"Beginilah firman Tuhan: Taatilah hukum dan tegakkanlah keadilan, sebab sebentar lagi akan datang keselamatan yang daripadaKu, dan keadilanKu akan dinyatakan. Berbahagialah orang yang melakukannya, dan anak manusia yang berpegang kepadanya ....." (Yesaya 56:1-2)Kita sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, tentunya menginginkan hidup kita berbahagia, selamat rohani dan jasmani, dalam kehidupan di dunia ini, maupun nanti dalam kehidupan yang akan datang. Selain itu, kita juga pasti sangat mengharapkan bahwa keadilan Allah dinyatakan dalam hidup kita, sehingga tidak ditindas sewenang-sewenang oleh orang-orang yang berkuasa atas hidup atau diri kita.
Syaratnya adalah ketaatan pada Allah beserta semua firmanNya, perintahNya, kehendakNya dan hukum-hukumNya serta bertindak adil.
Yang pertama adalah ternyata kalau kita ingin memperoleh keadilan dari Tuhan atau kita ingin diperlakukan dengan adil oleh orang yang berkuasa atas hidup atau diri kita oleh sesama, maka yang dituntut oleh Allah adalah "kita melakukannya dan memulainya dengan diri kita sendiri yaitu dengan cara bertindak adil terhadap sesama". (Lukas 6:31)
Apabila kita sendiri berlaku tidak adil terhadap orang lain, misalnya terhadap pembantu kita, anak-anak kita, pasangan kita dan lain-lain, maka janganlah kaget atau mengomel, apabila nanti suatu saat kita juga diperlakukan tidak adil oleh atasan kita di kantor atau oleh orang tua kita atau oleh teman kita, atau oleh guru kita atau oleh pemberi kredit atau oleh orang lainnya.
Yang kedua adalah jikalau kita hidupnya semau gue saja, tetap bergelimang dalam dosa, melanggar hukum yang berlaku dimana kita berada/berdiam dan mengabaikan Tuhan, firmanNya, perintahNya dan hukum-hukumNya; maka suatu saat nanti kita akan menanggung hukumannya atau balasannya yang setimpal atas setiap ketidaktaatan dan pelanggaran kita itu (Ibrani 2:2) Dan dalam kitab Matius 3:10 lebih lanjut dikatakan bahwa "Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak meghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang kedalam api".
Contohnya sudah jelas: Jikalau kita tidak taat kepada hukum yang berlaku di negri kita tinggal/berada, maka suatu saat nanti, kita pasti akan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku di negri itu.
Demikian juga janganlah kaget atau heran atau mengomel kepada Tuhan, apabila kita tidak taat dan setia melakukan firman Tuhan, maka pasti suatu saat nanti, kita juga akan menerima balasannya yang setimpal. Misalnya, apabila firman Tuhan sudah katakan: "Jangan berbuat zinah", tetapi kita tetap saja berbuat zinah; maka pada suatu saat nanti kita-pun bisa terkena penyakit kelamin yang menular atau rumah tangga kita menjadi tidak rukun, penuh pertengkaran dan kecemburuan. Bahkan pasangan kita juga bisa membalasnya berzinah dengan orang lain, dan sebagainya. Dan yang pasti berkat Tuhan pun dengan sendirinya tidak akan mengalir atas keluarga yang tidak rukun, melainkan kita akan tertimpa berbagai macam kutuk. (Mazmur 133:1-3 dan Ulangan 28:15-68)
Namun, apabila kita hidup sungguh-sungguh taat dan setia melakukan semua firman Tuhan, kehendakNya dan perintahNya (Ulangan 28:2-14), maka semua janji Tuhan akan digenapi dalam hidup kita didunia ini. Tuhan akan menyatakan keselamatanNya dan keadilanNya. Ia akan memberkati kita dengan kesuksesan materi dan jasmani. Hidup kita dipulihkan, hidup di bumi terasa seperti hidup di sorga, tentram, aman, damai, bahagia, sehat, rukun, diberikan keturunan yang sehat sempurna, diberi umur panjang, punya rumah di bumi dan di sorga dan lain sebagainya.
