuhan, yang tidak mampu menikmati makanannya, meskipun uangnya banyak dan tersedia makanan & hidangan yang berlimpah, misalnya oleh karena mereka menderita sakit maag yang membuatnya mual dan tidak ingin makan. Atau mungkin juga oleh karena terbatasnya waktu mereka & kesibukkan mereka.
Dan ada banyak pengikut Tuhan, yang hanya mampu makan 1 x kali sehari saja, karena terbatasnya keuangan mereka.
Demikian juga tanpa kita sadari, betapa Tuhan telah melindungi kita dengan menguduskan makanan yang kita makan oleh doa kita dan oleh firmanNya (1 Timotius 4:5), sehingga kita terhindar dari sakit penyakit atau keracunan makanan atau dari kutuk haram... dan lain-lain. Sehingga makanan minuman tersebut dapat kita cerna dengan baik, membuat badan kita sehat & segar kembali, serta memberikan kekuatan yang baru untuk dapat melakukan kegiatan selanjutnya.
Selain itu, betapa Tuhan juga telah memampukan kita untuk dapat makan & menikmati berbagai hidangan yang begitu lezat dan bermutu setiap harinya. Sebab masih ada banyak orang kristen yang kaya raya, tetapi makanannya tidak lezat dan tidak bermutu. Kenapa ? Oleh karena mereka sangat cinta kepada uangnya dan membuatnya jadi kikir, tidak mau banyak pakai uang untuk beli makanan/hidangan yang lezat & bermutu, 4 sehat 5 sempurna.Mereka makannya hanya kangkung dan ikan asin saja setiap harinya, yang penting bagi mereka adalah uang ...dan uang saja.
Dengan sungguh-sungguh berdoa sebelum makan, kita akan dapat menyadari semuanya ini dan bersyukur kepada Tuhan atas segala kebaikkanNya, kuasaNya, dan perlindunganNya bagi kita.
Jikalau kita tidak ingin kehilangan salah satu kesempatan untuk dapat lebih peka dalam mengenal Tuhan, maka mulai sekarang, dimanapun dan kapanpun kita makan, janganlah kita malu-malu,cepat-cepat atau malas untuk sungguh-sungguh berdoa dulu sebelumnya.
Doa kami :
Tuhan Yesus,terima kasih atas makanan minuman yang Kau sediakan bagi kami setiap harinya dan terima kasih atas kuasaMu yang memampukan kami untuk menerima dan menikmatinya. Amin.
Tuhan Yesus,terima kasih atas makanan minuman yang Kau sediakan bagi kami setiap harinya dan terima kasih atas kuasaMu yang memampukan kami untuk menerima dan menikmatinya. Amin.
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.