Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 08.40 under
"Beribadahlah kepada Tuhan dengan takut dan ciumlah kakiNya dengan gemetar, supaya Ia jangan murka dan kamu binasa dijalan, sebab mudah sekali murkaNya menyala".
(Mazmur 2:12)
 
Kebanyakan orang  mengenal Tuhan itu sebagai Allah yang baik, Tuhan yang pengasih, penyayang & berlimpah kasih setia, Allah yang mau mengerti & mengampuni kesalahan manusia. Disatu sisi pengenalan seperti itu bagus, tetapi disisi lain dengan pemahaman seperti itu, kadangkala kita berpikir : “Sekalipun saya bersalah/berdosa, sekalipun saya mempermainkan kemurahan Tuhan, misalnya dengan berbuat dosa lebih banyak lagi atau mengulang dosa kita yang lama, maka Tuhan akan memaklumi saya”.
 
Tetapi ternyata tidak demikian halnya, ada banyak firman Tuhan dalam Alkitab yang melarangnya. Salah satunya dikatakan dalam kitab Roma 6:1-11 : Kita sekali-kali tidak boleh berbuat demikian ! Sebab, bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup didalamnya ? Atau tidak tahukah kita bahwa bahwa kita semua yang dibaptis dalam Yesus Kristus telah dibaptis dalam kematianNya? Dengan demikian manusia kita yang lama yang penuh dosa, telah mati & dikuburkan bersama-sama denganNya oleh baptisan dalam kematian terhadap dosa, supaya sama seperti Yesus Kristus dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa,demikian juga manusia kita yang baru akan bangkit & hidup dalam hidup yang baru yaitu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus. Manusia lama kita yang penuh dosa, telah disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, dan supaya kita jangan menghambakan diri lagi kepada dosa. Dan jika kita telah mati dengan Yesus Kristus, kita percaya bahwa kita juga akan hidup denganNya dalam suatu kehidupan yang baru yaitu menjadi hamba Allah/hamba kebenaran. (Roma 6:18,22)
 
Apakah yang mungkin membuat Tuhan murka kepada kita ?
 
Jikalau kita sebagai umat Tuhan, tidak hidup dalam kebenaran, malahan menindas kebenaran dengan kelaliman, atau dalam bahasa aslinya "adikia" yaitu ketidak adilan. Dan ketika terjadi ketidak-adilan, maka akan timbul pula perbuatan yang jahat/lalim. (Roma 1:18) Misalnya : Dalam pengadilan kita sebagai seorang hakim, memutuskan suatu perkara yang "benar" menjadi "salah" atau sebaliknya. Atau kita berdagang di pasar dengan memakai timbangan yang berat sebelah, ketika ada pelanggan membeli beras setengah kilo, lalu ditimbang berasnya sudah setengah kilo beratnya, padahal berat beras yang dibeli si pelanggan sebenarnya hanya sepertiga kilo saja. Atau kita sebagai orang tua yang bertindak pilih kasih terhadap anak-anak kita. Atau misalnya kita bekerja di kantor, ketika ada atasan/bos kita datang atau hadir, maka kita bekerja dengan baik & rajin dan bermuka manis dihadapannya, tetapi ketika atasan/bos kita tidak ada dikantor, maka kita bekerja sembarangan & malas-malasan, sambil menjelek-jelekan atasan kita/bos kita itu.... dan lain-lain.
 
Semua kelaliman atau ketidak-adilan itu, tidak menyenangkan hati Tuhan, sebab kalau kita terus menerus melakukan hal tersebut yaitu menindas kebenaran dengan kelaliman dan tidak mau bertobat, maka kitapun akan cenderung terjerumus untuk melakukan kejahatan-kejahatan yang lebih besar lagi. Dan bahkan akhirnya nanti kita tidak merasa perlu untuk mengakui Allah lagi, malahan menggantikan kemuliaan & kebenaran Allah dengan memuja & menyembah makhluk ciptaanNya, misalnya patung atau gambar yang mirip burung, ikan, binatang berkaki empat atau menjalar, lalu kita berkata & percaya bahwa gambar-gambar atau patung-patung itulah yang memberi kita rezeki dan membuat kita sukses atau melindungi kita..... dan lain-lain.
 
Kalau sudah demikian jauh, maka Allah pun akan menyerahkan kita kepada pikiran-pikiran kita yang terkutuk itu, yaitu melakukan apa yang tidak pantas. Misalnya hidup menuruti hawa nafsunya, penuh dengan rupa-rupa kelaliman, pandai dalam kejahatan, penuh keserakahan, pemfitnah, kurang ajar, sombong, kejam, dan menjadi pengejek-pengejek Allah & membenci Allah. Katanya Tuhan akan datang lagi untuk kedua kalinya, tetapi kenyataannya dari zaman dulu sampai sekarang Tuhan masih belum juga datang.. ?! (Roma 1:28-32 dan 2 Petrus 3:3-7)
 
Namun Allah tetap sabar terhadap kita, karena dihadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun. Ia tidak lalai menepati janjiNya, sebab Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa terlebih lagi kita umatNya, melainkan supaya semua orang berbalik kepadaNya dan bertobat. Yang perlu kita ingat adalah bahwa hari penghukuman daripada murka Tuhan itu, akan datang seperti pencuri yang kedatangannya tidak kita ketahui sebelumnya. (2 Petrus 3:8-11)
 
Oleh sebab itu, marilah sejak awal tahun 2014 ini, kita mulai lebih lagi berusaha hidup suci, saleh dan beribadah kepada Tuhan, yaitu dengan hidup menuruti firman Tuhan, teguh percaya kepadaNya dan tekun menantikanNya. 
 
Doa kami :
Bapa kami yang di sorga dalam nama Yesus Kristus, penuhilah kami senantiasa dengan belas-kasihanMu, anugerahMu dan kasih setiaMu didalam menjalani kehidupan ini. Amin.
 
 
--
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin