Semua hanya titipan
Ayub 1:21
katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!"
Tuhan kembali mengingatkan bahwa semua yang kita miliki (harta atau kekayaan, pangkat atau jabatan, gelar dan kehormatan) hanya sementara atau titipan yang sewaktu-waktu bisa diambil/hilang dan tidak ada artinya jika kita meninggal. Manusia bersusah payah bekerja untuk mendapatkannya namun tidak bisa menikmati atau menikmati tapi kehilangan keselamatan sehingga hanya kesenangan sesaat yang didapatkan. Kehidupan kekal yang terpenting tidak didapat hanya karena mementingkan kesenangan sesaat yang sia-sia.
Matius 6:19-20
"Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.
Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.
Memang kehidupan kekal nanti masih ada orang yang tidak tahu seperti apa ( padahal ada digambarkan di alkitab) namun apa salahnya atau ruginya jika kita mempersiapkan diri dari sekarang untuk meraihnya, daripada menderita dalam kekekalan, toh yang kita lakukan adalah sesuatu yang baik yaitu percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, melakukan firmanNya dengan hidup benar dan kudus, terlebih jika kita bisa alami Tuhan dalam hidup. Hidup di dunia hanya satu kali hanya ada dua pilihan melakukan yang jahat atau yang baik ? Kita semua percaya ada hukum tabur tuai di dunia ini. Pilihan ditangan kita baik atau buruk kita yang menentukannya. Pilihan positif jika ditambah dengan iman percaya kepada Yesus Kristus Tuhan yang sudah dibuktikan keberadaanNya dahulu lewat sejarah, karena itu beriman jangan membabi buta tetapi juga berakal budi. Jika Tuhan berkenan menjawab bisa bertanya langsung siapa Tuhan yang benar. Kesaksian sudah banyak jangan bebal
Lukas 16:31
Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati."
Kita kembali kepada inti dari renungan hari ini yaitu semua yang dimiliki hanya titipan dari Tuhan. Oleh sebab itu jangan marah bahkan sampai melakukan kejahatan jika apa yang dimiliki hilang atau diambil orang. Kita hanya boleh merasa memiliki apa yang dipunyai sehingga menjaga dan memeliharanys dengan baik. Artinya tidak membiarkan dan juga tidak menjadikan kita egois sebagai satu-satunya yang berhak, tetapi bertanggungjawab atasnya.
Abraham rela memberikan anaknya yang tunggal Ishak ketika Tuhan meminta, Ayub rela kehilangan semua harta dan anak-anaknya, karena mereka sadar bahwa semua yang dimiliki hanya titipan Tuhan.
Anggaplah selagi hidup kita diberi kesempatan, maka jadilah orang yang berguna, menjadi berkat bagi banyak orang, buang keegoisan dan kesombongan. Mari merendahkan hati dan tanamkan kebaikan. Masalah terjadi karena kita lebih mengikuti keinginan daging.
Yakobus 1:14-15
Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.
Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah
matang, ia melahirkan maut.
Jangan sombong dengan apa yang kita miliki dan jangan membual dengan apa yang tidak kita miliki. Kita diberkati untuk menjadi berkat karena semua yang dimiliki hanyalah titipan.
Doa kami : Tuhan Yesus terimakasih atas kepercayaanMu kepada kami untuk semua titipan berkat ini agar hidup kami menjadi saluran berkatMu amin
Tuhan Yesus memberkati (yl)