Untuk bisa hidup taat hukum dan menegakkan keadilan dalam hidup ini, maka kita perlu minta Roh Kudus kepada Tuhan Allah Bapa di sorga dalma nama Yesus Kristus. (Lukas 11:13) Oleh Roh Kudus, maka kita akan dapat mematikan daging kita dan akan mampu hidup berkemenangan atas dosa, taat hukum dan bertindak adil. (Roma 8:13)
Doa kami :
Tuhan Allah Roh Kudus dalam nama Yesus Kristus, tolonglah kami dan mampukanlah kami untuk dapat bertindak adil terhadap sesama dan taat pada hukum. Sehingga kami menjadi berbahagia dan beroleh keselamatan dan keadilan yang daripadaMu. Amin
Syaratnya adalah ketaatan pada Allah beserta semua firmanNya, perintahNya, kehendakNya dan hukum-hukumNya serta bertindak adil.
Yang pertama adalah ternyata kalau kita ingin memperoleh keadilan dari Tuhan atau kita ingin diperlakukan dengan adil oleh orang yang berkuasa atas hidup atau diri kita oleh sesama, maka yang dituntut oleh Allah adalah "kita melakukannya dan memulainya dengan diri kita sendiri yaitu dengan cara bertindak adil terhadap sesama". (Lukas 6:31)
Apabila kita sendiri berlaku tidak adil terhadap orang lain, misalnya terhadap pembantu kita, anak-anak kita, pasangan kita dan lain-lain, maka janganlah kaget atau mengomel, apabila nanti suatu saat kita juga diperlakukan tidak adil oleh atasan kita di kantor atau oleh orang tua kita atau oleh teman kita, atau oleh guru kita atau oleh pemberi kredit atau oleh orang lainnya.
Yang kedua adalah jikalau kita hidupnya semau gue saja, tetap bergelimang dalam dosa, melanggar hukum yang berlaku dimana kita berada/berdiam dan mengabaikan Tuhan, firmanNya, perintahNya dan hukum-hukumNya; maka suatu saat nanti kita akan menanggung hukumannya atau balasannya yang setimpal atas setiap ketidaktaatan dan pelanggaran kita itu (Ibrani 2:2) Dan dalam kitab Matius 3:10 lebih lanjut dikatakan bahwa "Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak meghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang kedalam api".
Contohnya sudah jelas: Jikalau kita tidak taat kepada hukum yang berlaku di negri kita tinggal/berada, maka suatu saat nanti, kita pasti akan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku di negri itu.
Demikian juga janganlah kaget atau heran atau mengomel kepada Tuhan, apabila kita tidak taat dan setia melakukan firman Tuhan, maka pasti suatu saat nanti, kita juga akan menerima balasannya yang setimpal. Misalnya, apabila firman Tuhan sudah katakan: "Jangan berbuat zinah", tetapi kita tetap saja berbuat zinah; maka pada suatu saat nanti kita-pun bisa terkena penyakit kelamin yang menular atau rumah tangga kita menjadi tidak rukun, penuh pertengkaran dan kecemburuan. Bahkan pasangan kita juga bisa membalasnya berzinah dengan orang lain, dan sebagainya. Dan yang pasti berkat Tuhan pun dengan sendirinya tidak akan mengalir atas keluarga yang tidak rukun, melainkan kita akan tertimpa berbagai macam kutuk. (Mazmur 133:1-3 dan Ulangan 28:15-68)
Namun, apabila kita hidup sungguh-sungguh taat dan setia melakukan semua firman Tuhan, kehendakNya dan perintahNya (Ulangan 28:2-14), maka semua janji Tuhan akan digenapi dalam hidup kita didunia ini. Tuhan akan menyatakan keselamatanNya dan keadilanNya. Ia akan memberkati kita dengan kesuksesan materi dan jasmani. Hidup kita dipulihkan, hidup di bumi terasa seperti hidup di sorga, tentram, aman, damai, bahagia, sehat, rukun, diberikan keturunan yang sehat sempurna, diberi umur panjang, punya rumah di bumi dan di sorga dan lain sebagainya.
Untuk bisa hidup taat hukum dan menegakkan keadilan dalam hidup ini, maka kita perlu minta Roh Kudus kepada Tuhan Allah Bapa di sorga dalma nama Yesus Kristus. (Lukas 11:13) Oleh Roh Kudus, maka kita akan dapat mematikan daging kita dan akan mampu hidup berkemenangan atas dosa, taat hukum dan bertindak adil. (Roma 8:13)
Doa kami :
Tuhan Allah Roh Kudus dalam nama Yesus Kristus, tolonglah kami dan mampukanlah kami untuk dapat bertindak adil terhadap sesama dan taat pada hukum. Sehingga kami menjadi berbahagia dan beroleh keselamatan dan keadilan yang daripadaMu. Amin
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.