“Sebab, juga waktu kami berada diantara kamu, kami memberikan peringatan ini kepadamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan. Kami katakan ini karena kami dengar, bahwa ada orang yang tidak tertib hidupnya dan tidak bekerja, melainkan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna“. (2 Tesalonika 3:10-11)
Latar belakang nasehat rasul Paulus dalam nats diatas ini adalah karena terdapat hal-hal yang “tidak senonoh” dalam sebagian jemaat Tesalonika. Mereka tidak mau bekerja, mereka hanya berjalan keliling meminta makanan dari saudara-saudara yang lain, mereka suka bercampur tangan dengan persoalan orang lain, mereka suka membawa berita-berita angin dan mengganggu kesibukkan orang dalam rumahnya. Sebagian diantara mereka berkata Tuhan akan segera datang, jadi untuk apa bekerja, mereka hanya bersiap-siap untuk kedatangan Tuhan dan mereka tidak mau berlelah-lelah dan bekerja. Sikap ini menurut rasul paulus adalah sesat dan menjadi beban bagi saudara-saudaranya yang suka bekerja.
Tema bahasan renungan kita hari ini adalah “Berdoa dan bekerja”. Dalam bahasa Latin-nya: “Ora Et Labora”. Maksudnya supaya seseorang tidak hanya meminta, tetapi juga berusaha atau bekerja. Istilah ini sesuai dengan ajaran kekristenan bahwa orang kristen bukan hanya berdoa (meminta), tetapi juga bekerja (berusaha).
Ada dua hal yang sering membuat orang salah memahami doa: Pertama ada orang yang begitu yakin akan kuasa doa, sehingga doa adalah satu-satunya dan segala-galanya. Mereka berkata: Berdoa saja, tidak perlu bersusah-payah, nanti semuanya akan dibereskan oleh Tuhan. Kedua, ada orang yang meremehkan doa dengan berkata : Doa hanya cocok untuk orang yang kepepet, tidak berdaya, ber-putus asa. Prinsip orang-orang ini yaitu tidak perlu berdoa, yang penting bekerjalah/berusahalah, pakailah otak dan tangan, barusan nanti setelah mentok & tidak ada jalan keluar, ya bolehlah coba-coba berdoa, siapa tahu ada gunanya. Dan kalau doa-ku nanti benar-benar terjawab, maka aku berjanji, aku akan percaya kepada Tuhan.
Mengapa orang kristen tidak cukup hanya berdoa dan harus bekerja…?
Pertama karena Alkitab katakan dalam kitab Filipi 1:22 : ....jika aku harus hidup didunia ini, itu berarti bagiku bekerja dan memberi/menghasilkan buah. Kedua karena Firman Tuhan dalam nats diatas katakan : Jika tidak mau bekerja, janganlah ia makan.
Mengapa Tuhan senang kita bekerja ?
Supaya kita dapat mengembangkan karakter ilahi dan menghasilkan buah-buah yaitu kejujuran, kelemah-lembutan, keadilan, penguasaan diri, kerendahan hati, setia, mengasihi, dan bertanggung jawab.
Pekerjaan apakah yang dimaksudkan Tuhan dalam kitab Yohanes 6: 27 ? “Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu ;...........”. Maksudnya: Kalau kita bekerja/berusaha, janganlah kita lakukan itu, hanya untuk sekedar mencari upah jasmani saja, tetapi berusahalah, bekerjalah & lakukanlah semuanya itu dengan rela dan dengan segenap hati, seperti orang-orang yang melayani Tuhan dan bukan manusia, maka kita nanti akan menerima balasannya/upahnya dari Tuhan. (Efesus 6:5-9)
Untuk itu, sebelum bekerja, kita harus berdoa terlebih dahulu, dan setelah berdoa, bekerjalah!
Doa kami :
Tuhan Yesus, kami membutuhkan hikmatMu & pertolonganMu dalam segala pekerjaan/usaha yang kami lakukan, supaya apa yang kami kerjakan/usahakan sesuai dg rencanaMu dan menyenangkan hatiMu. Amin
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.