"Yesus berkata kepada mereka: Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Ku jadikan penjala manusia".(Matius 4:19)Karena kita adalah pengikut dan murid-murid Yesus Kristus, maka bagi kita yang percaya kepadaNya, firman Tuhan tersebut berlaku juga terhadap kita yang hidup di abad ke-21 ini.
Kita sedang dibentuk Tuhan untuk menjadi penjala manusia, yang bertugas untuk memenangkan jiwa-jiwa yang masih hidup dalam kegelapan dan membawa mereka kepada terang Tuhan yang kekal. Kita tidak boleh sembarangan melakukannya seperti melakukan pekerjaan lain, karena objeknya adalah manusia, yang bagi Allah sangat bernilai harganya.
Dalam tugas memenangkan jiwa atau hidup manusia, sebenarnya kita tidaklah bekerja sendirian, melainkan ditolong oleh Tuhan, yang memampukan kita untuk memberitakan Kabar baik yaitu berita tentang pertobatan dan adanya pengampunan dosa dalam Yesus Kristus. Injil Tuhan ini selanjutnya akan bekerja dalam hidup mereka dan memberikan mereka kelepasan, pemulihan, kemenangan, kegembiraan dan kebahagiaan.
Belajar dari tokoh-tokoh iman pada zaman dulu, maka tahulah kita betapa sulitnya pekerjaan tersebut. Sampai-sampai nabi Elia ingin mati saja dan berkata : Cukuplah itu! Sekarang ya Tuhan, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik daripada nenek moyangku.
Alasannya adalah karena setelah Elia memberitakan supaya orang Israel bertobat dari penyembahan berhala/Baal dan kembali kepada Tuhan, lalu melalui pernyataan kuasa Tuhan yang dahsyat, yang menurunkan api dari sorga untuk membakar seluruh korban persembahan bakaran yang disiapkan oleh Elia, maka raja Ahab dan seluruh rakyat Israel percaya dan kembali kepada Tuhan, dan mengakui hanya Tuhanlah, Allah.
Kemudian setelah nabi-nabi berhala/Baal dihukum mati oleh orang Israel, ternyata Elia diancam akan dibunuh oleh ratu Izebel, istrinya Ahab, seorang penyembah Baal, yang dendam kepada Elia ; sehingga Elia lari ketakutan jauh ke padang gurun dan minta mati saja kepada Tuhan.(1 Raja-Raja 18:20-40 dan 1 Raja-Raja 19:1-4)
Sungguh melakukan pekerjaan itu sangatlah sulit dan berat, tetapi itu adalah suatu tugas sangat mulia. Sebab firman Tuhan katakan: Jika ada satu saja orang berdosa yang bertobat dan percaya kepada Tuhan, maka ada sukacita di sorga dan Tuhan beserta seluruh bala tentara sorga bersorak-sorai, senang dan bergembira. (Lukas 15:7)
Bagaimanakah cara melakukannya supaya kita dapat berhasil dalam melaksanakan tugas itu ?
1. Hiduplah sesuai firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Lakukanlah yang baik, jauhilah yang jahat. Pancarkanlah terang Tuhan melalui hidup kita yang bertobat dan hasilkanlah buah-buah pertobatan yaitu tidak lagi hidup bergelimang dalam dosa, berbelas kasihan dan memberi perhatian kepada mereka yang membutuhkan, yang sakit dan kesesakkan.
Jadilah garam dunia, dengan membawa damai dan sukacita Tuhan, ketika keadaan orang-orang di sekitar kita tawar hati, letih lesu, putus asa, tidak ada semangat/kegembiraan hidup, penuh dengan beban berat, iri, dendam dan pertengkaran dan sebagainya. Mintalah kekuatan dan kuasa Tuhan, supaya kita bisa lebih sungguh lagi setiap hari hidup sesuai firman Tuhan dan memberitakan Injil Nya.
2. Kalau ada seseorang yang tertarik dan memperhatikan perubahan kita ini, maka oleh anugerah dan kasih karunia Tuhan, mereka tertarik datang kepada kita. Mungkin mereka akan heran dan menanyakan kepada kita, mengapa kita mau menjalani hidup yang bertobat seperti itu dan berbeda dengan cara hidup kita yang lama? Apakah motivasi kita dalam melakukan semua itu ? Dan apa resepnya supaya mereka juga bisa hidup seperti kita, penuh damai dan sukacita dimasa kesesakkan ?
3. Lalu sampaikanlah kepada mereka kabar gembira, yaitu Injil Tuhan, tentang perlunya bertobat dan tentang adanya pengampunan dosa dalam Tuhan Yesus dan datang percaya kepadaNya.
4. Janganlah kita bersikap mau menang sendiri atau sombong, merasa diri lebih suci atau lebih tahu tentang Tuhan daripada mereka. Tetapi berdoalah bagi mereka yang telah kita beritakan Injil Yesus, supaya firmanTuhan yang telah disampaikan kepada mereka, terus berkerja didalam hati mereka, mengingatkan mereka akan dosa, kebenaran dan penghakiman ; sehingga mereka sadar dan mau bertobat dan percaya kepada Tuhan.
Dengan bekal-bekal seperti itu, kita akan dapat melaksanakan tugas sebagai penjala manusia yang berhasil, seperti yang diharapkan Tuhan Yesus.
