“Karena itu sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihiNya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemah-lembutan dan kesabaran” (Kolose 3:12)
Sebagai orang-orang yang percaya kepada Tuhan, maka kita adalah orang-orang pilihanNya.
Untuk itu, marilah kita renungkan beberapa hal yang Tuhan inginkan didalam hubungan kita dengan anggota keluarga kita ataupun dengan sesama.
Dalam firman Tuhan tersebut diatas kita sebagai umat Tuhan diminta untuk mengenakan belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Bahkan firman Tuhan juga katakan bahwa kita diminta untuk mengampuni, mengasihi musuh kita atau orang yang bersalah kepada kita dan berdoa bagi orang itu. (Matius 5:44) Supaya dengan demikian kita menjadi anak-anak Allah dan menjadi sempurna seperti Bapa kita yang di sorga adalah sempurna. (Matius 5:45-48)
Ada kesaksian seorang umat Tuhan, dia mempunyai seorang anak laki-laki yang disekolahkannya di luar negri. Setelah dia lulus sekolah disana, diapun bekerja dan tinggal disana. Setelah sekian lamanya dia membujang, dan setelah sekian kalinya dijodohkan dengan berbagai calon pasangan hidup dari orang tuanya ataupun teman-temannya, namun semuanya ditolaknya.
Akhirnya ketika umurnya menjelang 36 tahun , dia memutuskan untuk menikah dengan seorang gadis idaman pilihannya sendiri yang juga tinggal di luar negri berbeda negara. Mereka merencanakan rencana pernikahannya sendiri dan membiayai pernikahannya sendiri dan lain-lain. Dan anak laki-laki itu hanya memberi-tahukan rencana pernikahannya secara global saja kepada orang tuanya, namun dia tidak memberitahukan acara pernikahannya dengan lebih jelas kepada orang tuanya.
Bahkan beberapa kali dia mencoba telpon kepada anaknya disana, namun tidak berhasil, tidak diangkat telponnya atau kadang-kadang juga telponnya sedang mati dan lain-lain. Sehingga akhirnya umat Tuhan ini salah paham, dia berpikir bahwa anaknya itu mengacuhkannya dan tidak menjawab pertanyaannya, marah dan merasa diremehkan oleh anaknya dan calon istrinya itu.
Namun ketika dia membaca Alkitab, dia membaca firman Tuhan tersebut diatas, bahwa dia sebagai umat pilihan Tuhan, dia diminta Tuhan agar mengenakan belas kasihan, kelemah lembutan dan kesabaran dan bahkan juga mengasihi dan berdoa bagi anaknya itu. (Kolose 3:12 dan Matius 5:44)
Meskipun dengan berat hati, pada hari Minggunya dalam ibadah di gereja, dia berdoa minta ampun kepada Tuhan dan meminta anugerah Tuhan untuk dapat mengasihi, mengampuni dan berdoa bagi anaknya itu dan memampukannya untuk mengenakan belas kasihan dan berlaku sabar terhadap anaknya itu.
Ternyata doanya itu dikabulkan Tuhan, setelah sepulangnya dari gereja, dia dan istrinya lalu secara iseng-iseng mencoba menelpon lagi anaknya itu, dan herannya ternyata kali ini anaknya mengangkat telponnya dan menjawabnya dengan gembira.
Ketika umat Tuhan ini bertanya tentang susunan acara pernikahannya, ternyata anaknya itu telah mempersiapkan susuan acaranya dengan lengkap yang ditulisnya dalam suatu website di computer dan dapat dibaca secara on-line oleh semua undangan resepsi pernikahannya. Dia juga mohon maaf dan mengatakan bahwa dia sangat sibuk dengan pekerjaan dikantornya selama beberapa bulan ini, banyak tugas keluar kota dan keluar negri, sehingga dia tidak sempat telpon kepada umat Tuhan ini.
Selain itu juga ada banyak sekali hal yang harus disiapkannya untuk rencana pernikahannya itu. Umat Tuhan ini dan istrinya pun merasa lega dan mereka bersyukur bahwa Tuhan telah menghindarkannya dari tindakan yang salah atau perkataan amarah kepada anaknya itu.
Terpujilah Tuhan, Ia adalah Bapa kita yang baik dan sempurna, Ia ingin agar kita anak-anakNya juga menjadi sempurna seperti diriNya.
Untuk itu dalam menghadapi setiap kesulitan apapun, kita harus memilih bersikap, berkata-kata dan bertindak seperti yang diinginkan Tuhan, didalam membina hubungan kita dengan para anggota keluarga kita dan sesama kita.
Doa kami :
Tuhan Yesus, tolonglah kami untuk dapat mengenakan belas kasihan ,kesabaran serta memampukan kami untuk mengampuni dan mendoakan mereka yang bersalah kepada kami. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.