“Siapakah dapat berkata: “Aku telah
membersihkan hatiku, aku tahir dari pada dosaku?” (Amsal 20:9)
Berbicara tentang masalah tubuh jasmani, kita
tahu bahwa tidak seorang pun yg dapat bersih dari dirinya sendiri. Coba kita
pikirkan, ketika tubuh kita berlumuran lumpur becampur minyak, dapatkah tubuh
kita bersih dengan sendirinya? Tentu tidak! Tubuh kita bersih karena air bersih
dan sabun & lap/handuk yg bersih yg kita pakai untuk membersihkannya.
Artinya, tubuh jasmani seseorang bersih, itu karena ada sesuatu yg bersih dari luar
diri kita yang menjadikan kita bersih.
Kalu noda kotor yang ada pada tubuh jasmani
kita saja, tidak sanggup kita bersihkan oleh
diri kita sendiri, apalagi dengan noda dosa yg ada dalam hati kita?
Konon, Raja Salomo pernah berkata pada
rakyatnya, “Siapakah dapat berkata: ‘Aku telah membersihkan hatiku, aku tahir
dari pada dosaku?” Seluruh rakyat terdiam, membisu, sebab tidak seorang pun
dapat bersih dari dosanya.
Dosa itu membuat kita kotor, jijik, hina, dan
tercela di hadapan Allah. Dosa itu tidak hanya mengotori dan menodai tubuh
kita, tetapi juga hati kita, pikiran kita, keinginan, penglihatan, ucapan, dan
pendengaran kita. Sebetulnya kalau kita mau jujur terhadap diri kita sendiri, semua
yang ada dalam hidup kita, telah kotor karena dosa. Ketika seseorang mengatakan
bahwa dia dapat membersihkan dirinya dari dosa, sesungguhnya dia sedang
menambahkan noda dosa dalam dirinya. Ibaratnya seperti “Sapu yang kotor tidak akan dapat membersihkan
lantai yang kotor, yang ada akan semakin kotor”.
Karena hanya yang bersih saja, yang dapat
membersihkan yang kotor. Oleh Hikmat Tuhan, rasul Paulus mengatakan kepada
jemaat di Roma: “Semua orang telah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan
Allah”. (Roma 3:23) Hanya Yesus sebagai manusia yang bersih, tanpa dosa dan
noda. Hanya Dia yang sanggup dan mau membersihkan kita dari dosa. Yesuslah
satu-satunya yang dapat mentahirkan kita dari dosa. Sebab kita umatNya tahu,
bahwa kita telah ditebus dari cara hidup kita yg sia-sia (penuh dg dosa dan kesalahan)
yg kita warisi dari nenek moyang kita itu bukan dg dengan barang fana, bukan
pula dg perak atau emas, melainkan oleh darah Kristus Yesus yg mahal, yaitu
darah Kristus yg sama seperti darah anak domba yg tak bernoda dan bercacat. (1 Petrus 1:18-19 dan Wahyu 1:5-6)
Pertanyaannya
setelah kita tahir, apa yg akan terjadi apabila kita jatuh dalam dosa
dan kesalahan lagi? Jika itu yg terjadi, maka kita harus sesegera mungkin
datang kembali kepada Tuhan, bertobat dan minta ampun kepadaNya, agar kita kita
tidak binasa. Dan dengan bantuan Roh Kudus berusahalah sekuat tenaga seumur
hidup kita agar kita selalu dapat hidup dalam pertobatan. (Filipi 2:12-15) Kita
perlu menjaga hati, pikiran, perkataan dan perbuatan kita sesuai dengan Firman
Tuhan atau hidup menuruti firman Tuhan. (Mazmur 119 : 9) Menuruti firman Tuhan
artinya kita membacanya, merenungkannya dan melakukannya setiap hari.
Doa kami :
Tuhan Yesus, bersihkanlah hati kami dari segala bentuk dosa & kesalahan oleh darahMu yg sama seperti darah anak domba Allah yg tak bernoda dan bercacat ,dan tolonglah kami agar dapat menjaganya dg hidup menuruti firmanMu. Amin
Tuhan Yesus, bersihkanlah hati kami dari segala bentuk dosa & kesalahan oleh darahMu yg sama seperti darah anak domba Allah yg tak bernoda dan bercacat ,dan tolonglah kami agar dapat menjaganya dg hidup menuruti firmanMu. Amin

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.