Doa kami:
Tuhan Yesus, kami mau ikut Engkau, jadikanlah kami penjala manusia dan mampukanlah kami untuk melakukannya dan kami dapat menyenangkanMu. Amin
Kita sedang dibentuk Tuhan untuk menjadi penjala manusia, yang bertugas untuk memenangkan jiwa-jiwa yang masih hidup dalam kegelapan dan membawa mereka kepada terang Tuhan yang kekal. Kita tidak boleh sembarangan melakukannya seperti melakukan pekerjaan lain, karena objeknya adalah manusia, yang bagi Allah sangat bernilai harganya.
Dalam tugas memenangkan jiwa atau hidup manusia, sebenarnya kita tidaklah bekerja sendirian, melainkan ditolong oleh Tuhan, yang memampukan kita untuk memberitakan Kabar baik yaitu berita tentang pertobatan dan adanya pengampunan dosa dalam Yesus Kristus. Injil Tuhan ini selanjutnya akan bekerja dalam hidup mereka dan memberikan mereka kelepasan, pemulihan, kemenangan, kegembiraan dan kebahagiaan.
Belajar dari tokoh-tokoh iman pada zaman dulu, maka tahulah kita betapa sulitnya pekerjaan tersebut. Sampai-sampai nabi Elia ingin mati saja dan berkata : Cukuplah itu! Sekarang ya Tuhan, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik daripada nenek moyangku.
Alasannya adalah karena setelah Elia memberitakan supaya orang Israel bertobat dari penyembahan berhala/Baal dan kembali kepada Tuhan, lalu melalui pernyataan kuasa Tuhan yang dahsyat, yang menurunkan api dari sorga untuk membakar seluruh korban persembahan bakaran yang disiapkan oleh Elia, maka raja Ahab dan seluruh rakyat Israel percaya dan kembali kepada Tuhan, dan mengakui hanya Tuhanlah, Allah.
Kemudian setelah nabi-nabi berhala/Baal dihukum mati oleh orang Israel, ternyata Elia diancam akan dibunuh oleh ratu Izebel, istrinya Ahab, seorang penyembah Baal, yang dendam kepada Elia ; sehingga Elia lari ketakutan jauh ke padang gurun dan minta mati saja kepada Tuhan.(1 Raja-Raja 18:20-40 dan 1 Raja-Raja 19:1-4)
Sungguh melakukan pekerjaan itu sangatlah sulit dan berat, tetapi itu adalah suatu tugas sangat mulia. Sebab firman Tuhan katakan: Jika ada satu saja orang berdosa yang bertobat dan percaya kepada Tuhan, maka ada sukacita di sorga dan Tuhan beserta seluruh bala tentara sorga bersorak-sorai, senang dan bergembira. (Lukas 15:7)
Bagaimanakah cara melakukannya supaya kita dapat berhasil dalam melaksanakan tugas itu ?
1. Hiduplah sesuai firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Lakukanlah yang baik, jauhilah yang jahat. Pancarkanlah terang Tuhan melalui hidup kita yang bertobat dan hasilkanlah buah-buah pertobatan yaitu tidak lagi hidup bergelimang dalam dosa, berbelas kasihan dan memberi perhatian kepada mereka yang membutuhkan, yang sakit dan kesesakkan.
Jadilah garam dunia, dengan membawa damai dan sukacita Tuhan, ketika keadaan orang-orang di sekitar kita tawar hati, letih lesu, putus asa, tidak ada semangat/kegembiraan hidup, penuh dengan beban berat, iri, dendam dan pertengkaran dan sebagainya. Mintalah kekuatan dan kuasa Tuhan, supaya kita bisa lebih sungguh lagi setiap hari hidup sesuai firman Tuhan dan memberitakan Injil Nya.
2. Kalau ada seseorang yang tertarik dan memperhatikan perubahan kita ini, maka oleh anugerah dan kasih karunia Tuhan, mereka tertarik datang kepada kita. Mungkin mereka akan heran dan menanyakan kepada kita, mengapa kita mau menjalani hidup yang bertobat seperti itu dan berbeda dengan cara hidup kita yang lama? Apakah motivasi kita dalam melakukan semua itu ? Dan apa resepnya supaya mereka juga bisa hidup seperti kita, penuh damai dan sukacita dimasa kesesakkan ?
3. Lalu sampaikanlah kepada mereka kabar gembira, yaitu Injil Tuhan, tentang perlunya bertobat dan tentang adanya pengampunan dosa dalam Tuhan Yesus dan datang percaya kepadaNya.
4. Janganlah kita bersikap mau menang sendiri atau sombong, merasa diri lebih suci atau lebih tahu tentang Tuhan daripada mereka. Tetapi berdoalah bagi mereka yang telah kita beritakan Injil Yesus, supaya firmanTuhan yang telah disampaikan kepada mereka, terus berkerja didalam hati mereka, mengingatkan mereka akan dosa, kebenaran dan penghakiman ; sehingga mereka sadar dan mau bertobat dan percaya kepada Tuhan.
Dengan bekal-bekal seperti itu, kita akan dapat melaksanakan tugas sebagai penjala manusia yang berhasil, seperti yang diharapkan Tuhan Yesus.
Doa kami:
Tuhan Yesus, kami mau ikut Engkau, jadikanlah kami penjala manusia dan mampukanlah kami untuk melakukannya dan kami dapat menyenangkanMu. Amin
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.