"Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: Lihatlah Anak domba Allah !.... Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes, lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus. Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: Kami telah menemukan Mesias". (Yohanes 1:36,40-41)Kalau berbicara nama-nama rasul seperti Simon Petrus, Yakobus, Yohanes, semua orang kristen dengan mudah mengenalinya. Tetapi saat ini kita melihat seorang figur yang bernama Andreas, mungkin ada kurang mengingatnya, karena ia tidak sepopuler dengan nama-nama lainnya itu. Namun dalam diri Andreas ada suatu kepribadian yang sangat menarik untuk direnungkan.
Andreas adalah salah seorang murid Yohanes Pembaptis, ia seorang Yahudi dan seorang yang sangat merindukan kedatangan Mesias. Suatu saat Yohanes pembaptis mengatakan bahwa Yesuslah Mesias, maka dengan segera Andreas meninggalkan Yohanes dan mengikut Yesus.
Menariknya adalah Andreas bukan pengkhianat terhadap Yohanes, melainkan menunjukkan bahwa betapa besar kerinduan Andreas untuk bertemu dan mengenal Yesus.
Andreas tidak mau mengenal Yesus dari kata orang saja, tetapi dia ingin mengenalnya secara pribadi. Dan inilah kerinduan yang dikehendaki Tuhan Yesus, Dia ingin ditemukan dan dikenal oleh setiap kita.
Ada sebuah syair lagu yang Refreinnya bersyairkan: "Lebih dalam lagi ku cinta kau Yesus, lebih dari segala yang ada". Pertanyaan kita adalah sejauh mana kita mencintai/mengasihi Yesus dan mengenalNya secara pribadi, sehingga berani kita bernyanyi seperti syair lagu tersebut diatas?
Mari kita mengenal Yesus lebih dalam lagi yaitu suatu pengenalan yang kita bangun melalui hubungan yang akrab dengan rindu setiap hari membaca firman Tuhan dalam Alkitab, melakukan dengan taat dan setia semua perintahNya, selalu berdoa dan bersyukur kepadaNya, memuji Tuhan dan bergembira bersamaNya.
Ada banyak orang yang rajin datang ke gereja, tekun berdoa, taat memberi perpuluhan dan sebagainya, itu semua adalah hal-hal yang bagus; tetapi janganlah dilakukan hanya supaya kita diberkati Tuhan, sebab masalah berkat adalah urusannya Tuhan, Dia tahu apa yang diperlukan oleh setiap anak-anakNya.
Yang perlu kita lakukan adalah mengenal Tuhan secara pribadi dan mengutamakan Dia, maka apa hal-hal lainnya yang kita butuhkan atau doakan kepadaNya, akan ditambahkan kepada kita. Pada saat kita datang kepada Tuhan, maka kerinduan kita kepada Tuhan, haruslah lebih besar daripada semua kebutuhan dan keinginan kita.
Mari, kita merenungkan kembali, apakah kita datang dan mengikut Yesus untuk sungguh-sungguh mengenalNya secara pribadi atau hanya karena kita ingin meminta berkat kepadaNya ?
Tanda-tanda bahwa kita mengenal Yesus secara pribadi adalah selain kita percaya kepadaNya, kita juga mampu memunculkan karakter Kristus dalam hidup kita sehari-hari. Yaitu hidup yang penuh kasih/belas kasihan terhadap orang tua, saudara kita, orang-orang disekitar kita dan sesama; hidup kudus pikiran, perkataan dan perbuatan; tidak melakukan yang tidak sopan, setia, rendah hati, panjang sabar dan tidak menyimpan kesalahan orang lain; murah hati, sukacita dan damai sejahtera; dan tidak mencari keuntungan diri sendiri, melainkan bertindak adil dan benar sesuai firman Tuhan. (Galatia 5:22 dan 2 Petrus 1:5-8)
Doa kami:
Tuhan Yesus, mampukanlah kami untuk dapat mengenal Engkau lebih baik lagi setiap hari, agar hidup kami dapat memancarkan karakterMu, sehingga Engkau, Tuhan selalu dimuliakan dalam hidup kami. Amin
Andreas adalah salah seorang murid Yohanes Pembaptis, ia seorang Yahudi dan seorang yang sangat merindukan kedatangan Mesias. Suatu saat Yohanes pembaptis mengatakan bahwa Yesuslah Mesias, maka dengan segera Andreas meninggalkan Yohanes dan mengikut Yesus.
Menariknya adalah Andreas bukan pengkhianat terhadap Yohanes, melainkan menunjukkan bahwa betapa besar kerinduan Andreas untuk bertemu dan mengenal Yesus.
Andreas tidak mau mengenal Yesus dari kata orang saja, tetapi dia ingin mengenalnya secara pribadi. Dan inilah kerinduan yang dikehendaki Tuhan Yesus, Dia ingin ditemukan dan dikenal oleh setiap kita.
Ada sebuah syair lagu yang Refreinnya bersyairkan: "Lebih dalam lagi ku cinta kau Yesus, lebih dari segala yang ada". Pertanyaan kita adalah sejauh mana kita mencintai/mengasihi Yesus dan mengenalNya secara pribadi, sehingga berani kita bernyanyi seperti syair lagu tersebut diatas?
Mari kita mengenal Yesus lebih dalam lagi yaitu suatu pengenalan yang kita bangun melalui hubungan yang akrab dengan rindu setiap hari membaca firman Tuhan dalam Alkitab, melakukan dengan taat dan setia semua perintahNya, selalu berdoa dan bersyukur kepadaNya, memuji Tuhan dan bergembira bersamaNya.
Ada banyak orang yang rajin datang ke gereja, tekun berdoa, taat memberi perpuluhan dan sebagainya, itu semua adalah hal-hal yang bagus; tetapi janganlah dilakukan hanya supaya kita diberkati Tuhan, sebab masalah berkat adalah urusannya Tuhan, Dia tahu apa yang diperlukan oleh setiap anak-anakNya.
Yang perlu kita lakukan adalah mengenal Tuhan secara pribadi dan mengutamakan Dia, maka apa hal-hal lainnya yang kita butuhkan atau doakan kepadaNya, akan ditambahkan kepada kita. Pada saat kita datang kepada Tuhan, maka kerinduan kita kepada Tuhan, haruslah lebih besar daripada semua kebutuhan dan keinginan kita.
Mari, kita merenungkan kembali, apakah kita datang dan mengikut Yesus untuk sungguh-sungguh mengenalNya secara pribadi atau hanya karena kita ingin meminta berkat kepadaNya ?
Tanda-tanda bahwa kita mengenal Yesus secara pribadi adalah selain kita percaya kepadaNya, kita juga mampu memunculkan karakter Kristus dalam hidup kita sehari-hari. Yaitu hidup yang penuh kasih/belas kasihan terhadap orang tua, saudara kita, orang-orang disekitar kita dan sesama; hidup kudus pikiran, perkataan dan perbuatan; tidak melakukan yang tidak sopan, setia, rendah hati, panjang sabar dan tidak menyimpan kesalahan orang lain; murah hati, sukacita dan damai sejahtera; dan tidak mencari keuntungan diri sendiri, melainkan bertindak adil dan benar sesuai firman Tuhan. (Galatia 5:22 dan 2 Petrus 1:5-8)
Doa kami:
Tuhan Yesus, mampukanlah kami untuk dapat mengenal Engkau lebih baik lagi setiap hari, agar hidup kami dapat memancarkan karakterMu, sehingga Engkau, Tuhan selalu dimuliakan dalam hidup kami. Amin
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.