Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 08.51 under


"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apa dia diasinkan?..Kamu adalah terang dunia.........orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya dibawah gantang, melainkan diatas kaki dian sehingga menerangi semua orang didalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya didepan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan mereka memuliakan Bapamu yang disorga". (Matius 5:13-16)
                     
Dalam renungan hari ini kita akan membahas perihal menjadi motivator untuk kerajaan Allah.
 
Apakah itu motivator ? Motivator adalah orang/group yang dalam tutur katanya dan tingkah lakunya berpengaruh positip bagi lingkungannya. Lawannya adalah provokator, yaitu orang/group yang berpengaruh negatip dan menimbulkan agitasi & agresi bagi lingkungannya. Ada juga yang disebut  massa yang pengaruhnya netral terhadap lingkungannya, biasanya mereka menjadi objek dari kedua type orang/group tersebut diatas.
 
Tuhan Yesus ingin hidup kita jadi motivator bagi kerajaanNya, agar banyak orang dapat berbalik dan percaya kepada Tuhan dan bertobat. Oleh sebab itu sesuai dengan nas tersebut diatas dikatakan:  Jadilah kamu garam dunia dan terang dunia !
 
Sebuah penelitian pernah dilakukan di Amerika tentang seberapa jauh cara hidup seseorang berpengaruh terhadap generasi keturunannya.
 
Dari penelitian tersebut  dicarilah 2 pasang suami istri. Pasangan suami istri yang satu adalah orang percaya, yang hidupnya takut kepada Tuhan, rajin beribadah, mentaati perintah-perintah Tuhan. Sedangkan  pasangan suami istri yang lainnya adalah orang yang tidak percaya kepada Tuhan, dan diambil dari keluarga/keturunan orang-orang tidak percaya kepada Tuhan.
 
Ternyata hasil survey itu adalah Keturunan generasi–generasi dibawah keluarga orang yang percaya kpd Tuhan, hidup anak-anak cucunya sukses & berhasil, bahkan  ada yang  mendapat jabatan tinggi  dalam pemerintahan. Sedangkan keturunan  anak cucu / generasi dari pasangan suami istri orang yang tidak percaya kepada Tuhan, hidupnya berantakan, banyak  terjadi perceraian dalam rumah tangganya, ada yang jadi penjahat, pelacur, terlibat  narkoba dan lain sebagainya.
 
Bagaimana agar hidup kita jadi motivator  bagi kerajaan Allah ?
 
Pertama  : Percayalah kepada Tuhan Yesus
 
Kedua : Hiduplah dengan penuh takut akan Tuhan dan milikilah  karakter yang baik, hidup rukun, suka menolong, murah hati dengan  hati yang tulus & rela , hidup jujur, membenci kejahatan & kesombongan dan tidak tercela dihadapan Tuhan. Milikilah  integritas yaitu apa yang diperbuatnya  sesuai dengan apa yang diucapkannya. Artinya bisa memegang janji walaupun hal itu  berat.
 
Ketiga : Senang bergaul dengan semua orang, baik dengan orang yang  sudah percaya maupun dengan orang yang belum percaya kepada Tuhan. Mengambil contoh Yesus Kristus : Tuhan  bergaul dengan semua orang , juga dengan orang pendosa ,pelacur dan pemungut cukai, tetapi tidak turut dalam dosa/perbuatan mereka.
 
Setelah menjalankan tugas jadi terang dan garam dunia yaitu memberi teladan yang baik bagi orang-orang yang berada di sekitar/lingkungan/pergaulan kita ; maka tugas kita selanjutnya  adalah memberitakan Injil yaitu kabar baik yang dari Tuhan Yesus, supaya makin banyak orang diselamatkan dan masuk sorga.
 
Mungkin akan timbul pertanyaan , kami belum mampu menjelaskan apa itu Injil, karena belum baca Alkitab sampai tamat. Tapi minimal kita bisa bersaksi, ibarat lilin kita tak perlu menunggu sampai setengah lilin terbakar, begitu dinyalakan maka lilin tersebut sudah mulai menerangi sekitarnya.
Kesaksian kita kepada mereka dapat dilihat dari cara hidup kita yang baru sekarang, yang berbeda dengan cara hidup kita yang lama yaitu ketika kita masih belum percaya kepada Yesus Kristus dan masih hidup penuh dengan keduniawian & hawa nafsu yang jahat.
 
Janganlah malu untuk bersaksi, supaya mereka yang mendengarnya memuliakan Allah Bapa kita di sorga.  Bersaksi juga tidak perlu dilakukan diatas mimbar seperti orang yang berkhotbah, melainkan akan lebih effektip lagi, apabila  kita melakukannya secara langsung dengan perbuatan baik kita terhadap lingkungan dan orang-orang/teman-teman disekitar kita. Dengan melihat & merasakan perbuatan baik kita itu, maka mereka memuliakan Allah Bapa kita yang di sorga.
 
Doa kami :
Tuhan Allah Bapa kami yang di sorga dalam nama Yesus Kristus, tolonglah kami agar kami mampu menjadi terang dan garam dunia, menjadi saksiMu bagi kemuliaan namaMu. Amin.
 
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin