Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 00.03 under


"Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau kamu mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam kamu”. (1 Yohanes 2:15)



Sebagai ilustrasi untuk renungan hari ini , ada suatu cerita guyonan yang dikirim oleh seorang anak Tuhan, sebagai berikut : 

Ada seorang kristen yang kaya raya, sedang terbaring ditempat tidur, menunggu saat kematiannya. Dia menghabiskan hampir seluruh waktunya untuk mencari uang. Dia memiliki prinsip bahwa uang, dapat menolongnya keluar dari segala….segala masalah. Termasuk masalah sakit penyakit, jodoh, punya rumah bagus, gengsi…dan lain-lain ; tetapi kelihatannya dia lupa akan satu masalah yaitu masalah kematian. Meskipun dia tahu dan pernah dengar dari suatu khobah di gereja bahwa manusia itu hanya hidup sekali saja, lalu mati dan sesudah itu dihakimi. (Ibrani 9:27).

Tetapi firman Tuhan itu tidak berbuah yang matang dalam dirinya.Menjelang kematiannya, dia berpesan kepada keluarganya untuk meletakkan sebuah koper besar yang penuh berisi uang dan emas di dalam peti matinya.Kemudian setelah dia mati, dia berada didunia yang lain ; disana dia mencoba untuk mencari namanya dalam kitab kehidupan.

Setelah sekian lama mencari namanya tetapi belum ketemu juga, lalu dia merasa lapar dan haus. Kemudian dengan uang yang dimilikinya, dia masuk ke suatu restoran dan memesan beberapa macam makanan & minuman, tetapi pelayan restoran itu hanya mentertawainya saja dan menolaknya. 

Pelayan restoran itu berkata bahwa uangnya dan emasnya itu sama sekali tidak bernilai disana. Uangnya dan emasnya yang dia bawa dari dunia, hanyalah uang mainan yang dipakai dalam suatu permainan  anak-anak yaitu “Monopoli”. Dan emasnya yang dia bawa juga tidak ada nilainya, sebab hanya butiran-butiran batu yang dipakai untuk bikin jalan raya disana.  Dengan rasa yang sangat malu, lapar dan haus yang menyiksa, diapun dengan sangat terpaksa harus meninggalkan restoran itu.

Meskipun kita para umat Tuhan sering mendengar cerita guyonan seperti itu dalam versi yang lainnya, tetapi herannya kita masih saja sering tidak sadar dan suka melakukan kesalahan yang sama dengan kisah orang kaya dalam cerita tersebut.

Kebanyakan diantara kita para umat Tuhan, sering sekali menghabiskan banyak waktu, energi, pengorbanan… dan lain-lain, termasuk juga meninggalkan iman kita kepada Tuhan ; hanya demi mengumpulkan kekayaan dan mencari kenikmatan hidup yang ada didunia yang fana ini. Bahkan tidak jarang kita juga ikut larut dan kecanduan ketika menikmatinya, seperti orang yang kecanduan narkoba, kecanduan main judi, kecanduan minum-minuman keras, kecanduan main perempuan, kecanduan gengsi/angkuh dan juga kecanduan uang.

Padahal sudah ada suatu contoh kisah yang terjadi dan ditulis dalam Alkitab : Yesus menantang seorang muda yang kaya, pengikut-Nya, bahwa untuk dapat masuk kedalam hidup kekal dan menjadi sempurna ; maka dia harus menjual segala harta benda miliknya dan membagikannya sebagai sedekah kepada orang-orang miskin, kemudian mengikut Yesus. (Matius 19:16-22).

Ternyata anak muda kaya itu lebih baik pergi meninggalkan Yesus, daripada mengikuti kata-kataNya. Kenapa demikian ? Sebab dia sudah terikat/terjerat pada kekayaan, kenikmatan dan gemelapnya hidup dalam dunia. Sehingga akibatnya Tuhan katakan bahwa : Sangat sulit sekali bagi seorang kaya untuk masuk kedalam Kerajaan Sorga !! (Matius 19:23).

Jika seandainya, kita adalah orang-orang kristen yang kaya raya, tetapi terikat/ terjerat oleh “mengasihi dunia serta semua yang ada didalamnya”, maka sesuai firman diatas : Kasih akan Allah Bapa tidak ada didalam kita. (1 Yohanes 2:15).

Apabila kita tidak mempunyai kasih akan Allah Bapa, maka kita juga pasti tidak akan hidup menuruti firmanNya dan kita juga tidak percaya kepadaNya. Sebab firman Tuhan yang diberitakan kepada kita dan yang kita dengar di gereja, semuanya itu terhimpit oleh kekayan dan kenikmatan hidup. Sehingga firman Tuhan itu tidak bisa menghasilkan buah yang matang bagi Tuhan, dalam hidup kita. (Lukas 8:14)

Doa kami: 
Tolong kami ya Tuhan Yesus, mampukanlah kami agar jangan mengasihi dunia ini lebih daripada mengasihi Engkau. Amin.



0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin