
“Kata mereka seorang kepada yang lain: Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita ditengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab suci kepada kita “? (Lukas 24:32)
Marilah kita bahas salah satu makna tentang kebangkitan Tuhan bagi kita pengikutNya, melalui kesaksian dari seorang pendeta dalam khotbahnya pada suatu ibadah perayaan Paskah yang lalu :
Dia adalah salah seorang pemain basket tim nasional dan dia juga adalah seorang pengikut Tuhan, namun saat itu imannya kepada Tuhan masih belum bertumbuh. Maka ketika dia mengalami sakit pinggang, entah karena uratnya keseleo atau ada salah satu urat syarafnya yang kejepit atau ada tulangnya yang retak ; dia mau saja diajak oleh coachnya untuk pergi berobat ke seorang dukun ahli, yang katanya terkenal manjur dalam penyembuhan patah tulang, terkilir dan lain-lain.
Sekarang sebagai pendeta, dia mengakui betapa bodohnya dia ketika itu sudah mau berobat ke dukun, dan bukannya berobat ke dokter atau berdoa minta kesembuhan kepada Tuhan. Untuk sampai ke rumah dukun itu, yang terletak jauh diluar kota, mereka harus berkendaraan dan parkir mobilnya dipinggir jalan; lalu mereka masih harus melanjutkan perjalanannya dengan berjalan kaki sejauh beberapa kilometer sambil dia menahan sakit dipinggangnya.
Setelah bertemu dukun itu, lalu dukun itu berdoa sambil komat-kamit, lalu diambilnya segelas air sambil diludahinya air itu. Kemudian dukun itu berkata minum air ini, maka kamu akan sembuh, sambil punggungnya ditepuk-tepuk dan berkata sembuh…sembuh! Lalu si pemain basket itu disuruh sang dukun untuk coba berjongkok dan bangun beberapa kali. Dan dukun itu bertanya: Masih sakit pinggangmu ? Tidak, jawab si pemain basket itu. Dan merekapun pulang sambil dia membayar ongkosnya rp 300 ribu.
Namun setelah mereka berjalan kaki cukup jauh dan sampai di mobilnya, ternyata pinggangnya sakit lagi. Dia berkata kepada coachnya: Wah masih sakit lagi ? Kita dibohongi oleh si dukun itu nih. Apakah mau kembali lagi ? Tetapi karena pinggangnya sakit, dia malas untuk berjalan kaki lagi ke rumah si dukun tadi. Dia kecewa ternyata kesembuhan yang dialaminya itu hanya semu saja dan harus keluar biaya yang cukup banyak lagi.
Tetapi esoknya hari minggu, dia diajak ikut beribadah bersama kakaknya di suatu gereja yang terkenal dengan penyembuhannya. Dia mengikuti saja ajakan kakaknya itu, meskipun hatinya kurang percaya. Setelah memuji, memuliakan, mendengarkan firman Tuhan, berdoa dan mengikuti komuni/perjamuan kudus, pengurapan minyak dan ibadah selesai, lalu ada altar call.
Dan semua orang yang mau didoakan sang pendeta agar maju kedepan. Meskipun didepan sudah penuh sesak dengan orang-orang yang minta didoakan, dia juga ikut maju untuk didoakan, tetap sabar menunggu sampai dapat bagiannya. Ketika dia pulang kerumah bersama kakaknya, sakit pinggangnya ternyata mulai berkurang. Pengalamannya dengan Tuhan yang pertama ini, telah membuat dia hatinya mulai ber-semangat, mulai timbul pengharapan dan imannya kepada Tuhan juga mulai bangkit.
Setelah itu pada hari minggu berikutnya, tanpa diajak lagi dia dengan semangat ikut kakaknya untuk beribadah lagi disana dan didoakan. Dia merasakan lebih baik lagi dengan pinggangnya. Maka dengan semangat sekali dan penuh pengharapan, dia menanti-nantikan datangnya hari minggu berikutnya untuk dapat beribadah lagi disana, sehingga akhirnya pinggangnya pun sembuh total.
Dan setelah didoakan sebanyak 3 kali beribadah kepada Tuhan disana, dia merasakan bahwa pinggangnya telah sembuh. Lalu kakaknya berkata sekarang kamu cek ke dokter apakah benar pinggangmu sudah sembuh. Dan setelah dicek dokter, ternyata pinggangnya sekarang sudah benar-benar sembuh. Terpujilah Tuhan Yesus yang telah menyembuhkannya tanpa pamrih dan gratis. Sejak saat itu dia mulai tertarik untuk ikut Tuhan dan mulai membantu tugas pelayanan bagi Tuhan. Dan sekarang dia sudah aktip ikut melayani di salah satu cabang gereja tersebut sebagai salah seorang pendetanya.
Demikian juga, kalau kita mau datang percaya dan mendengarkan dengan sepenuh hati firman Tuhan yang diterangkan dan dibahas dalam suatu ibadah, memuji Tuhan, berdoa kepada Tuhan, mengikuti perjamuan kudus, maka kuasa kebangkitanNya akan mulai bekerja dalam hidup kita. Kuasa kebangkitanNya itu akan menimbulkan semangat dalam hati kita, pengharapan dan iman kita kepadaNya.
Selamat Paskah,Tuhan sudah membangkitkan kembali iman kita kepadaNya. Marilah bangkit, ikutlah Tuhan dan layanilah Dia dengan semangat sepanjang umur hidup kita. Agar iman kita kepadaNya dapat semakin bertumbuh dan bertambah kuat dalam menghadapi setiap masalah, pencobaan dan badai hidup dalam hidup ini.
Doa kami:
Tuhan Yesus, bangkitkanlah iman kami kepadaMu agar dapat semakin bertumbuh dan bertambah kuat seumur hidup kami. Amin.
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.