"Sebab ada tertulis : Kuduslah kamu, sebab Aku kudus". (1 Petrus 1:16)
Selama ini jikalau kita tanya kepada orang-orang, apakah yang anda capai dalam hidup ini ?
Maka kebanyakan jawabannya adalah : Ingin hidup bahagia, diberkati, rukun, damai sejahtera, sukses, kaya dan dihormati dan lain-lain. Tetapi jarang mereka sadari bahwa semuanya itu tidaklah bisa dicapai, apabila hidup mereka tidak kudus !
Contohnya : Bagaimana mungkin kita bisa hidup sukses, damai, tenang sejahtera & bahagia ? Apabila kita mendapatkan kesuksesan itu dengan tindakan yang jahat & mengerikan, dengan menghalalkan segala cara mencuri, merampok, korupsi, munafik, sikut kanan- sikut kiri, memfitnah rekan kerja atau saingan supaya dia jatuh/gagal & kita yang naik pangkat/dipromosi jabatannya.
Bagaimana keluarga/rumah tangga kita bisa bahagia, rukun & damai, kalau masih ada dosa, perselingkuhan diantara sesama pasangan hidup ? Kalau masing-masing pasangan masih ada dusta, dendam, marah, tidak mau saling minta maaf & memaafkan, saling mengampuni, tidak ada saling mengasihi ?
Meskipun kita hidup dalam suatu masyarakat, lingkungan, rumah tangga, kantor, sekolah, bisnis, pergaulan yang sudah terbiasa & lazim dengan dusta, fitnah, amarah, pertengkaran, tipu-menipu, korupsi, kasar, tidak sopan, berbagai macam kejahatan, menyembah allah lain dan lain-lain ; namun janganlah kita ikuti gaya hidup yang berlaku di sekeliling, lingkungan atau masyarakat kita itu. Dalam zaman Perjanjian lama, perintah Allah kepada bangsa Israel sebagai bangsa pilihan yang dikuduskan Allah dikatakan : Janganlah kamu berbuat seperti yang diperbuat orang di tanah Mesir dimana kamu diam dahulu. Juga janganlah kamu berbuat seperti yang diperbuat orang di tanah Kanaan, janganlah kamu hidup menurut kebiasaan mereka......Sesungguhnya kamu harus berpegang pada ketetapanKu dan peraturanKu. Orang yang melakukannya itu akan hidup karenanya.........Kuduslah kamu bagiKu, sebab Aku ini Tuhan, kudus dan aku telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi milikKu. (Imamat 18:3-5 dan 20:26).
Dalam zaman perjanjian baru yaitu setelah kedatangan Yesus Kristus, maka aplikasinya bagi kita yang percaya kepada Yesus Kristus & menerimaNya sebagai Tuhan, Allah dan penyelamat kita, kata "kudus" yang dimaksudkan dalam nas diatas adalah kita harus membuang manusia lama kita yang duniawi/gaya hidup kita yang lama, lalu mengenakan manusia baru kita yang tidak serupa dengan dunia. (Efesus 4:20-22 dan Roma 12:1).
Yaitu : Segala dusta dalam hidup kita yang lama haruslah dibuang daripada hidup kita yang baru. Jangan lagi suka bersikap atau berkata-kata kotor & kasar, tapi bersikaplah/berkata-katalah yang baik, sopan & membangun. Buanglah segera amarah kita terhadap seseorang dan janganlah terus dipendam dalam hati & perasaan kita sampai hari esok, berhari-hari, berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Supaya kita tidak memberi kesempatan kepada iblis untuk lebih lagi menjerumuskan amarah kita itu menjadi kekecewaan, dimana akhirnya akan menjadi dendam kesumat yang akan membuat kita lebih mudah lagi dijerumuskan oleh si iblis untuk melakukan tindakan pembalasan dendam kita tersebut , dan akibatnya kita akan jatuh dalam lebih banyak dosa lagi. Janganlah kita suka curi-curi waktu atau malas-malas-an, janganlah suka mencuri/merampok/menipu/korupsi atau menyelundup tidak bayar pajak atau bea-cukai lagi, melainkan bekerja keraslah & lakukanlah pekerjaan baik dengan tangan kita sendiri,sehingga kita dapat membagikan sesuatu kepada orang berkekurangan, dan bukannya mencuri. (Efesus 4:25-31).
Agar kita kudus, maka kita diminta untuk taat kepada Tuhan, firmanNya, perintahNya dan kehendakNya, serta tidak lagi hidup menurut hawa nafsu kedagingan kita sendiri, melainkan dipimpin oleh Roh Tuhan. Sehingga dengan demikian kita akan disucikan/dikuduskan oleh firmanNya.(1 Petrus 1:22).
Marilah kita tanggalkan manusia lama kita dan kenakan manusia baru kita. Dan ingatlah bahwa jikalau kita tidak kudus, maka kita sebenarnya bukanlah milik Tuhan, melainkan milik milik dosa atau milik dunia yang berada dalam kuasa si jahat ! (Imamat 20:26).
Doa kami:
Tuhan Yesus, kami mau jadi "kudus seperti Engkau kudus" adanya. Karena itu, teruslah tinggal bersama kami ya Tuhan dengan perantaraan RohMu untuk menolong, menghibur dan selalu menginsyafkan kami akan dosa, kebenaran dan penghakiman. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.