Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 10.20 under
"Megucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah dalam Kristus Yesus bagi kamu".(1Tesalonika 5:18)

Rupanya kecenderungan semua manusia didunia ini, lebih mudah mengeluh, mengomel atau bersungut-sungut dari pada bersyukur. Lebih mudah melihat hal-hal yang kurang baik/buruk, dari pada hal-hal baik dalam hidupnya, yaitu seperti sikap bangsa Israel yang bersungut-sungut dihadapan Tuhan tentang nasib buruk mereka. (Bilangan 11:1-3)

Kasih dan pemeliharaan Tuhan kepada mereka dipadang gurun sangatlah jelas. Mulai dari membelah air laut Teberau, sehingga mereka bisa berjalan dari tengah-tengah laut ditempat kering, sedangkan di kiri dan kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka (Keluaran 14:21-22), mengirimkan tiang awan dan tiang api untuk menuntun mereka selama dalam perjalanan di padang gurun, memberi mereka munum air yang memancar keluar dari bukit batu, sampai mengirimkan burung puyuh dan mana (roti malaikat) untuk makanan mereka setiap pagi selama 40 tahun, tetapi mereka tetap saja suka mengeluh.

Nah, biasanya orang yang suka mengeluh tidak dapat mengucap syukur dan kalau tidak dapat mengucap syukur, maka Fiman Tuhan dalam nats diatas kita langgar.

Suatu saat ada sorang bapak yang mengeluh tentang keluarganya dan dia datang dan bertanya kepada seorang pendeta: Pak pendeta, rasanya saya tidak bisa mengucap syukur, hidup keluargaku tidak diberkati Tuhan. Oh ya ?! kata Pendeta itu. Lalu si Pendeta memberi dia kertas Dobel Folio, sambi berkata: Pak ini kertas, disebelah kiri tulis semua hal-hal buruk yang bapak alami. Sedangkan disebelah kanan tulis hal-hal yang baik yang bapak alami.

Lalu dalam waktu yang singkat kertas disebelah kiri terisi penuh, semua hal-hal yang buruk ditulis ; sementara kertas yang disebelah kanan kosong, berarti tidak ada sesuatu yang baik yang dia alami.

Kemudian kertas itu diserahkan kepada pendeta. Lalu pendeta itu berkata: Pak, saya turut prihatin, karena anakmu bodoh sehingga tidak naik kelas. Lalu bapak ini bilang: Pak pendeta, anak saya tidak bodoh, dia naik kelas dengan ranking 2 dari 40 anak. Pendeta itu berkata: Ya kalau begitu, Tulislah dikertas sebelah kanan itu, hal-hal baik yang pernah anda terima.

Kemudian pendeta tersebut berkata: Saya turut berdukacita atas meninggalnya istri bapak. Bapak ini dengan marah berkata: Pak pendeta, istri saya belum meninggal, dia sehat-sehat saja dan saya sangat mengasihi dia. Lalu pendeta itu berkata: Ya, sudah tulis dibagian kertas sebelah kanan, sebab itu adalah hal yang perlu disyukuri.

Akhirnya setelah pikirannya bapak itu dicuci dan menjadi jernih, maka kertas yang di sebelah kanan (daftar hal yang baik) terisi lebih banyak, daripada daftar yang tertulis disebelah kiri (hal- hal yang buruk). Sikap suka mengeluh ternyata kurang baik dan tidak ada gunanya dan Tuhan tidak berkenan dengan sikap yang suka mengeluh atau bersungut-sungut.(Bilangan 11:1)

Tuhan menginginkan supaya kita bisa mengucap syukur dalam segala hal, baik dalam suka maupun duka, baik waktu kita berkecukupan atau berkekurangan, baik waktu kita sehat atau sakit.

Oleh karenanya sikap suka mengeluh, bersungut-sungut dan mengomel haruslah kita lawan. Caranya sederhana: Fokuskanlah pikiran kita kepada hal-hal yang baik, yang adil, yang benar, suci, yang patut dipuji, yang sedap didengar yaitu sesuai dengan firman Tuhan pada kitab Filipi 4:8. Kemudian biasakanlah diri kita untuk berpikir positip yaitu buanglah semua pikiran-pikiran negatip dan penuh prasangka buruk.

Mengeluh dan bersyukur adalah dua kata yang bertolak belakang dan sekaligus merupakan pilihan bagi kita dalam hidup ini. Pesan firman Tuhan hari ini adalah "Pilihlah untuk selalu mengucap syukur"! Dengan gaya hidup yang selalu mengucap syukur, maka kita dengan sendirinya sudah menjadi pelaku firman Tuhan dan kita akan akan berbahagia oleh perbuatan kita itu. (Yakobus 1:22,25)

Doa kami:
Tuhan Yesus, ampunilah hambaMu ini kalau seringkali bersungut-sungut dalam menjalani kehidupan ini. Amin
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin