Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 09.56 under
"Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu kedalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumahKu dan ujilah Aku, firman Tuhan semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan". (Maleakhi 3:10)



Dalam kalangan dunia kristen, ada yang pro dan ada yang  kontra mengenai ajaran memberikan persembahan persepuluhan dari penghasilan kita kepada Tuhan.

Ada yang mengatakan "harus", karena tertulis di Alkitab (Malaekhi 3:10) ; tetapi ada yang mengatakan "tidak perlu" dilaksanakan seperti itu. Nanti kalau uang sedang banyak dan mau memberi atau menyumbang untuk pekerjaan pelayanan bagi Tuhan, maka berilah/sumbangkanlah lebih dari 10 persen.

Memang hal "memberi" itu tidaklah mudah seperti membalikkan telapak tangan. Bagi orang pelit/kikir, yang sangat cinta pada uangnya, hal "memberi" adalah merupakan suatu hal sangat sulit ; namun sebaliknya bagi orang yang murah hati, maka hal "memberi" adalah merupakan sesuatu hal yang mudah dan biasa-biasa saja. Jadi sebenarnya ini adalah masalah mental !! 

Ada banyak orang yang kaya, belum tentu mereka suka memberi, malahan sebaliknya mereka itu sangat pelit, sebab mereka sangat cinta pada uangnya & kekayaannya. (Markus 10:21-22) Kalaupun "memberi", maka itu-pun adalah karena terpaksa atau memberi ala kadarnya saja agar dilihat orang bahwa dia sudah "memberi". Mereka adalah orang-orang kaya yang punya mental miskin.

Tapi dilain pihak ada banyak orang yang miskin, namun mereka murah hati dan suka memberi, dan bukan hanya memberi uang persepuluhan tetapi bahkan per seratusan, mereka memberi seluruh nafkahnya. (lukas 21:4) Mereka adalah orang-orang miskin yang bermental kaya.

Meskipun demikian dalam Alkitab juga ada banyak contoh-contoh orang kaya yang suka "memberi" uang per seratusan, seperti misalnya : raja Daud, rasul Paulus dan lain lain. Demikian juga sebaliknya, ada banyak orang miskin yang pelit, kikir dan sulit "memberi".

Apakah benar atau tidak  pendapat itu ?

Seharusnya ada benarnya ! Kalaupun seseorang harus "memberi", maka biasanya dia memberi karena terpaksa atau ada pamrihnya, tidak tulus/rela dan selalu dipikirkan untung ruginya terlebih dahulu. Dalam hal memberi, terutama dalam hal persembahan persepuluhan, kebanyakan orang kristen cenderung mengikuti kebiasaan dunia yaitu : "lebih suka menerima daripada memberi (istilah bhs inggrisnya : take and give = terima dulu barusan memberi) ". Kalau ditanya mengapa anda tidak memberi uang persepuluhan ?

Maka mereka pasti mempunyai banyak alasan, misalnya : masih miskin belum punya uang, masih banyak kebutuhan untuk rumah tangga, ada keluarga yang sakit-sakitan, kan di gereja juga tidak diharuskan memberi uang persepuluhan !? dan macam-macam alasan lainnya.

Namun bagi  orang kristen "memberi" itu adalah suatu hal yang penting. Terutama memberi kepada Tuhan. Sifat murah hati atau suka memberi harus melekat dalam hidup sehari-hari orang kristen yang hidup menurut Roh yaitu yang hidupnya dipimpin oleh Roh Kudus, sebab salah satu buah Roh adalah murah hati. (Galatia 5:22) Apabila orang kristen masih kikir atau pelit, maka artinya orang itu masih hidup dalam dagingnya yaitu egois, mencintai diri sendiri, jadi budak uang, kikir, cabul, congkak, tidak tahu terima kasih, lebih menuruti hawa nafsunya daripada menuruti Allah, jatuh bangun dalam dosa, tidak mempedulikan agama dan lain-lain.

Orang kristen yang kikir yaitu yang hidup dalam daging, tidak akan dapat bagian dalam Kerajaan Allah. (1 Korintus 6:10 dan Galatia 5:19-21).

Jikalau Tuhan meminta uang persembahan persepuluhan dari penghasilan kita untuk membantu pelayananNya didunia, maka seharusnya kita tidak  keberatan.

Lebih dari sepuluh persen boleh, tetapi kurang jangan ! seperti tertulis dalam firmanNya sesuai dengan nas tersebut diatas.

Yang uniknya pada ayat ini adalah Tuhan tidak main-main atau asal ngomong. Kita boleh mengujiNya yaitu apabila kita memberikan uang persembahan persepuluhan dengan rela hati, senang hati dan disiplin, maka kita akan dibalasNya dengan berkat–berkatNya yang berlimpah dan Ia akan melindungi kita dari hal-hal yang akan merugikan kita. (Malaekhi 3:10-11)

Kalau untuk pemerintah, kita membayar pajak ;  maka mengapa berat untuk memberikan persembahan persepuluhan yang diminta Tuhan, dari penghasilan kita, supaya ada persediaan makanan di rumah Tuhan, bagi umatNya, maupun bagi hambaNya/pelayanNya?

Jadi janganlah ragu lagi ! Lakukanlah itu, kalau belum memberi uang persembahan persepuluhan, dan janganlah berhenti kalau sudah melakukannya ! Maka kita pasti akan menjadi orang yang berbahagia. Percayalah kepada firman Tuhan! (Maleakhi 3:12)

Doa kami :
Tolonglah kami Tuhan Yesus untuk dapat menjadi pelaku firmanMu diatas ini. Amin.

 
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin