"Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu yang
jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya
dengan api sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan
pada hari Yesus Kristus menyatakan diriNya". (1 Yohanes 1:7)
Realita dalam kehidupan ini adalah ada susah ada senang ; ada suka ada
duka ; ada ujian ada pujian. Nah, seperti juga dalam kehidupan seseorang yang bersekolah mulai
dari sekolah dasar, menengah, lanjutan, universitas dll, yang selalu akan
menghadapi ulangan/test dan ujian, demikian juga rupanya dalam kehidupan
kekristenan tidak pernah luput dari ujian, namun dibalik ujian itu ada pujian.
Hanya yang menjadi persoalannya adalah setiap orang yang mengalami ujian
tergantung berhasil atau tidaknya ia lulus dalam ujian itu. Jika berhasil pasti
ia mendapatkan pujian.
Dalam hubungannya dengan iman kita, Tuhan menghendaki hal seperti itu
juga. Ia ingin memurnikan iman kita menjadi iman yang tahan uji, teguh, utuh
dan sempurna pada akhirnya.
Oleh sebab itu seringkali Tuhan izinkan ujian itu terjadi dalam hidup
kita, supaya tergenapilah kehendakNya yang sangat mulia itu. Banyak sekali
contoh-contoh dalam Alkitab yang menghadapi ujian demi ujian, misalnya :
Abraham melewati ujian kepercaayan, dia diuji untuk mengorbankan anak
tunggalnya sbg korban bakaran, tapi dia lulus dari ujian itu dan anaknya tidak
jadi/perlu dikorbankan, sebab Tuhan sudah sediakan seekor domba jantan, dan
kemudian beroleh pujian, sehingga dia disebut Bapa orang beriman oleh semua
orang disepanjang zaman. Demikian juga Ayub, dia mendapat ujian kesulitan,
penderitaan, bangkrut, sakit, anak-anaknya mati dll, tetapi setelah lulus dari
ujian itu, Ayub beroleh pujian, dia memperoleh kembali dua kali lipat hartanya,
dan mempunyai anak-anak lagi dan hidup bahagia sampai umur 140 th, dia melihat anak-cucunya sampai keturunan yang
keempat. (Kejadian 22:11-14 dan Ayub 42:10-16)
Melalui renungan kita hari ini kita belajar hal-hal yang penting dan
yang pasti dalam kehidupan orang percaya.
Pertama. Setiap kita yang percaya kepada Tuhan akan mengalami ujian.
Adam dan Hawa mengalami uiian, Abraham, Ayub, Daud, Yesaya, Yeremia, Daniel,
Petrus, Paulus dan para tokoh-tokoh Alkitab lainnya juga mengalami ujian,
Demikian juga orang kristen mengalami ujian, termasuk saudara dan saya yang
sedang membaca renungan ini, juga pasti mengalami ujian. Karena setiap iman dan
pekerjaan kita juga harus diuji, tetapi kalau mata kita selalu fokus tertuju
kepada Tuhan, maka ujian tersebut tidak menjatuhkan kita, tetapi akan
mengangkat kita lebih naik dan teguh imannya.
Kedua. Ujian yang dialami orang yang percaya kepada Tuhan, tidaklah
akan melebihi kekuatannya. Mengapa ? Sebab Tuhan kita adalah Tuhan yang peduli,
Tuhan yang berperasaan, Tuhan yang turut merasakan kelemahan-kelemahan kita. Ia
adalah Allah yang tahu batas kemampuan dan kesanggupan kita. Itulah sebabnya
Tuhan mengutus RohNya yaitu Roh Kudus untuk menolong kita. Sehingga ketika kita
mengalami ujian kepercayaan, ujian kesulitan ekonomi dan keuangan, ujian
keretakan dlm rumah tangga, ujian menderita sakit penyakit dll, maka kita harus
minta kekuatan dan pertolongan kepada Roh kudus. Sebab hanya Ia-lah yang
sanggup memberi kekuatan dan pertolongan kepada kita, agar kita bisa menghadapi
dan lulus ujian.
Ketiga. Setiap Ujian dari Tuhan
pasti ada tujuan. Alkitab banyak menjelaskan bahwa tujuan Tuhan untuk memberi
ujian adalah untuk memberkati umatNya, menjadikan umatNya lebih murni lagi
dihadapanNya dan akhirnya kita layak dimuliakan.
Keempat. Ujian yang kita alami
ada batas waktunya. Maksudnya adalah tidak berlangsung untuk selamanya.
Tidak selamanya kehidupan ini akan sulit terus, rugi terus, menangis terus,
diberkati terus, tertawa terus, sehat terus dll. Segala sesuatu ada batasnya,
itulah sebabnya jikalau saatnya kita mengalami ujian nanti, oleh sebab itu
besarkanlah hati kita sendiri bahwa hal ini akan tidak terus-menerus kita
alami, melainkan dibalik ini nanti pada waktunya, kita akan lulus ujian dan
beroleh pujian dari Tuhan Yesus. Haleluya!
Doa kami :
Tuhan Yesus, berikanlah kami kekuatan untuk menerima dan menjalankan
setiap ujian, supaya nantinya kami beroleh pujian dari Tuhan. Amin

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.