Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 07.42 under
Shallom....
Mencabut akar kepahitan
Efesus 4:31
Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.

Awalnya kemarahan, jika dibiarkan akan menjadi kebencian jika disimpan akan menjadi dendam yang makin lama berakar menjadi kepahitan. Tumbuhan jika sudah berakar akan menjadi kuat, demikian juga dengan kemarahan yang bertumbuh dan berakar menjadi kepahitan, akan sangat susah dicabut sehingga menimbulkan berbagai masalah yang buruk. 
Ibrani 12:15
Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.
Banyak orang yang tidak menyadari dan telah menyimpan sampah busuk didalam hati dan pikirannya sehingga membuatnya sering sakit kepala dan mudah tersinggung, mudah marah, hal ini adalah salah satu ciri orang yang mempunyai akar kepahitan. Jika teringat atau bersinggungan dengan sesuatu hal timbul kemarahan atau menghindar. Misalnya kita pernah bekerja dengan seseorang yang telah mengecewakan kita sebab tidak menepati janjinya atau tidak sesuai. Akhirnya kita menyimpan sakit hati  dan jika dibiarkan, maka ketika disinggung mengenai ini hati terasa panas atau tidak mau bertemu bahkan tidak mau mendengar namanya disebut adalah ciri akar kepahitan. Hendaklah kita cabut akar kepahitan tersebut, memang tidak mudah akan tetapi bisa, supaya kita tidak kehilangan damai sukacita. 

Bagaimana cara kita mencabut akar kepahitan? Dengan pengampunan, tidak hanya diucapkan dimulut, tetapi dibuang dan dibersihkan dari hati dan pikiran dengan tidak mengingatnya lagi. Mohon kepada Tuhan agar bisa mengampuni orang yang sudah menyakiti. Jangan biarkan akar kepahitan menggerogoti hati dan pikiran kita.
Pengampunan tidak hanya sekali kita lakukan, tetapi berkali-kali setiap kita teringat akan peristiwa atau orang yang sudah menyakiti kita. Tuhan Yesus mengajarkan untuk tidak terbatas dalam mengampuni (Matius 18:22
Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.
Lukas 17:4
Bahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata: Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia.")
Pernah melihat atau mendengar tentang susahnya seorang dokter gigi mencabut gigi dan seringkali akarnya tertinggal sehingga harus dilakukan operasi kecil, begitu juga dengan akar kepahitan harus benar-benar bersih, bahkan kalau perlu harus melewati operasi untuk membuangnya. Lakukan pengampunan setiap hari dan setiap teringat akan peristiwa atau orang yang menyakitimu, percayalah dengan pertolongan Tuhan kita bisa merubah kebencian dengan kasih, damai dan sukacita.

Saudaraku mari kita isi hati dan pikiran kita dengan kasih, sukacita, dan semua yang baik, yang positif, yang menyenangkan hati menguasai hidup kita yang singkat ini, jangan sia-siakan waktumu dengan hal yang tidak berguna. 
(Filipi 4:8
Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. )

Doa kami : Tuhan kami mau mengampuni dan mencabut akar kepahitan kepada orang yang menyakiti kami. Berikan kami kemampuan untuk melakukannya, kiranya kasih karunia berkat rahmatMu mengalir dihati dan pikiran kami.amin

Tuhan Yesus memberkati (yl)


0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin