
"Karena dimana hartamu berada, disitu juga hatimu berada". (Matius 6:21)
Mengawali bahasan renungan kita hari ini, baiklah kita semua merenungkan suatu pertanyaan : Apakah yang merupakan harta yang berharga bagi kita saat ini ? Karena, kalau kita berbicara mengenai harta, maka setiap orang mempunyai konsep dan pemahaman yang berbeda.
Ada seorang yang mengatakan bahwa harta yang berharga baginya adalah anak. Apalagi kalau anak tersebut adalah anak yang sudah lama dinantikan dan dilahirkan dengan penuh resiko. Tentunya siang-malam, hatinya tetap bersama anak itu dan dia terus berusaha untuk memberikan yang terbaik kepadanya. Anak itu telah merupakan segala-galanya bagi orang tersebut.
Ketika anak itu sakit atau sedang dalam perjalanan, maka dia sering merasa kuatir akan keadaan anak itu, apakah obat yang diberikan dokter sudah cocok untuk menyembuhkannya, apakah anak itu selamat dijalan, dan tidak diganggu oleh orang jahat.........dan lain lain ? Sehingga tanpa disadarinya, seringkali keberadaan anak itu sudah menjadi suatu berhala bagi dirinya, yang diperhatikannya lebih daripada Tuhan. Hatinya jadi lebih melekat kepada anak itu daripada kepada Tuhan Yesus.
Ada sebagian orang yang menganggap bahwa harta adalah segala bentuk kekayaan, harta benda, uang, perhiasan, kehormatan, jabatan, kecantikan, dan lain-lain. Tetapi kalau kita pikirkan dengan lebih seksama, maka semuanya itu hanyalah berkisar pada ego seseorang dan hati yang melekat pada harta tersebut. Misalnya : cinta kenikmatan dunia, haus pujian & kehormatan.Dikatakan oleh firman Tuhan bahwa Kita tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon sekaligus. (Matius 6:24) Ini berarti tujuan hidup kita adalah mengabdi kepada Tuhan.
Lalu apakah salah, jikalau kita memiliki harta kekayaan dan jabatan…? Tidak juga, sebab itu adalah merupakan suatu berkat dan anugerah Tuhan, sepanjang kita mendapatkannya dengan cara-cara yang benar. Tetapi apabila harta, kehormatan dan jabatan itu membuat hati kita jadi melekat kepadanya dan membuat kita semakin menjauh dari Tuhan, maka itu adalah salah.Lalu apa yang kita lakukan…? Muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu. (Amsal 3:9)
Bagaimana caranya kita memuliakan Tuhan dengan harta kita ?
Persembahkanlah dan pergunakanlah harta itu untuk kemuliaan nama Tuhan. Seringkali kalau kita tertantang untuk memberi, tetapi kecenderungan hati kita adalah menolaknya. Padahal Tuhan katakan berilah, dan kamu akan diberi. Sebab adalah lebih berbahagia memberi, daripada menerima! (Lukas 6:38 dan Kisah Para Rasul 20:35).Untuk itu, kita perlu memiliki kesadaran, apa maksudnya Tuhan memberikan harta itu kepada kita…..?
Persembahkanlah dan pergunakanlah harta itu untuk kemuliaan nama Tuhan. Seringkali kalau kita tertantang untuk memberi, tetapi kecenderungan hati kita adalah menolaknya. Padahal Tuhan katakan berilah, dan kamu akan diberi. Sebab adalah lebih berbahagia memberi, daripada menerima! (Lukas 6:38 dan Kisah Para Rasul 20:35).Untuk itu, kita perlu memiliki kesadaran, apa maksudnya Tuhan memberikan harta itu kepada kita…..?
Yang penting kita ingat adalah bahwa Harta yang ada di dunia ini selalu memiliki aspek negatip. Kalau kita tidak hati-hati, maka dengan mudahnya kita akan mencondongkan hati kita kepada harta itu dan menjadikannya segala-galanya, lalu membuat hidup kita tergantung olehnya.
Untuk mencegah hal itu terjadi, maka pandanglah harta duniawi sebagai sekedar bonus yang dari Tuhan bagi kita. Tidak lebih dan tidak kurang, sebab dengan telanjang kita keluar dari kandungan ibu kita, dengan telanjang juga kita akan kembali kedalamnya. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan ! (Ayub 1:21)
Untuk mencegah hal itu terjadi, maka pandanglah harta duniawi sebagai sekedar bonus yang dari Tuhan bagi kita. Tidak lebih dan tidak kurang, sebab dengan telanjang kita keluar dari kandungan ibu kita, dengan telanjang juga kita akan kembali kedalamnya. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan ! (Ayub 1:21)
Doa kami :
Tuhan Yesus, ajarlah kami untuk selalu menempatkan Engkau sebagai yang lebih utama dan lebih berharga daripada apapun yang didunia ini. Amin.
Tuhan Yesus, ajarlah kami untuk selalu menempatkan Engkau sebagai yang lebih utama dan lebih berharga daripada apapun yang didunia ini. Amin.
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.