"Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis didalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung".(Yosua 1:8)
Semua manusia didunia ini mengharapkan supaya setiap usaha/pekerjaan/pelayanan yang dikerjakannya berhasil dan beruntung. Namun tidak sedikit orang mengalami hal yang sebaliknya, yaitu mengalami kerugian dan usaha/pekerjaan/pelayanan yang sia-sia. Nah, hari ini kita berbicara tentang apa sih rahasia supaya berhasil dan beruntung ?
Dalam bahasa Ibrani kata "beruntung" dalam nats diatas disebut "sakal", yang artinya bukan saja "beruntung", tetapi juga "bahagia", dan bukan saja "bahagia", tetapi juga "bijaksana".
Namun istilah "berhasil dan beruntung" sesuai dengan konteks yang akan kita renungkan sekarang adalah "mendapatkan apa yang telah dijanjikan Tuhan". Sebab kalau kita mengalami penggenapan janji Tuhan, maka kita pasti beruntung, bahagia dan termasuk orang yang bijaksana.
Bagaimana supaya kita "berhasil dan beruntung" dalam pengertian menerima janji-janji Tuhan? yang akan kita bahas disini hanya dua hal, tetapi tentunya masih bisa ditambahkan hal-hal yang lainnya.
Pertama. Miliki hati yang kuat dan teguh( Yosua 1:6 ). Artinya jangan tawar hati, takut atau gentar atau bimbang. Segala macam kekurangan anggaplah sebagai proses kehidupan. Hati yang teguh artinya maju terus, bertahan, terus melakukan.
Contoh : Ada seorang Kontraktor bagi Hasil di bidang Migas, yang mempunyai suatu konsesi pemboran migas di Sumatra. Dengan data teknis yang lengkap dan bantuan para ahli, dia gali sumur yang pertama.
Tetapi setelah digali sekian waktu lamanya, ternyata tidak muncul minyaknya. Namun dia tidak mau putus asa atau menyerah, melainkan diteruskan penggaliannya dengan menggali sumur yang kedua. Dan ketika dia sudah menggali sampai kedalaman sekitar 2000 m lebih, ternyata minyaknya melimpah dan muncrat keluar, sehingga dia berhasil memperoleh kembali semua biaya-biaya yang telah dikeluarkannya untuk penggalian sumur pertama dan kedua dan bahkan banyak lebihnya yang dia peroleh setiap bulannya.
Jadi kalau mau berhasil dan beruntung, kita perlu maju terus dan jangan mudah menyerah atau putus asa. Mungkin sudah sekian lama usaha/pekerjaan/pelayanan kita tidak jalan, tetapi maju terus mungkin bulan berikutnya, akan datang waktu keberhasilan kita.
Orang yang berhasil dan beruntung adalah orang yang tidak cepat putus asa atau mudah menyerah. Gagal sekali, coba lagi dan maju terus, kerjakan terus. Seperti seorang yang sedang merobohkan tembok ; dia pukul terus menerus dan dia tidak berhenti, sebab kalau berhenti, mana tahu pukulan terakhir itulah yang akan merobohkan tembok itu.
Yang kedua. Hidup sesuai dengan Firman Allah(Yosua 1:8 ). Baca, renungkan, dan lakukan Firman Tuhan. Untuk bagian bagian ini ada firman Tuhan dalam kitab Mazmur 1:1-3 yang meneguhkan dan berkata: Ber-bahagia-lah orang yang merenungkan Taurat Tuhan siang dan malam.. apa saja yang diperbuatnya berhasil!
Mari, jadilah orang yang tidak mudah menyerah dan putus asa. Teguhkanlah hati kita dalam firman Tuhan dan percayalah bahwa Tuhan selalu menyertai kita dan Ia sanggup menggenapi semua janji-janjiNya; lalu cobalah lagi, bertahanlah dan majulah terus,.........dan selamat menikmati keberuntungan!
