"Dan selama itu orang Midian berkuasa atas orang Israel. Karena takutnya kepada orang Midian itu, maka orang Israel membuat tempat-tempat perlindungan di pegunungan, yakni gua-gua dan kubu-kubu". (Hakim Hakim 6:2)
Orang-orang Israel sangat takut kepada orang Midian yang berkuasa atas mereka. Padahal orang-orang Israel adalah bangsa pilihan Tuhan, tetapi karena mereka melakukan apa yang jahat di mata Tuhan dan meninggalkan Tuhan dengan menyembah allah orang-orang Amori, yang negrinya mereka diami. Maka akibatnya tidak ada lagi perlindungan & pemeliharaan Tuhan atas mereka, sehingga mereka dapat dikalahkan dan dijajah oleh bangsa Midian.
Demikian juga halnya dengan kita, orang yang percaya kepada Tuhan, dalam menjalani kehidupan ini, kalau kita meninggalkan Tuhan dengan menyembah allah lain atau mengandalkan kekuatan sendiri dan bukan mengandalkan perlindungan & pemeliharaan Tuhan ; maka sebenarnya keberadaan kita dimanapun & kapanpun, sangatlah rawan terhadap serangan si jahat. Sebab sesungguhnya dunia ini berada dibawah kuasa si jahat. (1 Yohanes 5:19)
Meskipun ada banyak faktor-faktor external yang membahayakan hidup kita seperti misalnya : ancaman bom, terror, intimidasi, perlakuan yang tidak adil, ketidak-harmonisan dalam hidup beragama, resesi ekonomi, tidak memiliki pekerjaan yang layak dan lain-lain ; tetapi yang lebih menjadi ancaman berbahaya bagi kita adalah faktor-faktor internal yaitu dari dalam diri kita sendiri. Diantaranya adalah :
Pertama. Ketika kita dapat dipengaruhi dan dibujuk oleh tawaran-tawaran & apa yang ada dalam dunia, yaitu keinginan daging, keinginan mata dan keangkuhan hidup. (1 Yohanes 2:15-17) Artinya kita tidak dapat lagi mempengaruhi & mengajak orang duniawi pada jalan keselamatan & kebenaran didalam Kristus Yesus dan kita gagal untuk dapat berfungsi sebagai garam & terang dunia, seperti yang Tuhan inginkan. Maka itu berarti kita sendirilah yang dipengaruhi/dikuasai oleh orang-orang duniawi. Inilah fenomena yang terjadi yaitu ada banyak orang percaya yang rela meninggalkan Yesus demi kekuasaan, demi pacar/pasangan hidup, demi uang & harta duniawi, demi pekerjaan, fasilitas dan peluang yang menjanjikan dan lain-lain.
Kedua. Ketika kita tidak lagi berseru kepada Tuhan. (Hakim-Hakim 6:6-7) Banyak orang yang tidak punya kesempatan berdoa kepada Tuhan, karena kesibukan mereka. Banyak orang yang tidak bersandar pada Tuhan, karena merasa dirinya sudah memiliki segalanya. Tetapi sesungguhnya bagi orang percaya, jikalau mereka bertekun & berseru kepada Tuhan, maka selama itu juga hidup mereka terasa aman, sebab mereka berada dalam perlindungan & pemeliharaan Tuhan.
Ketiga. Ketika kita selalu berpikir negatip. Orang yang selalu berpikir negatip tidak sanggup menyikapi kehidupan ini dengan bajik dan benar. Padahal Tuhan katakan agar dalam setiap keadaan kita selalu berpikir positip sesuai dengan firman Tuhan, yaitu semua yang benar, semua yang mulia, semua yang suci, semua yang manis dan semua yang sedap didengar dan semua yang disebut kebajikkan dan patut dipuji. (Filipi 4:8) Akibatnya hidup orang yang berpikiran negatip & pesimis, akan lebih banyak kuatirnya, tidak ada damai dan tidak dapat menikmati janji-janji yang telah Tuhan sediakan bagi mereka.
Keempat, Jika kita berjalan dengan kekuatan sendiri. Dunia ini semakin jahat dan penuh dengan ancaman, sebab hari-hari ini adalah jahat. (Efesus 5:16) Jikalau kita hidup tidak bijaksana & tanpa Tuhan, yaitu tanpa kuasa Tuhan dan firman Tuhan yang menjadi pelita bagi kaki kita dan terang bagi jalan hidup kita ; maka kita tidak mengerti akan kehendak Tuhan dan tidak dapat berbuat apa-apa, sehingga akhirnya hidup kita-pun pasti akan hancur & binasa. (Yohanes 15:5)
Itulah sebabnya kita sebagai orang percaya, dengan bantuan Roh Allah yaitu Roh Kudus yang tinggal dalam kita, harus senantiasa hidup dalam kebenaran yaitu menjadi pelaku firman Tuhan.Jikalau tidak demikian, maka hidup kita akan dikendalikan oleh si jahat yang mengarah pada kehancuran & kebinasaan. Jadi waspadalah… waspadalah!
Itulah sebabnya kita sebagai orang percaya, dengan bantuan Roh Allah yaitu Roh Kudus yang tinggal dalam kita, harus senantiasa hidup dalam kebenaran yaitu menjadi pelaku firman Tuhan.Jikalau tidak demikian, maka hidup kita akan dikendalikan oleh si jahat yang mengarah pada kehancuran & kebinasaan. Jadi waspadalah… waspadalah!
Doa kami :
Tuhan Yesus, tolonglah & jagailah hati kami, agar dapat selalu mendekatkan diri kepadaMu. Amin.
Tuhan Yesus, tolonglah & jagailah hati kami, agar dapat selalu mendekatkan diri kepadaMu. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.