"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apa dia diasinkan?..Kamu adalah terang dunia.........orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya dibawah gantang, melainkan diatas kaki dian sehingga menerangi semua orang didalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya didepan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan mereka memuliakan Bapamu yang disorga". (Matius 5:13-16)
Dalam renungan hari ini kita akan membahas perihal menjadi motivator untuk kerajaan Allah.
Apakah itu motivator ? Motivator adalah orang/group yang dalam tutur katanya dan tingkah lakunya berpengaruh positip bagi lingkungannya. Lawannya adalah provokator, yaitu orang/group yang berpengaruh negatip dan menimbulkan agitasi & agresi bagi lingkungannya. Ada juga yang disebut massa yang pengaruhnya netral terhadap lingkungannya, biasanya mereka menjadi objek dari kedua type orang/group tersebut diatas.
Tuhan Yesus ingin hidup kita jadi motivator bagi kerajaanNya, agar banyak orang dapat berbalik dan percaya kepada Tuhan dan bertobat. Oleh sebab itu sesuai dengan nas tersebut diatas dikatakan: Jadilah kamu garam dunia dan terang dunia !
Sebuah penelitian pernah dilakukan di Amerika tentang seberapa jauh cara hidup seseorang berpengaruh terhadap generasi keturunannya.
Dari penelitian tersebut dicarilah 2 pasang suami istri. Pasangan suami istri yang satu adalah orang percaya, yang hidupnya takut kepada Tuhan, rajin beribadah, mentaati perintah-perintah Tuhan. Sedangkan pasangan suami istri yang lainnya adalah orang yang tidak percaya kepada Tuhan, dan diambil dari keluarga/keturunan orang-orang tidak percaya kepada Tuhan.
Ternyata hasil survey itu adalah Keturunan generasi–generasi dibawah keluarga orang yang percaya kpd Tuhan, hidup anak-anak cucunya sukses & berhasil, bahkan ada yang mendapat jabatan tinggi dalam pemerintahan. Sedangkan keturunan anak cucu / generasi dari pasangan suami istri orang yang tidak percaya kepada Tuhan, hidupnya berantakan, banyak terjadi perceraian dalam rumah tangganya, ada yang jadi penjahat, pelacur, terlibat narkoba dan lain sebagainya.
Bagaimana agar hidup kita jadi motivator bagi kerajaan Allah ?
Pertama : Percayalah kepada Tuhan Yesus
Kedua : Hiduplah dengan penuh takut akan Tuhan dan milikilah karakter yang baik, hidup rukun, suka menolong, murah hati dengan hati yang tulus & rela , hidup jujur, membenci kejahatan & kesombongan dan tidak tercela dihadapan Tuhan. Milikilah integritas yaitu apa yang diperbuatnya sesuai dengan apa yang diucapkannya. Artinya bisa memegang janji walaupun hal itu berat.
Ketiga : Senang bergaul dengan semua orang, baik dengan orang yang sudah percaya maupun dengan orang yang belum percaya kepada Tuhan. Mengambil contoh Yesus Kristus : Tuhan bergaul dengan semua orang , juga dengan orang pendosa ,pelacur dan pemungut cukai, tetapi tidak turut dalam dosa/perbuatan mereka.
Setelah menjalankan tugas jadi terang dan garam dunia yaitu memberi teladan yang baik bagi orang-orang yang berada di sekitar/lingkungan/pergaulan kita ; maka tugas kita selanjutnya adalah memberitakan Injil yaitu kabar baik yang dari Tuhan Yesus, supaya makin banyak orang diselamatkan dan masuk sorga.
Mungkin akan timbul pertanyaan , kami belum mampu menjelaskan apa itu Injil, karena belum baca Alkitab sampai tamat. Tapi minimal kita bisa bersaksi, ibarat lilin kita tak perlu menunggu sampai setengah lilin terbakar, begitu dinyalakan maka lilin tersebut sudah mulai menerangi sekitarnya.
Kesaksian kita kepada mereka dapat dilihat dari cara hidup kita yang baru sekarang, yang berbeda dengan cara hidup kita yang lama yaitu ketika kita masih belum percaya kepada Yesus Kristus dan masih hidup penuh dengan keduniawian & hawa nafsu yang jahat.
Janganlah malu untuk bersaksi, supaya mereka yang mendengarnya memuliakan Allah Bapa kita di sorga. Bersaksi juga tidak perlu dilakukan diatas mimbar seperti orang yang berkhotbah, melainkan akan lebih effektip lagi, apabila kita melakukannya secara langsung dengan perbuatan baik kita terhadap lingkungan dan orang-orang/teman-teman disekitar kita. Dengan melihat & merasakan perbuatan baik kita itu, maka mereka memuliakan Allah Bapa kita yang di sorga.
Doa kami :
Tuhan Allah Bapa kami yang di sorga dalam nama Yesus Kristus, tolonglah kami agar kami mampu menjadi terang dan garam dunia, menjadi saksiMu bagi kemuliaan namaMu. Amin.
Tuhan Allah Bapa kami yang di sorga dalam nama Yesus Kristus, tolonglah kami agar kami mampu menjadi terang dan garam dunia, menjadi saksiMu bagi kemuliaan namaMu. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.