MENGALAH
1 Korintus 6:7 Adanya saja perkara di antara kamu yang seorang terhadap yang lain telah merupakan kekalahan bagi kamu. Mengapa kamu tidak lebih suka menderita ketidakadilan? Mengapakah kamu tidak lebih suka dirugikan?
Banyak perdebatan yang berakhir dengan perkelahian saling memaki bahkan ada yang berakhir dengan saling bunuh. Penyebab utama nya adalah tidak mau kalah atau dikalahkan, orang yang berseteru atau berdebat selalu ingin menang (manusia cenderung merasa paling benar) dan tidak mau dikalahkan atau mengalah. Rasul Paulus mengingatkan bahwa dengan berseteru saja sudah merupakan kekalahan, kita cenderung mau menang sendiri tidak mau mengalah atau tidak mau rugi atau dirugikan. Mengalah bukan berarti salah, lemah atau kalah tetapi lebih dari menghindari kesalahan yang lebih fatal sehingga timbul dosa.
Kejadian 4:7
Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya."
Sebagai contoh seseorang yang lagi antri biasanya marah jika ada yang curang baik sengaja atau tidak, atau ketika sedang mengendarai kendaraan tiba-tiba disalib (didahului) kendaraan lain atau sampai tersenggol kendaraannya langsung marah atau tidak terima dan keluar makian (kata-kata kotor/kebun binatang/sumpah serapah) tidak mau dirugikan tetapi malah menderita kerugian karena sudah berbuat dosa dengan perkataan dan perbuatan nya yang tidak berkenan kepada Tuhan, ini kerugian yang lebih besar karena melanggar perintah Tuhan yaitu membalas kejahatan dengan kejahatan.
1 Petrus 3:9
dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat. Sebab:
Mengalah memang tidak mudah apalagi bagi mereka yang mempunyai kelebihan. Kesombongan adalah sifat yang memicu orang untuk tidak mau mengalah. Jika kita mau mengalah atau dirugikan, maka tidak timbul persoalan. Ketidakadilan sering terjadi di dunia ini dan kita tidak bisa menegakkan atau meluruskan dengan melawan atau berperang karena hanya akan memperuncing sebaliknya kita diajarkan untuk mengalah agar tidak terjadi keributan yang bisa berakibat dosa. Marah boleh tetapi jangan sampai berbuat dosa
Mazmur 4:4
(4-5) Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa; berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah diam. Sela
1 Petrus 2:20
Sebab dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena kamu berbuat dosa? Tetapi jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu harus menderita, maka itu adalah kasih karunia pada Allah.
Doa kami : Tuhan kami mau belajar bersabar menunggu, mau mengalah, mau dirugikan karena kebenaran. Amin
Tuhan Yesus memberkati (yl)