"Mengucap syukurkah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah didalam Yesus Kristus bagi kita". (1 Tesalonika 5:18)
Ada suatu kisah yang diforward oleh Pak Ismail Saleh (seorang wartawan senior koran Republika), yang sangat pas dengan isi nas tersebut diatas.
Dia adalah seorang yang cukup berhasil dan gajinya bisa mencukupi semua kebutuhan keluarganya dan bahkan masih ada lebihnya untuk ditabung & untuk jalan-jalan dan lain sebagainya.
Suatu ketika ketika dia sedang makan di warung makan nasi tenda dipinggir jalan, ada satu keluarga masuk kedalam warung nasi tenda itu yaitu seorang bapak/suami, istrinya dan seorang anaknya. Mereka datang ke warung nasi tenda itu dengan menggunakan sebuah gerobak dorong. Mungkin pekerjaan sehari-hari daripada si bapak itu adalah seorang pemulung atau pengumpul barang bekas.
Si bapak memesan makanan berupa 2 piring nasi & ayam goreng. Pada suatu ketika dia melihat mereka sedang makan, dan ternyata yang menikmati hidangannya hanya istri & anaknya. Sedangkan si bapak itu sendiri dia tidak makan, melainkan hanya melihat saja istri dan anaknya menikmati makanan itu. Sesekali wartawan senior ini melihat bahwa anak si bapak tadi tertawa senang & sangat menikmati ayam goreng yang dipesan oleh bapaknya. Wajah si bapak, walaupun tampak kelelahan, namun terlihat ada senyum bahagia di wajahnya. Dan si bapak berkata perlahan kepada anaknya: Makan yang kenyang ya nak, kan hari ini tanggal kelahiranmu !
Dia sangat tekesan & terharu mendengarnya. Betapa seorang bapak dengan segala keterbatasannya, membelikan/mentraktir anaknya & istrinya makan nasi & ayam goreng di warung nasi tenda dipinggir jalan tersebut, sebagai hadiah bagi anaknya yang ulang tahun.
Dia sangat bersyukur kepada Tuhan akan keadaan dirinya & keluarganya, betapa Tuhan telah memelihara dia dan keluarganya dengan baik, bahkan berkecukupan dalam segala sesuatu.
Dan ketika dia membayar makanannya, dengan perlahan dia berkata kepada si penjual makanan tersebut supaya menambahkan nasi & ayam gorengnya + tahu & tempe untuk si bapak, istrinya dan anaknya yang sedang makan itu. Kemudian dia membayar semua tagihannya, lalu dia pergi dari situ.
Sebetulnya Tuhan itu selalu memberikan & mencukupkan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh kita anak-anakNya, bahkan juga memberinya dengan kelimpahan. (Yohanes 10:10) Seperti misalnya, Tuhan memberi makan 5000 orang laki-laki belum termasuk perempuan dan anak-anak sampai mereka kenyang, dan masih ada tersisa 12 bakul roti serta sisa-sisa ikan. (Lukas 14:16-21 dan Markus 6:38-44)
Jadi sungguh tidak pantas bagi kita anak-anakNya, jikalau kita selalu mengeluh & terus merasa kurang dalam hidup ini. Sebab akibatnya nanti kita tidak akan dapat bersyukur kepada Tuhan atas segala berkatNya, kebaikkanNya, berkatNya dan pemeliharaanNya sampai saat ini. Sebab sebenarnya mungkin kita sudah sering & terbiasa untuk jajan atau makan di Kenctucky, Mc Donald, Pizza Hut atau Bakmi Gajah Mada atau bahkan Sushi Tei dan restoran-restoran lainnya, kapan saja kita mau.
Jadi sesuai dengan nas tersebut diatas, ingatlah bahwa rasa syukur kepada Tuhan akan membuat Tuhan berkenan kepada kita.
Doa kami :
Bapa kami yang ada di sorga dalam Yesus Kristus, kami mau bersyukur dalam segala hal atas pemeliharaanMu selama ini. Ampunilah kalau kami masih seringkali mengomel atau merasa kurang cukup atau kurang puas. Terima kasih Bapa yang baik. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.