Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 09.29 under
"Pada waktu itu Yesus sedang tidur diburitan disebuah tilam. Maka murid-muridNya membangunkan Dia dan berkata kepadaNya: Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?" (Markus 4:38)

Hari ini tema renungan kita adalah "Tuhan memperdulikan kita". Sebagai gambaran "keperdulian" Allah terhadap umatNya, nabi Daud menjelaskannya dalam kitab Mazmur 23:1 : "Tuhan adalah Gembalaku, takkan kekurangan aku".

Tuhan Yesus Kristus tidak secara eksplisit mengatakan bahwa Ia memperdulikan segala kebutuhan jasmani kita. Namun, dari apa yang Ia lakukan dan dalam setiap perkataanNya adalah bukti bahwa Tuhan memperhatikan kita.

Hal itu terbukti dalam peristiwa diatas, dimana sebenarnya meskipun sedang tidur, Tuhan Yesus memperhatikan murid-muridNya. Karena Yesus tidurnya di buritan kapal yaitu diluar kabin, maka Ia pasti merasakan betapa badai taufan yang dahsyat mengombang-ambingkan perahu yang ditumpanginya, merasakan tiupan angin yang keras dan juga terkena siraman air danau yang masuk kedalam perahu. Kemudian akhirnya Ia bertindak menolong murid-muridNya yang sedang panik ketakutan, dengan cara memerintahkan angin badai dan danau supaya diam dan tenang.(Markus 4:35-41)

Pertanyaan kita adalah Kapan Allah menunjukan bahwa Dia memperhatikan/memperdulikan kita ? Tuhan memperhatikan, dikala kita berada dalam suatu kebutuhan. Ingatkah kita akan peristiwa pesta Perkawinan di Kana, ketika mereka kehabisan anggur bagi para tamu undangan ? Tuhan Yesus menolong mereka dan mengubah air menjadi anggur.(Yohanes 2:1-15)

Tuhan Yesus bukan saja memperdulikan kita untuk masalah kerohanian kita, tetapi juga masalah kebutuhan jasmani kita. Beberapa bulan yang lalu ada sepasang hamba Tuhan, mereka mengalami hal yang serupa.

Suatu saat mereka pergi ke pasar untuk membeli beras dengan membawa uang yang hanya cukup untuk itu. Biasanya mereka membeli beras satu karung besar untuk satu bulan. Sebab mereka menampung banyak anak Tuhan dirumahnya. Tetapi dalam perjalanan, Roh Kudus memberikan hikmat kepada si suami: Kalian beli 2 karung kecil saja dan yang satu karungnya berikanlah kepada si "A". Beberapa kali hikmat itu datang dalam hati si suami. Setibanya ditoko beras, si suami bilang sama istrinya: Ma, kita beli beras 2 karung kecil dan yang satu karungnya kita berikan kepada si "A".

Istrinya setuju, bahkan dia membeli juga satu dus Supermi untuk si A. Singkat cerita, mereka memberikan satu karung beras kepada si A dan mereka pulang membawa satu karung beras ke rumah.

Hanya beberapa hari saja, persediaan beras sepasang hamba Tuhan itu sudah habis dan mereka tidak ada uang sama sekali untuk membeli beras lagi. Malam-malam setelah selesai berdoa, istrinya bilang: Pak, beras kita sudah habis, tinggal untuk sarapan pagi saja besok yaitu yang ada di rice-cooker.

Si suami mencoba menguatkan istrinya dengan berkata: Ya, tidak apa-apa tenang saja ! Dan pikir istrinya bahwa si suami masih punya uang simpanan, padahal si suami tidak ada simpanan uang sama sekali. Kemudian esok harinya, seperti biasa sebelum mereka pergi bekerja, mereka berdoa. Nah, kemudian biasanya mereka membawa makanan bekal dari rumah untuk makan siang di kantornya masing-masing.
Tetapi hari itu si suami tidak membawa bekal makanan apa-apa, demikian juga istrinya.

Tetapi sungguh Tuhan itu Allah yang mengerti dan perduli terhadap anak-anakNya, pada sore harinya tiba-tiba ada seseorang yang datang ke rumah mereka dengan membawa satu karung beras dan berkata kepada keponakan mereka yang masih kelas 4 SD, nanti kalau bapakmu pulang bilang: Ini berkat dari Teman Bapa, Tuhan Yesus memberkati".

Setelah si suami pulang kerumah, dia hubungi semua kenalannya yang dia kenal, tetapi tidak ada seorang pun yang mengaku bahwa ia yang memberikan beras itu.

Kemudian mereka sadar dan meyakini bahwa Tuhan bisa memakai siapa saja untuk menolong anak-anakNya yang membutuhkan. Tuhan memperdulikan kita dikala kita berkekurangan, dikala kita berduka, dikala masalah melanda hidup kita dan sebagainya.

Apabila Tuhan perduli terhadap kita untuk perkara-perkara rohani, demikian juga Ia pasti perduli untuk hal-hal jasmani kita. Disini yang penting adalah carilah dan dahulukanlah Kerajaan Allah beserta kebenaranNya, maka yang lain-lainnya yaitu kebutuhan jasmani kita, Tuhan akan tambahkan/penuhi bagi kita.(Matius 6:25-34)

Doa kami:
Bapa, Engkau sugguh baik ya Tuhan Yesus, terima kasih atas semua keperdulianMu bagi kami dan seluruh keluarga kami. Amin
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin