Dalam kalimat bagian pertama dalam kitab Mazmur 4:7 ditulis “Banyak orang berkata: Siapa yang akan memperlihatkan yang baik kepada kita?” Demikian lah Daud berkata dalam doanya dimalam hari kepada Tuhan. Dia menggambarkan tentang suatu keadaan pesimistis yang dihadapinya saat itu dalam hidupnya. (Mazmur 4:3)
Hal-hal seperti itu juga-lah yang sering kita katakan dalam doa-doa kita kepada Tuhan di masa sekarang ini. Di halaman utama surat-surat kabar atau di televisi-televisi misalnya banyak diberitakan tentang: kejahatan begal/rampok-rampok yang marak diberbagai kota, nilai rupiah yang terus melemah terhadap mata uang dollar, harga beras naik,perseteruan kekuasaan dan perpecahan partai politik…dan lain-lain.
Sejak pagi hari pembicaran di kantor atau di tempat usaha sudah dipenuhi dan diawali dengan hal-hal yang sulit, yang membuat hati menjadi kuatir dan cukup untuk membingungkan dan menjatuhkan semangat orang-orang yang mendengarnya.Jadi dimanakah kita bisa mendapat berita-berita yang lebih baik atau membuat hati kita lebih bersemangat dan merasa tenang ?
Marilah kita melihat yang diperbuat Daud sebagai contohnya dalam kitab Mazmur 4 :Apakah yang dilakukan Daud ketika itu ?
Di tengah-tengah kesulitannya, Daud berpaling kepada Tuhan yang mendengarkan doa-doanya dan yang mampu melepaskannya dari segala keadaan sukar, berbahaya, menyedihkan dan menyusahkan.Sebab Daud percaya bahwa hanya Tuhan lah yang mampu membuatnya diam/tinggal dengan aman.Daripada berharap kepada suatu keadaan yang baik dalam situasi yang berubah-ubah itu, sebaliknya Daud meminta kekuatan dan semangat dari wajah Tuhan agar menyinarinya. Dan sebagai hasilnya, Daud beroleh sukacita dan semangat dari Tuhan, yang melebihi sukacita atau kesuksesan duniawi. Sehingga akhirnya Daud dapat berkata kepada Tuhan, sekarang dengan tenteram dia mau membaringkan diri, lalu segera tidur. (Mazmur 4:2,4,8-9)
Jadi dalam keadaan yang sulit, pesimistis seperti saat ini-pun; daripada kita dibingungkan oleh berita-berita yang pesismistis/membuat kuatir atau menjatuhkan semangat seperti itu, lebih baik kita mengikuti teladan Daud.Yaitu berpaling kepada Tuhan dan bersyukur kepadaNya, serta percaya kepada Tuhan yang mendengarkan doa-doa kita umatNya dan yang mampu melepaskan kita dari segala keadaan yang sukar, berbahaya, menyusahkan dan membingungkan seperti sekarang ini.
Dengan demikian seperti Daud, maka kita-pun akan dapat dengan tentram membaringkan diri dan tidur, serta diam dengan aman di kediaman kita. Sebab Tuhan Yesus Kristus, Allah kita adalah Tuhan yang tetap sama, baik kemarin, maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. (Ibrani 13:8)
Doa kami :
Tuhan Yesus, mampukanlah kami untuk tetap teguh percaya kepadaMu dan berharap kepadaMu, walau dalam keadaan yang sulit, membingungkan atau mengkhawatirkan seperti apapun. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.