"Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian !" (Wahyu
22:21)
Dalam nas tersebut diatas, yang juga merupakan salah satu dari ayat-ayat terakhir/penutup dalam Alkitab (Wahyu 22:18-21) dikatakan : Kasih karunia (dalam bahas ingrisnya versi KJV: Grace = kebaikkan, kebajikan/belas kasihan , pengampunan, anugerah, berkat) Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian!
Mengapa Kasih karunia Allah sangat penting bagi jemaat mula-mula dan juga bagi kita saat ini ?
Kasih karunia adalah kebaikan hati Allah yang tanpa pamrih. Walaupun kita adalah orang-orang berdosa yang sebenarnya harus dihukum, tetapi Allah dalam Yesus Kristus memandang kita dengan kasihNya dan belas kasihanNya, sehingga Ia memberikan pengampunan kepada kita yang percaya kepadaNya. Kemudian kasih karunia Allah juga berarti kuasa Allah yang memberikan berkat & kekuatan. Artinya kasih karuniaNya bukan saja hanya membuat kita diterima sebagai anggota keluarga Allah, tetapi juga memberikan apa yang kita perlukan untuk hidup dalam menjalani kehidupan mengikuti teladan Tuhan Yesus. (2 Petrus 1:3)
Sesuai dengan pesan-pesan Tuhan dalam Alkitab, ada dua ayat yang menunjukan aspek kasih karunia dari Allah yang ada dalam setiap orang percaya kepada Tuhan Yesus yaitu:
Pertama, Kebaikan Allah yang tanpa pamrih. Dalam kitab Efesus 2 : 8-9 dikatakan : Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman, itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
Jika keselamatan tergantung pada kemampuan dan kekuatan manusia, maka semua manusia akan binasa, sebab tidak ada seorang pun yang bisa mencapai standar kesempurnaan Allah. Tetapi karena keselamatan itu adalah oleh kasih karunia Allah, maka setiap orang memiliki harapan untuk terbebas dari hukuman kekal. Kebenaran inilah yang bisa membuat manusia sadar dan tidak menjadi sombong.
Kedua, Kekuatan Allah yang memberi kekuatan. Dalam kitab 2 Korintus 2:1 dikatakan : Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus.
Keselamatan bukan saja pemberian Allah tanpa pamrih, tetapi juga adalah kekuatan Allah yang dinyatakan, sebab hanya dengan demikian hidup kita dapat diubahkan dan dapat tetap teguh percaya kepada Tuhan sampai kesudahannya. Oleh kasih karunia Allah dalam Kristus Yesus, kita yang tadinya hamba dosa, sekarang menjadi hamba kebenaran; kita yang tadinya adalah seteru Allah, sekarang didamaikan dengan Allah oleh kematian Yesus Kristus anakNya; kita yang seharusnya binasa, sekarang beroleh hidup yg kekal.
Pesan Firman Tuhan hari ini adalah untuk menyadarkan kita bahwa yang perlu kita syukuri dan hargai dalam segala keadaan hidup kita sebagai pengikut Yesus adalah kasih karunia Allah. Kasih karunialah yang membuat kita bertumbuh dan menjadi kuat dalam menghadapi segala sesuatu dan tidak goyah imannya sampai akhir hidup kita. (2 Korintus 12:9-10)
Dalam nas tersebut diatas, yang juga merupakan salah satu dari ayat-ayat terakhir/penutup dalam Alkitab (Wahyu 22:18-21) dikatakan : Kasih karunia (dalam bahas ingrisnya versi KJV: Grace = kebaikkan, kebajikan/belas kasihan , pengampunan, anugerah, berkat) Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian!
Mengapa Kasih karunia Allah sangat penting bagi jemaat mula-mula dan juga bagi kita saat ini ?
Kasih karunia adalah kebaikan hati Allah yang tanpa pamrih. Walaupun kita adalah orang-orang berdosa yang sebenarnya harus dihukum, tetapi Allah dalam Yesus Kristus memandang kita dengan kasihNya dan belas kasihanNya, sehingga Ia memberikan pengampunan kepada kita yang percaya kepadaNya. Kemudian kasih karunia Allah juga berarti kuasa Allah yang memberikan berkat & kekuatan. Artinya kasih karuniaNya bukan saja hanya membuat kita diterima sebagai anggota keluarga Allah, tetapi juga memberikan apa yang kita perlukan untuk hidup dalam menjalani kehidupan mengikuti teladan Tuhan Yesus. (2 Petrus 1:3)
Sesuai dengan pesan-pesan Tuhan dalam Alkitab, ada dua ayat yang menunjukan aspek kasih karunia dari Allah yang ada dalam setiap orang percaya kepada Tuhan Yesus yaitu:
Pertama, Kebaikan Allah yang tanpa pamrih. Dalam kitab Efesus 2 : 8-9 dikatakan : Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman, itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
Jika keselamatan tergantung pada kemampuan dan kekuatan manusia, maka semua manusia akan binasa, sebab tidak ada seorang pun yang bisa mencapai standar kesempurnaan Allah. Tetapi karena keselamatan itu adalah oleh kasih karunia Allah, maka setiap orang memiliki harapan untuk terbebas dari hukuman kekal. Kebenaran inilah yang bisa membuat manusia sadar dan tidak menjadi sombong.
Kedua, Kekuatan Allah yang memberi kekuatan. Dalam kitab 2 Korintus 2:1 dikatakan : Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus.
Keselamatan bukan saja pemberian Allah tanpa pamrih, tetapi juga adalah kekuatan Allah yang dinyatakan, sebab hanya dengan demikian hidup kita dapat diubahkan dan dapat tetap teguh percaya kepada Tuhan sampai kesudahannya. Oleh kasih karunia Allah dalam Kristus Yesus, kita yang tadinya hamba dosa, sekarang menjadi hamba kebenaran; kita yang tadinya adalah seteru Allah, sekarang didamaikan dengan Allah oleh kematian Yesus Kristus anakNya; kita yang seharusnya binasa, sekarang beroleh hidup yg kekal.
Pesan Firman Tuhan hari ini adalah untuk menyadarkan kita bahwa yang perlu kita syukuri dan hargai dalam segala keadaan hidup kita sebagai pengikut Yesus adalah kasih karunia Allah. Kasih karunialah yang membuat kita bertumbuh dan menjadi kuat dalam menghadapi segala sesuatu dan tidak goyah imannya sampai akhir hidup kita. (2 Korintus 12:9-10)
Doa kami :
Terima kasih Tuhan Yesus atas setiap anugerah dan kasih karuniaMu yang telah kami nikmati, sehingga kami dapat tetap teguh dalam iman percaya kepadaMu sampai akhirnya. Amin
Terima kasih Tuhan Yesus atas setiap anugerah dan kasih karuniaMu yang telah kami nikmati, sehingga kami dapat tetap teguh dalam iman percaya kepadaMu sampai akhirnya. Amin

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.