Agnostik Ateis
1 Korintus 13:8-9
Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.
Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.
Secara umum, sains tidak dapat membuktikan atau menyangkal keberadaan Tuhan secara empiris karena Tuhan berada di luar ruang lingkup metode ilmiah yang berbasis pengamatan dan eksperimen. Meski begitu, perdebatan tetap ada, di mana sebagian melihat keteraturan alam semesta sebagai bukti pencipta, sementara lainnya memandangnya sebagai fenomena alam semesta semata, sehingga lahirlah aliran ateis (tidak percaya adanya Tuhan), semakin kesini banyak orang mulai goyah imannya, misalnya dengan adanya aliran agnostik ateis artinya adalah seseorang yang tidak memiliki kepercayaan pada keberadaan Tuhan (ateis), namun sekaligus mengakui bahwa manusia tidak memiliki pengetahuan atau bukti pasti untuk mengetahui apakah Tuhan benar-benar ada atau tidak? Secara teologis atau psikologis, ketidakmampuan merasakan keberadaan Tuhan sering dikaitkan dengan:Kesesatan berpikir. Terlalu mengedepankan akal dan filsafat daripada iman.Hawa nafsu atau kesombongan: Menolak mengakui kekuasaan yang lebih tinggi.Stres dan tekanan: Kekosongan batin akibat beban hidup yang tidak teratasi.
Di Indonesia sudah ada aliran agnostik ateis ini malah ada yang awalnya dari beragama Kristen. Terutama untuk anak-anak di masa depan jangan sampai meninggalkan Tuhan seiring kemajuan zaman, jangan terkikis oleh kemajuan pengetahuan. Oleh sebab itu kita harus menjadi Kristen yang mengalami Tuhan agar aliran kepercayaan apapun terbantahkan karena kita mengalami sendiri keberadaan Tuhan. Sebab Tuhan hidup didalam kita.
1 Korintus 13:9
Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.
Ingatlah bahwa pengetahuan akan lenyap, nubuat angka akan berakhir dan yang tersisa hanya kasih, oleh sebab itu jangan bangga dengan pengetahuan atau nubuat, hanya kasih yang akan tetap, karena itu penting bagi kita untuk menerapkan kasih yang Tuhan Yesus ajarkan dalam hidup kita sehari-hari.
Yakobus 5:11
Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.
1 Korintus 13:13
Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.
Adanya para apologet Kristen membuat kita semakin mengerti kekristenan dan lebih mendalami isi Alkitab yang selama ini sangat malas dibaca apalagi dipelajari. Cari dan lihat semua yang berguna atau menambah pengetahuan tentang kekristenan atau kasih yang Tuhan Yesus ajarkan, kemudian lakukan
1 Kolose 2:3
sebab di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.
1 Korintus 13:2
Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.
Jadilah orang Kristen yang bertumbuh dan berbuah dengan rajin membaca alkitab, merenungkannya dan melakukannya, bisa juga bergabung dengan komunitas Kristen, sehingga tidak mudah terpengaruh hal-hal diluar kekristenan. Kita akan berbuah dan menjadi saksi Tuhan dimanapun kita berada senantiasa memuliakan nama Tuhan
Kolose 1:10
sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah,
Merasakan hadirat Tuhan dapat dilakukan dengan membangun keintim-an melalui doa yang jujur, menyembah dengan sungguh-sungguh, merenungkan Firman, dan hidup dalam ketaatan setiap hari.
Doa kami: Tuhan kami bangga menjadi hamba Tuhan, kami mau jadi saksiMu dimanapun.amin
Tuhan Yesus memberkati (yl)
Note : God's not dead