Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 04.48 under
"Aku menjadi mata bagi orang buta, dan kaki bagi orang lumpuh ; aku menjadi bapa bagi orang miskin, dan perkara orang yang tidak kukenal kuselidiki ". (Ayub 29 : 15-16)


Firman Tuhan yang menjadi renungan kita hari ini adalah sangat relevan dengan situasi dimana anak-anak Tuhan terpanggil untuk menjadi mata bagi orang buta.

Menjadi mata bagi orang buta disini, maksudnya adalah “Memperhatikan, melihat, memperdulikan mereka yang buta.”  Siapa saja mereka yang termasuk dalam kategori "buta"… ?

Yang termasuk buta secara fisik/jasmani “Ya”, dan termasuk juga mereka yang mengaku beriman, tetapi tidak melakukannya dengan perbuatan, mereka itu juga disebut "buta". Mereka yang tahu kebenaran, tetapi tidak hidup didalamnya dan tidak memperlakukan orang lain sesuai dengan kebenaran Tuhan itu juga adalah buta. Mereka yang mengerti betul bahwa kasih itu baik dan indah, tetapi malah mereka hidup dalam kebencian & dendam, mereka itu juga termasuk kategori "buta".

Kemudian menjadi kaki bagi orang lumpuh artinya menopang & menguatkan sesama yang sengsara, orang yang nyaris binasa & yatim piatu yang tidak ada penolong. Menjadi bapa bagi orang miskin adalah mengasihi, menolong & memelihara mereka. Perkara orang yang tidak kukenal kuselidiki, maksudnya disini adalah hidup dalam kebenaran & keadilan serta  membela perkara orang-orang yang dicurangi atau diperlakukan tidak adil.  (Ayub 29:12-14,17

Intinya adalah bagaimana supaya hidup ini berguna dan berarti bagi sesama.

Seorang misionaris di Cina bernama Eleanor C. memberikan definisi yang sederhana tentang hidup yang berarti, yaitu Memperhatikan, menolong mereka yang berkekurangan, sebab mereka yang berkekurangan itu-pun adalah ciptaan Tuhan, sama seperti kita yang berkecukupan dan yang berkelebihan.

Bagaimana supaya kita dapat menjadi mata bagi yang buta dalam pengertian memperhatikan & memperdulikan orang-orang yang membutuhkan pertolongan…?

Pertama.  Harus memiliki kualitas rohani atau hubungan yang baik dengan Tuhan. Bagian ini penting, sebab Alkitab katakan bahwa Orang buta tidak mungkin menuntun orang buta sebab pasti keduanya  akan jatuh kedalam lobang.  (Matius 15:14)Artinya orang yang kuat rohanilah yang harus memperhatikan mereka yang lemah atau belum bertumbuh imannya.

Kedua. Harus memiliki kualitas moral. Dalam kitab Ayub 1:1, disana kita melihat bahwa Ayub memiliki kwalitas moral yang saleh & jujur. Artinya tidak cukup hanya dengan kita berkata : Saya punya iman, atau saya tahu firman Tuhan. Tetapi kenyataannya kita tidak jujur dalam kehidupan sehari-hari, atau setiap harinya terus melakukan perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan firman Tuhan.

Ketiga. Harus memiliki kwalitas pelayanan. Hal ini penting, sebab tidak mudah mengasihi orang yang berkekurangan, kalau kita tidak/belum sanggup melihat bahwa Yesus masih menderita dalam diri mereka.

Untuk dapat menjadi "mata" bagi "orang buta", maka kita harus memiliki hati dan kaca mata rohani seperti Yesus, supaya kita dapat melihat dan hati kita dapat tergerak untuk berbagi bagi mereka yang 
membutuhkan pertolongan.

Doa kami :
Tuhan Yesus, terima kasih firmanMu hari ini ya Tuhan, kami mau belajar memperhatikan sesama kami dan mampukanlah kami melakukannya dengan tekun dan setia. Amin.

0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin