"Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah
dirimu sendiri diatas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh
kudus". (Yudas 1:20)
Hidup kristen yang kuat adalah kehidupan yang memiliki iman yang teguh
kepada Tuhan Yesus, sehingga sebesar apa pun tantangan, kesulitan, masalah
rumah tangga, masalah pekerjaan/usaha/sekolah/pelayanan, diserang sakit
penyakit, ancaman dll yang dihadapi, semuanya tidak akan dapat menggoyahkan
imannya.
Satu hal yang perlu disadari adalah bahwa semasih kita hidup dalam
dunia ini, maka hidup kita akan terus berada dalam perperangan dan berjuang.
Memang perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging tetapi melawan iblis
beserta semua pengikut-pengikutnya yaitu setan-setan, roh-roh jahat diudara,
penguasa-penguasa dan penghulu-penghulu dunia yang gelap. Salah satu strategi iblis saat ini adalah
memunculkan nabi-nabi palsu dan ajaran-jaran sesat.
Selain itu saat ini, kita juga
akan terus berhadapan dengan hawa nafsu kedagingan kita sendiri yang rentan dipengaruhi
oleh si jahat. Demikian juga pada akhir zaman ini, kita akan lebih sering
berhadapan dengan orang-orang, termasuk anggota keluarga kita, yang cenderung
akan lebih mencintai dirinya sendiri, egois, hamba uang, sombong, pemfitnah,
berontak terhadap orang tua, tidak memperdulikan agama, tidak tahu berterima
kasih, tidak dapat mengekang diri, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang,
hidup menuruti hawa nafsunya dll (2 Timotius 3:1-9).
Sehingga apabila kita tidak
memiliki iman yang sungguh-sungguh dibangun dalam pemahaman yang benar tentang
Yesus Kristus, maka bisa-bisa kita pun akan terbawa oleh arus mereka. Oleh
karena adanya bahaya dan ancaman tersebut, maka firman Tuhan dalam nas diatas
menegaskan: Bangunlah imanmu.
Pertanyaannya adalah apa yang perlu kita lakukan ?
Sesuai dengan nas tersebut diatas, satu-satunya cara supaya kita dapat
bertahan dan tetap kita berdiri diatas iman yang teguh kepada Yesus, maka kita
harus membangun diri kita sendiri diatas dasar/pondasi iman yang suci dan
selalu berdoa kepada Tuhan dengan pimpinan Roh Kudus, sehingga kita dapat
menjadi benteng yang kuat dan tidak dapat ditembus/ditipu oleh berbagai siasat
musuh/lawan kita.
Artinya kita jangan hanya bersemangat menguatkan orang lain, tetapi
penting sekali supaya kita terlebih dahulu bersemangat membekali diri kita
dengan sebaik-baiknya. Sebab ada orang yang hanya pintar
mengkhotbahi/menasihati orang lain, tetapi pada gilirannya dalam dia menghadapi
persoalan, masalah, pencobaan, sakit penyakit, kesulitan, ancaman dll, ternyata
dia tidak dapat mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Maka akibatnya orang
lain itu, tidak akan mau mendengarkannya lagi dan tidak percaya lagi kepadanya.
Bagaimana cara membangun diri kita sendiri didalam dasar/pondasi iman
yang suci ? Memiliki iman yang suci artinya memiliki iman yang bermutu dan
telah teruji melalui berbagai-bagai masalah, cobaan dan penderitaan. Iman yang
suci juga adalah iman yang terbebas dari virus-virus kepura-puraan yang
dipengaruhi oleh dosa, ketakutan dan kekuatiran.
Membangun diri sendiri didalam dasar iman juga adalah membangun
kehidupan doa kepada Tuhan dibawah pimpinan Roh Kudus. Mengapa harus dibawah
pimpinan Roh Kudus ? Karena doa yang dinaikkan dengan tuntunan Roh kudus pasti
benar, sesuai dengan firman Tuhan dan kehendakNya, sehingga dapat berkenan
kepada Tuhan. Akibatnya apa ? Semua hal yang dengan tekun yang kita doakan
kepada Tuhan akan berkenan kepadaNya dan akan dikabulkanNya.
Membangun diri dalam dasar iman yang suci adalah tetap tinggal dalam kasih
Tuhan yaitu dengan hidup sesuai dengan firmanNya, taat dan setia melakukan
semua perintah dan ketetapan-ketetapanNya, yaitu antara lain berbelas kasihan
kepada sesama, terutama mereka yang masih ragu-ragu percaya kepada Tuhan,
memberitakan Injil, rendah hati, lemah lembut dan membenci kejahatan dan dosa.
(Yudas 1:22-23)
Doa kami :
Tuhan Yesus, tolonglah kami supaya dapat tetap hidup sesuai firmanMu,
kehendakMu, dan rencanaMu sampai akhir hidup ini. Amin.

Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.