Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 05.40 under


Ada kuasa dalam perkataan 
Yakobus 3:10
dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi. 

Banyak orang secara sadar atau tidak melukai hati atau perasaan orang lain melalui perkataan yang keluar dari mulut entah dengan kata-kata kasar atau tajam. Kalau kata-kata kasar sudah pasti orang tersebut sadar jika perkataan nya pasti akan menyakiti orang yang mendengarnya, namun perkataan yang tajam seringkali orang yang melakukannya tidak sadar bahwa perkataan nya sudah menyakiti hati dan perasaan pendengarnya. Saya pernah mengalami ini dulu setiap orang tersebut mengatakan suatu kalimat membuat saya sedih sampai menangis karena kata-katanya yang menusuk walau bukan kata-kata kasar tetapi membuat sakit hati kesannya tidak perduli, memang kenyataan atau karena merasa lebih dari yang lain (sombong). Sebagai contoh ketika orang tua tiba-tiba masuk rumah sakit keluar perkataan "........semua orang akan mati" dalam kondisi cemas mendengar ini saya menangis. Memang benar apa yang dikatakan namun bukanbdisaat yang tepat. Ada lagi saat butuh biaya untuk sekolah anak ..."Kalau nggak punya uang banyak nggak usah sekolahkan anak...". Dan beberapa kejadian lain yang juga perkataannya menusuk sehingga membuat saya meneteskan air mata setiap mendengarnya.
Perkataan kita punya pengaruh baik atau buruk bagi yang mendengarnya. Oleh sebab itu kita harus menjaga perkataan kita agar tidak menyakiti orang yang mendengarnya. Mungkin ada yang bilang kenyataan memang pahit tetapi tetap kita harus bijaksana jangan seenaknya bicara. Kita adalah ciptaanNya yang berakal budi yaitu yang punya hati atau perasaan atau nurani berbeda dengan ciptaanNya yang lain, makanya harus berbeda dalam perlakuan atau perbuatan lebih beradab untuk itu kita harus menjaga perbuatan dan perkataan kita. Kenyataan memang harus disampaikan namun tetap harus menjaga situasi dan kondisi serta perasaan orang yang akan diajak bicara. Jangan menimbulkan sakit hati atau kemarahan.

Pengaruh perkataan sangat besar, sebagai contoh ketika Adam mendengarkan perkataan Hawa istrinya untuk memakan buah pohon pengetahuan akibatnya jatuh dalam dosa, dikutuk dan diusir dari taman Eden.
Kejadian 3:17
Lalu firman-Nya kepada manusia itu: "Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:  

Ketika Abraham mendengarkan perkataan istrinya Sarah untuk menghampiri Hagar hambanya akibatnya hingga sekarang terjadi permusuhan.
Kejadian 16:2
Berkatalah Sarai kepada Abram: "Engkau tahu, TUHAN tidak memberi aku melahirkan anak. Karena itu baiklah hampiri hambaku itu; mungkin oleh dialah aku dapat memperoleh seorang anak." Dan Abram mendengarkan perkataan Sarai.

Ada kuasa dalam perkataan, perkataan bisa menghasilkan kutuk atau berkat, karena itu berhati-hatilah dalam berkata-kata. Yesus dengan perkataan Nya pernah mengusir setan dan membuat tenang angin dan badai itulah kuasa dari perkataan  Pakai perkataan kita untuk memberkati orang lain 
Lukas 4:35 
Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!" Dan setan itu pun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya.
Markus 4:39
Ia pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali. 

Perkataan yang baik bisa menenangkan hati seperti Yusuf saat bertemu kembali dengan saudara-saudaranya yang takut dan kuatir Yusuf balas dendam karena sudah berbuat jahat kepadanya.
Kejadian 50:21
Jadi janganlah takut, aku akan menanggung makanmu dan makan anak-anakmu juga." Demikianlah ia menghiburkan mereka dan menenangkan hati mereka dengan perkataannya.

Jika orang tidak menyukai atau memusuhi kita biasanya apa yang dilakukannya baik lewat perkataan atau perbuatan ingin selalu menyakiti hati kita namun Tuhan mengajarkan kita untuk mengasihi yaitu dengan tidak membalas jahat dengan jahat tetapi dengan kebaikan. 
Matius 5:44
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
Roma 12:17
Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! 

Perkataan yang salah yang menyakiti adalah dosa yang seringkali tidak disadari.
Kita harus menjaga perkataan sebab FirmanNya mengajarkan semua yang benar yang manis yang sedap didengar berarti perkatakan yang baik yang menenangkan itu yang harus dilakukan
Filipi 4:8
Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. 

Doa kami : Ya Bapa ampuni kami yang masih menyakiti hati orang dengan perkataan dan belum bisa menahan dan mengatur perkataan dengan baik sesuai Kehendak-Mu. Kami mau belajar memperkatakan yang baik memakai kuasa perkataan dari mulut kami untuk menjadi berkat dan bukan kutuk amin

Tuhan Yesus memberkati (yl)

-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin