"Ia adalah gambaran Allah yang tidak kelihatan, yang sulung dan yang lebih utama dari segala yang diciptakan". (Kolose 1:13)
Berdasarkan nas tersebut diatas, hari ini kita akan merenungkan tentang gambaran seperti apa yang kita bayangkan/imajinasikan atau pikirkan ?
Masih ada orang-orang percaya ketika berdoa “Bapa Kami” di gereja ataupun dirumah membayangkan bahwa Allah Bapa itu adalah seperti seorang tua yang berambut, berkumis, berjanggut & ber-alis putih panjang, sedang duduk disinggasanaNya di sorga, dikelilingi oleh Allah Putra, Allah Roh Kudus dan malaikat –malaikatNya. Salahkah mengambarkan Allah Bapa semacam itu?
Jelas gambaran semacam itu kurang tepat. Sebab bagi orang yang percaya kepada Tuhan, maka gambaran Allah yang benar & hidup yang kekal (1 Yohanes 5:20), hanya dapat ditemukan dalam hidup dan ajaran-ajaran Yesus dalam Alkitab, bukan didalam pikiran, khayalan atau imajinasi kita.
Seorang teolog Amerika Edward Schillebeeck berkata : Engkau harus melihat dalam manusia Yesus, untuk dapat mengenal siapa Allah. Kemanapun Yesus pergi, Injil memberitahu kita bahwa hubungan/relasi antar sesama manusia yang buruk atau retak dipulihkan, orang-orang yang sakit disembuhkan, dosa-dosa diampuni dan relasi yang penuh cinta kasih dibangun dan lain-lain.
Jeane Sullivan penulis kristiani dari Perancis menulis : Saya mengenal Allah hanya melalui Yesus Kristus.
Gambaran Allah yang benar & hidup yang kekal adalah Allah yang termuat didalam Alkitab. Dalam Alkitab, kita melihat Yesus mengajar murid-muridNya & para pengikutNya tentang berdoa, tentang kerendahan hati, lemah lembut dan panjang sabar, tentang pengendalian diri, kekudusan, tentang kuasa-kuasa yang menyertai orang percaya, tentang hubungan antara manusia yang percaya kepadaNya dengan Allah yaitu sebagai orang-orang yang diangkat/diadopsi Allah menjadi anak-anakNya, tentang mengasihi Tuhan & sesama, tentang mengampuni dosa, tentang menjadi sempurna, tentang tolong menolong, tentang melakukan kebajikkan & kemurahan, tentang iman, tentang baptisan & dilahirkan kembali oleh Roh Kudus, tentang perjamuan Tuhan, tentang kebangkitan & kehidupan kekal, tentang penyertaaan Roh Kudus/Roh allah dalam hidup kita, tentang misi kita,...dan lain-lain. (2 Petrus 1:5-8 ; 3:9 dan Matius 28:20 dan Markus 16:15-18 ; 11:29 dan 1 Korintus 11:23-25 dll)
Dalam nas diatas dikatakan bahwa "Yesus adalah gambaran Allah yang tidak kelihatan dan barangsiapa yang telah melihatNya, dia telah melihat Bapa". (Yohanes 14:9)
Jadi jikalau kita ingin mengenal Allah lebih dalam, maka kita harus menyediakan waktu untuk berdoa setiap hari, dan berkomunikasi/bergaul dengan Nya dengan membaca, merenungkan dan melakukan firmanNya, memujiNya & menyembahNya. Maka hubungan seperti itu akan memberikan kemampuan bagi kita untuk setiap hari dapat lebih baik lagi mengenalNya.
Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal, yang bersahabat, melindungi, yang memberkati dan yang hidup bersama-sama kita setiap saat. Misalnya ketika kita sedang stress, letih lesu,dan berbeban berat, maka datanglah kepada Tuhan dalam doa dan menyerahkan semuanya kepada Tuhan, maka Tuhan akan memberi kelegaan, kedamaian kepada kita. Atau ketika kita merasa kesepian, ditolak atau dikucilkan, tidak mempunyai orang tua, maka ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan/mengabaikan kita, ia selalu bersama kita.
Itulah gambaran Tuhan yang benar & hidup yang kekal bahwa Allah itu dapat dilihat dalam diri Yesus Kristus, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing, maka tentu boleh-boleh saja kalau mau berdoa sambil membayangkan bahwa kita sedang duduk dikaki Yesus seperti Maria untuk mendengarkan perkataanNya. (Lukas 10:39-42)
Doa kami :
Tuhan Yesus, mampukanlah kami menjadi pelaku firmanMu dengan taat & setia, seumur hidup kami, supaya kami disempurnakan selalu dan dapat lebih baik lagi mengenalMu. Amin.
Tuhan Yesus, mampukanlah kami menjadi pelaku firmanMu dengan taat & setia, seumur hidup kami, supaya kami disempurnakan selalu dan dapat lebih baik lagi mengenalMu. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.