"Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus : Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih daripada mereka ini ? Jawab Petrus kepadaNya : Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau. Kata Yesus kepadanya : Gembalakanlah domba-dombaKu ". (Yohanes 21:15).
Sesuai dengan nas tersebut diatas, tema renungan hari ini adalah "mengasihi Tuhan".
Sesungguhnya orang-orang yang percaya kepada Tuhan adalah orang-orang yang mengasihi Tuhan, sebab mereka adalah orang-orang yang diselamatkan Tuhan dari hukuman kekal dan diberikan hidup kekal di sorga, bahkan mereka diberikan kuasa untuk menjadi anak-anak Allah. (Yohanes 3:16 dan Yohanes 1:12)
Sebagai ungkapan rasa terima kasihnya kepada Tuhan atas semua anugerah & kasihNya itu, mereka percaya kepadaNya, memegang perintahNya/firmanNya & taat melakukannya, tekun menantikanNya dan selalu berusaha menyenangkan hati Tuhan seumur hidupnya. Dengan memegang perintahNya & taat melakukannya, maka mereka disebut sebagai orang-orang yang mengasihi Tuhan (Yohanes 14:21)
Tuhan kita adalah Allah yang mengampuni dan tidak mau membangkit-bangkit/mengungkit-ungkit dosa, kesalahan & pelanggaran kita.
Itulah sebabnya ketika Tuhan berkata kepada Simon : Gembalakanlah domba-dombaKu, maka Tuhan tidak mengingat-ingat lagi dosa & kesalahan Simon Petrus yang sebelumnya telah mengkhianatiNya. Tuhan Yesus hanya mengatakan : Simon, apakah engkau mengasihi Aku ? Dalam perkataan ini mengandung arti bahwa jikalau kita mengasihi Tuhan, maka segala kesalahan kita di masa lampau tidaklah Tuhan ingat-ingat lagi, Ia sudah ampuni dosa kita & Tuhan kembali menyayangi kita serta menunjukkan kasih-setiaNya kepada kita dengan memulihkan keadaan kita. (Mikha 7:18-20).
Persoalannya, sekarang ini ada banyak orang-orang percaya yang sedang dilanda krisis mencintai Tuhan. Penyebabnya ada banyak, termasuk antara lain permohonan doa yang tidak dijawab-jawab, belum pernah melihat/merasakan kebaikkan, mujizat & kedahsyatan kuasa Tuhan dan penggenapan janji-janjiNya, terikat/terbiasa dengan kenikmatan duniawi, terperosok dalam pergaulan yang buruk & menyesatkan, perkembangan zaman yang gampang menawarkan solusi instan dalam memecahkan persoalan hidup ; sehingga akibatnya ketergantungan pada Tuhan semakin menipis.
Nah, mengapa Alkitab menganjurkan kita untuk selalu mengasihi Tuhan ? Jikalau kita mengasihi Tuhan, maka Allah Bapa & Tuhan Yesus akan mengasihi kita & diam/tinggal bersama-sama dengan kita, dan Tuhan Yesus akan menyatakan diriNya kepada kita. (Yohanes 14:21,23) .Maksudnya adalah Tuhan Yesus dengan perantaraan RohNya yaitu Roh Kudus akan selalu memelihara hidup kita, memimpin kita dengan hikmatNya : setiap waktu mengajar kita dalam memilih jalan hidup & putusan yang benar yang sesuai dengan firman & kehendakNya, menyatakan kesalahan kita ketika tersesat atau menyimpang dari jalan Tuhan, memperbaiki kesalahan kita dan menunjukkan jalan keluarnya, menghibur kita ketika ditinggal sendirian atau dikecewakan atau berduka, dan dididik dengan hal-hal baru yang perlu kita lakukan dan lain-lain .
Sebagai orang-orang yang mengasihi Tuhan, kita akan mampu bersukaria & memuji muji Tuhan serta saling mengasihi sesama, mampu membenci kejahatan, mampu berkata “tidak” pada yang salah & menyakiti hati Tuhan dan berkata “ya” pada yang benar & menyenangkan hatiNya. Dan Tuhan pasti tidak akan pernah meninggalkan kita orang-orang yang mengasihiNya, Ia akan menjaga & memelihara kehidupan atau nyawa kita, melimpahkan kebaikanNya bagi kita. (2 Tawarikh 6:41 ; Mazmur 145:20 ; Mazmur 97:10 ; Mazmur 86:2 ; Mazmur 37:28).
Oleh karena itu, mari-lah, kita selalu mengasihi Tuhan Yesus! Sebab dengan mengasihiNya, maka seluruh hidup kita akan berubah & dipulihkan. Dan selain itu, buanglah dan tinggalkanlah semua kehidupan & perbuatan kita yang lama yang penuh dosa, kejahatan & menyakiti hati Tuhan !
Doa kami :
Tuhan Yesus, kami mau mengasihi Engkau dengan segenap hati, pikiran, akal budi, jiwa dan kekuatan kami disepanjang hidup kami, oleh sebab itu mampukanlah kami ya Tuhan. Amin.
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.