“Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan
tidak akan puas dengan penghasilannya. Ini pun sia-sia”. (Pengkhotbah 5:9)
Pada dasarnya manusia
tidak ada yang puas dengan semua yang sudah didapatkan atau dicapainya selama
hidupnya. Misalnya ketika baru selesai lulus sarjana S1, masih mau lanjut
ke S2, dan S3 dst. Walau sudah punya mobil 1 masih ingin beli mobil lagi, walau
sudah punya beberapa perusahaan masih ingin tambah lagi, sudah punya banyak uang ingin punya lebih banyak uang lagi dst.
Kenyataan ini
membuktikan bahwa manusia tidak pernah puas dengan apa yang sudah dia peroleh
selalu kepingin lebih lagi. Tidak ada yang salah dengan hal ini, sebagai
orang yang ingin maju , maka kita jangan cepat merasa puas pada apa yang sudah
kita dapatkan, hanya saja ada batasnya. Karena kalau tidak dibatasi, maka
segala sesuatu yang berlebih itu tidak baik/ Dan jika ketidakpuasan kita
membuat kita tidak perduli dengan yang lain dan menjadikan kita sombong, egois,
apa gunanya? Dan juga dengan bertambahnya
harta , bertambah pula orang-orang yg menghabiskannya, dan apakah
keuntungan pemiliknya selain melihatnya
saja. (Pengkhotbah 5:10)
Hidup perlu
keseimbangan, setiap kelebihan, pasti juga ada kekurangan. Seperti istilah “di
atas langit masih ada langit”, demikian juga halnya dengan kita, selalu
masih ada orang yang lebih dari kita. Jikalau kita ikuti maka tidak akan ada
habisnya dan tidak akan puas. Disaat sudah cukup artinya sesuai kemampuan
(tidak hanya bicara materi saja, tapi dari segala aspek), ya sudah berhenti
saja.
Sebab hidup kita
tidak hanya untuk diri kita, tetapi juga agar berguna bagi orang lain. Itulah
gunanya kita diciptakan, yakni untuk
berguna tidak hanya bagi diri kita, keluarga kita, teman dan saudara kita, tetapi
juga bagi orang lain/sesama.
Baru-baru ini ada
berita tentang pengorbanan seorang petugas menara di Bandara di Palu yang
melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, walau ada gempa dia
selesaikan tugasnya sampai pesawat lepas landas, baru dia selamatkan diri
walaupun akhirnya harus menyerahkan nyawanya. Hidupnya walau masih muda, tetapi
sudah menjadi berkat bagi banyak orang yg berada dalam pesawat yg lepas landas
itu.
Ketidakpuasan timbul
karena :
Tidak bisa menerima keadaan,
Tidak mau meninggalkan zona nyaman,
Tidak bisa mensyukuri apa yang dipunyai,
atau Egois/ hanya memikirkan diri sendiri saja.
Oleh sebab itu kita harus bisa menerima keadaan kita, mau berubah, dan bersyukur atas apa yang kita punya dan tidak mementingkan diri sendiri.
Tidak bisa menerima keadaan,
Tidak mau meninggalkan zona nyaman,
Tidak bisa mensyukuri apa yang dipunyai,
atau Egois/ hanya memikirkan diri sendiri saja.
Oleh sebab itu kita harus bisa menerima keadaan kita, mau berubah, dan bersyukur atas apa yang kita punya dan tidak mementingkan diri sendiri.
Jika kita sudah puas,
maka kita akan mampu berbagi kepada para angota keluarga dan teman, rekan kerja
dan orang lain/sesama.
Bila ingin menjadi orang yang berguna,maka jadilah orang yang berguna bagi banyak orang. Tuhan ingin agar kita umatNya menjalankan misiNya, yakni: "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus," (Baca Matius 28:19) Agar mereka semua yg percaya dg pemberitaan Injil Kristus yg kita beritakan, mereka bisa beroleh hidup yg kekal.
Bila ingin menjadi orang yang berguna,maka jadilah orang yang berguna bagi banyak orang. Tuhan ingin agar kita umatNya menjalankan misiNya, yakni: "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus," (Baca Matius 28:19) Agar mereka semua yg percaya dg pemberitaan Injil Kristus yg kita beritakan, mereka bisa beroleh hidup yg kekal.
Dengan menjadi berkat
bagi sesama, maka hidup kita adalah sesuai dengan firmanNya, dengan
demikian nama Tuhan dimuliakan lewat hidup kita, dan banyak jiwa dimenangkan
bagi Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati kita semua dan salam damai sejahtera bagi kita semua dari Yuliane Hariyono seorang saudari kita seiman dalam Kristus, kawan sekerja Allah , yg tinggal jauh di luar pulau Jawa.
Tuhan Yesus memberkati kita semua dan salam damai sejahtera bagi kita semua dari Yuliane Hariyono seorang saudari kita seiman dalam Kristus, kawan sekerja Allah , yg tinggal jauh di luar pulau Jawa.
Doa kami:
Tuhan Yesus yg baik,penuhilah semua kami
umatMu dg kasihMu yg kekal, agar kami dapat semakin hari semakin mampu hidup
saling mengasihi dan saling tolong menolong sesuai dg firmanMu & kehendakMu.
Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.