"Tuhanmembuat miskin dan membuat kaya, Ia merendahkan dan meninggikan juga". (1 Samuel 2:7)
Secara umum, manusia memiliki pemahaman yang beragam untuk mendefinisikan dan memahami kehidupan ini.
Secara umum, manusia memiliki pemahaman yang beragam untuk mendefinisikan dan memahami kehidupan ini.
Ada orang yang berkata bahwa hidup ini sebagai sebuah keberuntungan saja atau kebetulan saja. Sebagian orang lagi berkata bahwa hidup ini sebagai sebuah nasib atau takdir. Dan yang lain lagi berkata bahwa hidup ini adalah sebuah judi “kalah atau menang”. Lalu, apakah kita, anak-anak Tuhan, setuju dengan salah satu dari pernyataan diatas….? Tentu tidak!
Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, kita percaya bahwa hidup ini diatur dan ditentukan oleh Tuhan. Meskipun kita mempunyai kehendak dan keputusan sendiri, namun kita tetap percaya bahwa hidup kita selalu didalam rencana Tuhan.
Seandainya kita hidup menyimpang dari rencanaNya dan merusakkan rencanaNya, atau rencana Tuhan dalam hidup kita ini dirusakkan oleh ulah orang lain atau oleh perbuatan si jahat/si iblis ; maka Tuhan akan membantu untuk mereparasinya & membentuknya kembali dari sisa puing-puing kehidupan kita yang sudah dirusakkan oleh keinginan atau perbuatan kita sendiri, ataupun oleh karena perbuatan orang-orang lain atau perbuatan si jahat.
Contohnya : Semula Tuhan ingin membuat kita menjadi sebuah guci porselen yang indah. Tetapi karena kedagingan, keinginan dan pilihan kita sendiri, kemudian menjalani hidup kita sesuai dengan rencana kita sendiri, dan menghancurkan rencanaNya sehingga rusak berantakan. Dan ketika pada akhirnya kita kebingungan, stress, putus asa, dan tidak tahu apa selanjutnya yang harus kita lakukan dengan hidup kita ini, kemudian kita menyesal, bertobat, kembali kepada Tuhan, mengakui kesalahan kita, minta ampun kepadaNya, percaya dan berserah kepadaNya atas hidup kita selanjutnya ; maka Tuhan akan segera bertindak melanjutkan rencanaNya dalam hidup kita yaitu dengan mengumpulkan semua pecahan/puing2 bekas guci porselen itu dan menempelkannya kembali menjadi satu, dibentuknya kembali oleh kasihNya menjadi suatu ciptaan seni kontemporer yaitu satu guci yang sangat indah, terdiri dari keping-keping porselen.
Contoh lainnya, adalah tentang kisah hidup Hana. Hana adalah seorang istri yang dikasihi Elkana suaminya, namun karena dia mandul, maka suaminya mengambil istri kedua.
Rencana Tuhan dalam hidup Hana dirusakkan oleh si jahat dengan membuatnya menjadi wanita mandul, ditambah lagi rencana Tuhan dalam hidupnya bertambah rusak/hancur, oleh karena dihina oleh istri kedua suaminya Elkana.
Namun Hana tidak putus asa, dia terus berdoa & berharap kepada Tuhan. Ternyata doa, pergumulannya dan pengharapannya kepada Tuhan itu, akhirnya membuahkan hasil yang luar biasa. Tuhan mendengarkan doa Hana dan air mata duka-citanya diubahkan menjadi air mata suka-cita.
Rencana Tuhan dalam hidup Hana dipulihkan. Samuel, anaknya yang pertama menjadi nabi Tuhan yang dipakai Tuhan secara luar biasa, dan menjadi Hakim yang pertama bangsa Israel di Kanaan, kemudian Hana mempunyai 3 anak laki-laki dan 2 anak perempuan lagi.
Kita perlu senantiasa berdoa memohon kepada Tuhan agar Ia mau menggenapi rencanaNya dalam hidup kita. Apabila akibat ulah/perbuataan kita sendiri yang jahat & degil, sehingga hidup kita menyimpang dari rencana Tuhan yaitu rencana hidup adil, damai, makmur sentosa dengan masa depan yang cerah, penuh pengharapan (Yeremia 29:11) ; maka segeralah menyesal, bertobat dan minta ampun kepadaNya, lalu tundukkanlah diri kita kepada semua rencanaNya. Maka Tuhan pun akan bersedia melanjutkan rencanaNya dan memulihkan kita.
Apabila rencana Tuhan dalam hidup kita ini, dirusak akibat perbuatan si jahat atau oleh ulah orang lain, sehingga hidup kita selalu sengsara, ditindas, dihina, diperlakukan tidak adil, sakit-sakitan, mengalami sial & kecelakaan dan masa depan yang suram ; maka jangan putus asa dan jangan tawar hati, melainkan tetaplah percaya & berdoa kepada Tuhan dan berharaplah kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh ; agar Ia melepaskan kita dari semua itu. Sebab Tuhan sanggup merendahkan dan meninggikan, Ia juga sanggup menegakkan orang yang hina dari dalam debu dan membuat kita pribadi yang dihormati. (1 Samuel 2:7-8).
