Duri dalam daging
2 Korintus 12:7Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena penyataan-penyataan yang luar biasa itu, maka aku diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu seorang utusan Iblis untuk menggocoh aku, supaya aku jangan meninggikan diri.
Kesombongan adalah dosa yang seringkali tidak disadari namun banyak dilakukan terutama bagi orang-orang yang mempunyai kelebihan dari orang lain, jika sesuatu yang luar biasa terjadi, biasanya akan menyadarkan mereka yang sombong. Penderitaan atau masalah datang membuat manusia sadar bahwa masih ada kelemahan kita, tidak ada orang yang tidak mengalami masalah, manusia perlu Tuhan dalam hidupnya. Paulus mengalami ada duri dalam dagingnya supaya tidak meninggikan dirinya.
Pernahkah kita mengalami ada duri dalam daging? Secara fisik saya pernah merasakan duri masuk dibawah kulit, sakit sekali jika duri tersebut tidak dikeluarkan, didaerah saya namanya kemasukan suban, kita bisa demam jika tidak segera diatasi (dikeluarkan durinya), dan untuk mengeluarkan durinya kulit luarnya harus dibuka/disobek. Istilah duri dalam daging bisa diartikan penderitaan karena sesuatu yang kecil namun bisa berdampak besar pada kehidupan jika tidak dibuang, dan untuk membuangnya perlu pengorbanan, oleh sebab itu jangan meremehkan atau menganggap rendah sesuatu yang kecil karena bisa menyebabkan kerusakan atau kesakitan seluruhnya atau berakibat besar.
Mujizat terjadi bukan berarti masalahmu hilang, kekuatan dalam menjalani hari-hari yang berat dalam hidup adalah mujizat. Mampu mengadakan mujizat bukan juga berarti engkau suci dan layak dihadapan Tuhan. Tetapi karena Karunia roh mujizat bisa terjadi dan karunia roh adalah ibarat daun, yang penting adalah buah roh karena merupakan paspor kita ke sorga, jadi hasilkanlah buah-buah roh. Sebab dari buahnya kita dikenal.
Matius 7:22
Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
Matius 7:19, 21
Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
Seorang Paulus bisa mengalami atau menerima duri dalam daging untuk mengingatkan atau membentuk karakter yang lebih baik, demikian juga dengan kita harus mau dibentuk Tuhan meskipun harus menderita karenanya seperti duri dalam daging tetapi tetap percaya dan bersyukur.
Doa kami : Bapa didalam nama Tuhan Yesus Kristus, sekalipun ada duri dalam daging kutetap percaya dan mengucap syukur
Tuhan Yesus memberkati (yl)
Sepertinya ungkapan Paulus yg adalah pengalaman hidupnya, merupakan kebenaran Tuhan, bahwa setiap orang percaya diberi duri dalam daging. Hal itu agar menjadi alarm, warning, filter, atau apa sebutannya, demi menjaga hidup kita murni, benar, dan tidak keluar dari kehendak Tuhan.
Seringkali, dlm rancangan Tuhan, kita sebagai alatNya, maka Dia berkuasa melindungi dan menjaga kita sesuai dgn hikmat dan caraNya.
Paulus diberi duri agar TDK banggakan apapun dalam dirinya.
Itulah tujuan mulia yg Tuhan berikan bagi Paulus.
Mari kita berdoa minta Tuhan nyatakan apa duri yg Tuhan Taru pada kita, sehingga itu menjadi pengingat kita agar selalu selaras dgn kehendakNya, dan bukan kita tolak dan berusaha singkirkan duri itu.
Haleluya.
Mari jadi anak2 Tuhan yg taat, taat dan taat, matikan diri kita dlm kemuliaan pribadi, dan hanya hidup MEMULIAKAN Tuhan.
Amin