Shallom...
JANGAN LENGAH
Nats Bacaan : Lukas 8 : 4 – 15
Inilah arti perumpamaan itu :
Benih ialah Firman Allah. Benih yang jatuh dipingir jalan itu ialah orang yang mendengar firman, kemudian datanglah iblis lalu mengambil Firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan. (Lukas 8:11-12).
Membaca ayat Firman Tuhan diatas, sering kali terjadi kepada anak anak Tuhan mereka datang beribadah dengan setia menyembah Tuhan dengan sungguh sungguh membangun tahta penyembahan yang kudus menyembah dalam roh dan kebenaran menyenangkan Hati Tuhan tindakan ini adalah tindakan yang sangat benar dan saat itu tentunya tidak akan ada space atau sisi yang terbuka untuk iblis masuk karena tubuh jiwa dan roh kita sedang dipenuhi oleh hadirat Tuhan sehingga dipenuhi oleh damai sejahtera Allah.
Namun saat Firman Allah (akan/sedang) disampaikan sijahat akan mencari cara liciknya agar kita lengah atau tidak fokus mendengar Firman Allah karena dia Tahu Firman Allah adalah kebenaran dan kebenaran itu yang akan memerdekakan dan menuntun kita berjalan sesuai kehendak Tuhan. Tanpa kita sadari mungkin pernah / sering terjadi saat kita mulai mendengarkan Firman Tuhan yang disampaikan, tiba-tiba timbul rasa mengantuk, atau tiba-tiba teringat/terlintas kejadian/peristiwa yang baru terjadi atau dimasa lalu, kalau ibu-ibu tiba-tiba kawatir kompor sudah dimatikan atau belum, atau tiba-tiba tangan kita meraih ponsel menjawab chatingan wa dan lain sebagainya yang membuat kita tidak fokus dan lengah.
Segala sesuatu yang menghambat untuk Firman Tuhan yang disampaikan, didengar dan masuk kedalam hati dan pikiran kita tentunya dari sijahat, mari jadikan hidup kita (tubuh, jiwa dan roh) menjadi TANAH yang baik, sehingga benih yang jatuh ditanah yang baik yaitu orang yang setelah mendengar Firman itu menyimpannya dalam hati, melakukan dan mengeluarkan buah dalam ketekunan
Lukas 8:15
Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan."
Mari saudaraku kita tetap menjaga kewaspadaan kepekaan hati dan pikiran kita untuk tidak lengah dan tetap fokus kepada Tuhan.
Mendahulukan Tuhan dalam setiap langkah (awal) kehidupan kita.
Merenungkan Firman Tuhan yang akan menjadi rambu dan penuntun arah langkah hidup kita.
Tetap jaga hati dan pikiran kita untuk selalu kudus.
Selamat menikmati hadirat Tuhan.....
Doa kami : Tuhan jadikan hati dan pikiran kami untuk selalu menjadi tanah yang baik utk menerima dan melakukan Firman Tuhan. Amin
Tuhan Yesus memberkati. [sim]
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.