Dan selanjutnya Tuhan pun akan memulihkan rencanaNya dalam hidup kita.
Doa kami :
Bapa dalam Yesus Kristus, jadikanlah hidup kami sesuai dengan rencanaMu & ampunilah kami kalau kami sering hidup sesuai keinginan kami sendiri, masukkanlah kami kembali dalam rencanaMu. Dan bebaskanlah kami dari segala cobaan dan dari segala yang jahat. Amin.
Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, kita percaya bahwa hidup ini diatur dan ditentukan oleh Tuhan. Meskipun kita mempunyai kehendak dan keputusan sendiri, namun kita tetap percaya bahwa hidup kita selalu didalam rencana Tuhan.
Seandainya kita hidup menyimpang dari rencanaNya dan merusakkan rencanaNya, atau rencana Tuhan dalam hidup kita ini dirusakkan oleh ulah orang lain atau oleh perbuatan si jahat/si iblis ; maka Tuhan akan membantu untuk mereparasinya & membentuknya kembali dari sisa puing-puing kehidupan kita yang sudah dirusakkan oleh keinginan atau perbuatan kita sendiri, ataupun oleh karena perbuatan orang-orang lain atau perbuatan si jahat.
Contohnya : Semula Tuhan ingin membuat kita menjadi sebuah guci porselen yang indah. Tetapi karena kedagingan, keinginan dan pilihan kita sendiri, kemudian menjalani hidup kita sesuai dengan rencana kita sendiri, dan menghancurkan rencanaNya sehingga rusak berantakan. Dan ketika pada akhirnya kita kebingungan, stress, putus asa, dan tidak tahu apa selanjutnya yang harus kita lakukan dengan hidup kita ini, kemudian kita menyesal, bertobat, kembali kepada Tuhan, mengakui kesalahan kita, minta ampun kepadaNya, percaya dan berserah kepadaNya atas hidup kita selanjutnya ; maka Tuhan akan segera bertindak melanjutkan rencanaNya dalam hidup kita yaitu dengan mengumpulkan semua pecahan/puing2 bekas guci porselen itu dan menempelkannya kembali menjadi satu, dibentuknya kembali oleh kasihNya menjadi suatu ciptaan seni kontemporer yaitu satu guci yang sangat indah, terdiri dari keping-keping porselen.
Contoh lainnya, adalah tentang kisah hidup Hana. Hana adalah seorang istri yang dikasihi Elkana suaminya, namun karena dia mandul, maka suaminya mengambil istri kedua.
Rencana Tuhan dalam hidup Hana dirusakkan oleh si jahat dengan membuatnya menjadi wanita mandul, ditambah lagi rencana Tuhan dalam hidupnya bertambah rusak/hancur, oleh karena dihina oleh istri kedua suaminya Elkana.
Namun Hana tidak putus asa, dia terus berdoa & berharap kepada Tuhan. Ternyata doa, pergumulannya dan pengharapannya kepada Tuhan itu, akhirnya membuahkan hasil yang luar biasa. Tuhan mendengarkan doa Hana dan air mata duka-citanya diubahkan menjadi air mata suka-cita.
Rencana Tuhan dalam hidup Hana dipulihkan. Samuel, anaknya yang pertama menjadi nabi Tuhan yang dipakai Tuhan secara luar biasa, dan menjadi Hakim yang pertama bangsa Israel di Kanaan, kemudian Hana mempunyai 3 anak laki-laki dan 2 anak perempuan lagi.
Kita perlu senantiasa berdoa memohon kepada Tuhan agar Ia mau menggenapi rencanaNya dalam hidup kita. Apabila akibat ulah/perbuataan kita sendiri yang jahat & degil, sehingga hidup kita menyimpang dari rencana Tuhan yaitu rencana hidup adil, damai, makmur sentosa dengan masa depan yang cerah, penuh pengharapan (Yeremia 29:11) ; maka segeralah menyesal, bertobat dan minta ampun kepadaNya, lalu tundukkanlah diri kita kepada semua rencanaNya. Maka Tuhan pun akan bersedia melanjutkan rencanaNya dan memulihkan kita.
Apabila rencana Tuhan dalam hidup kita ini, dirusak akibat perbuatan si jahat atau oleh ulah orang lain, sehingga hidup kita selalu sengsara, ditindas, dihina, diperlakukan tidak adil, sakit-sakitan, mengalami sial & kecelakaan dan masa depan yang suram ; maka jangan putus asa dan jangan tawar hati, melainkan tetaplah percaya & berdoa kepada Tuhan dan berharaplah kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh ; agar Ia melepaskan kita dari semua itu. Sebab Tuhan sanggup merendahkan dan meninggikan, Ia juga sanggup menegakkan orang yang hina dari dalam debu dan membuat kita pribadi yang dihormati. (1 Samuel 2:7-8).
Dan selanjutnya Tuhan pun akan memulihkan rencanaNya dalam hidup kita.
Doa kami :
Bapa dalam Yesus Kristus, jadikanlah hidup kami sesuai dengan rencanaMu & ampunilah kami kalau kami sering hidup sesuai keinginan kami sendiri, masukkanlah kami kembali dalam rencanaMu. Dan bebaskanlah kami dari segala cobaan dan dari segala yang jahat. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.