Doa kami:
Ya Tuhan Yesus, berkatilah segala usaha/pekerjaan/pelayanan yang kami lakukan, supaya kami tetap teguh dalam Engkau, tidak mudah menyerah dan terus berupaya, sehingga kami jadi berhasil dan beruntung dan menjadi berkat bagi sesama. Amin
Dalam bahasa Ibrani kata "beruntung" dalam nats diatas disebut "sakal", yang artinya bukan saja "beruntung", tetapi juga "bahagia", dan bukan saja "bahagia", tetapi juga "bijaksana".
Namun istilah "berhasil dan beruntung" sesuai dengan konteks yang akan kita renungkan sekarang adalah "mendapatkan apa yang telah dijanjikan Tuhan". Sebab kalau kita mengalami penggenapan janji Tuhan, maka kita pasti beruntung, bahagia dan termasuk orang yang bijaksana.
Bagaimana supaya kita "berhasil dan beruntung" dalam pengertian menerima janji-janji Tuhan? yang akan kita bahas disini hanya dua hal, tetapi tentunya masih bisa ditambahkan hal-hal yang lainnya.
Pertama. Miliki hati yang kuat dan teguh( Yosua 1:6 ). Artinya jangan tawar hati, takut atau gentar atau bimbang. Segala macam kekurangan anggaplah sebagai proses kehidupan. Hati yang teguh artinya maju terus, bertahan, terus melakukan.
Contoh : Ada seorang Kontraktor bagi Hasil di bidang Migas, yang mempunyai suatu konsesi pemboran migas di Sumatra. Dengan data teknis yang lengkap dan bantuan para ahli, dia gali sumur yang pertama.
Tetapi setelah digali sekian waktu lamanya, ternyata tidak muncul minyaknya. Namun dia tidak mau putus asa atau menyerah, melainkan diteruskan penggaliannya dengan menggali sumur yang kedua. Dan ketika dia sudah menggali sampai kedalaman sekitar 2000 m lebih, ternyata minyaknya melimpah dan muncrat keluar, sehingga dia berhasil memperoleh kembali semua biaya-biaya yang telah dikeluarkannya untuk penggalian sumur pertama dan kedua dan bahkan banyak lebihnya yang dia peroleh setiap bulannya.
Jadi kalau mau berhasil dan beruntung, kita perlu maju terus dan jangan mudah menyerah atau putus asa. Mungkin sudah sekian lama usaha/pekerjaan/pelayanan kita tidak jalan, tetapi maju terus mungkin bulan berikutnya, akan datang waktu keberhasilan kita.
Orang yang berhasil dan beruntung adalah orang yang tidak cepat putus asa atau mudah menyerah. Gagal sekali, coba lagi dan maju terus, kerjakan terus. Seperti seorang yang sedang merobohkan tembok ; dia pukul terus menerus dan dia tidak berhenti, sebab kalau berhenti, mana tahu pukulan terakhir itulah yang akan merobohkan tembok itu.
Yang kedua. Hidup sesuai dengan Firman Allah(Yosua 1:8 ). Baca, renungkan, dan lakukan Firman Tuhan. Untuk bagian bagian ini ada firman Tuhan dalam kitab Mazmur 1:1-3 yang meneguhkan dan berkata: Ber-bahagia-lah orang yang merenungkan Taurat Tuhan siang dan malam.. apa saja yang diperbuatnya berhasil!
Mari, jadilah orang yang tidak mudah menyerah dan putus asa. Teguhkanlah hati kita dalam firman Tuhan dan percayalah bahwa Tuhan selalu menyertai kita dan Ia sanggup menggenapi semua janji-janjiNya; lalu cobalah lagi, bertahanlah dan majulah terus,.........dan selamat menikmati keberuntungan!
Doa kami:
Ya Tuhan Yesus, berkatilah segala usaha/pekerjaan/pelayanan yang kami lakukan, supaya kami tetap teguh dalam Engkau, tidak mudah menyerah dan terus berupaya, sehingga kami jadi berhasil dan beruntung dan menjadi berkat bagi sesama. Amin
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.
Pada intinya hati dan pikiran.Apa yang dipikirkan itu terjadi.Pikirkan hal-hal yang baik akan berbuah kebaikan Jaga hati jangan sampai dari dalamya timbul hal-hal yang jahat.Contohlah hati Tuhan Yesus yang berbelas kasihan kepada sesama.