Perduli Apa kata Tuhan
Lukas 1:38
Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
Hidup kita bukan dari apa kata orang, tidak perlu kita ikuti, biarkan saja, kita akan lelah jika melakukan apa kata orang, karena kita tidak bisa menyenangkan semua orang. Banyak orang tersiksa hidupnya bahkan ada yang tidak menyadari jika hidupnya selama ini mengikuti apa kata orang yaitu mereka yang gengsi atau malu jika harga dirinya direndahkan. Yesus adalah Tuhan mau menjadi manusia, dihina, disiksa dan disalib untuk menyelamatkan orang berdosa..
Disaat kamu miskin, orang akan berkata kamu pemalas. Disaat kamu kaya, orang akan berkata kamu sombong dan pelit. Kamu baik dikatain pura pura baik. Kamu tidak perduli dikatain jahat terus apalagi ? Sekarang bisa berbalik orang yang berbuat baik bisa menjadi tersangka.
Miskin, kaya, cantik, jelek, baik, jahat, omongan orang pasti ada, itulah hidup. Teruslah baik sampai akhir. Biarkan saja selama kamu tidak mengganggu hidup orang lain. Jangan juga sibuk ingin klarifikasi atas kesalahpahaman orang akan kita, yang penting adalah Tuhan yang maha segalanya mengetahui apa yang kita lakukan. Tuhan yang akan membela kita.
Kita tidak ditakdirkan untuk disukai semua orang. Yang benci biarkan saja, jangan berusaha meyakinkannya karena dia akan tetap lebih yakin dengan kebenciannya. Jangan menyelidiki orang lain, perbaiki salahmu. Karena kelak kau akan ditanya Allah tentang dirimu sendiri, bukan tentang orang lain. Lebih baik koreksi diri sendiri daripada sibuk berkomentar urusan orang lain.
Selagi masih hidup didunia lakukanlah yang terbaik. Karena hidup kita tidak tergantung dari apa kata manusia, tetapi hidup kita ditentukan oleh apa kata Tuhan. Orang bisa berkata apapun tentang kita, tapi percayalah perkataan orang tidak akan mengubah berkat Tuhan untuk kita. Ikuti perkataan Tuhan yang bisa mengubah kutuk menjadi berkat
Yohanes 2:5
Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!"
Ulangan 23:5
Tetapi TUHAN, Allahmu, tidak mau mendengarkan Bileam dan TUHAN, Allahmu, telah mengubah kutuk itu menjadi berkat bagimu, karena TUHAN, Allahmu, mengasihi engkau.
Hidup kita tidak bisa lepas dari omongan orang. Jangan pedulikan kata orang, dan terus lanjutkan kehidupanmu. Lanjutkan perbuatan baikmu, jangan hiraukan orang berkata apa. Dengarkan dan patuhi apa kata Tuhan itu yang harus kita lakukan sebagai pengikut Tuhan Yesus. Seperti Maria melakukan yang terbaik yaitu mendengarkan perkataan Tuhan, bukan berarti yang dilakukan Martha tidak baik tetap baik melayani Tuhan dan yang terbaik menuruti atau mendengarkan apa kata Tuhan.
Lukas 10:39
Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,
Lukas 10:42
tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."
Doa kami : Terimakasih Tuhan Yesus, kembali kami diingatkan untuk hanya perduli apa kata Tuhan dan tidak perlu memusingkan apa kata orang, melakukan perintahMu itu yang terbaik.amin
Tuhan Yesus memberkati (yl)
Iya benar.
Selamat kita bersinggungan dgn orang lain, maka tdk terelakan dari penilaian orang.
Siapapun kita, akan jadi orang yg dilihat, dinilai dan disuarakan orang.
Apakah suara itu langsung kita dengar ditujukan ke kita atau disuarakan kepada orang lain.
Tapi pilihan ada pada kita, dengar kata orang, kata dunia atau kita mau dengar kata Tuhan.
Kami keluarga putuskan pilih dengar kata Tuhan.
Itulah yg membuat kami sejahtera jalani hidup.
Memang sekarang ini kami bergumul, belum seperti orang lain yg kelimpahan.
Tapi buat kami, cukup makan minum, kebutuhan anak dalam pendidikan mereka, itu cukup buat kami, sekalipun kami harus kerja melebihi waktu dan tenaga ekstra.
Yang penting kami hidup cocok dgn kehendakNya.
Haleluya
Amin