Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 10.24 under
"Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalanKu dari jalanmu dan rancanganKu dari rancanganmu". (Yesaya 55:9)

Tema pembahasan kita hari ini adalah perencanaan dan hasil akhirnya.

Baru-baru ini di koran Kompas ada suatu artikel tentang bagaimana sebaiknya kita merencanakan untuk menghadapi hari tua. Ditulis dalam artikel itu, bagaimana langkah-langkahnya agar tidak sengsara secara jasmani/materi di masa tua. Di waktu muda dan semasih produktip, kita dianjurkan menabung, masuk asuransi, membeli property, baik tanah maupun rumah dan membeli saham-saham yang relatip aman resiko ruginya seperti reksadana. Kalau nanti sudah tua dan tidak produktip lagi, maka kita bisa jual property tersebut, lalu membeli rumah yang kecil saja dan sisa uangnya dideposito di Bank, untuk membiayai hidup kita secukupnya dari bunga bank.

Kalaupun ada aktivitas dimasa tua, maka lakukanlah kegiatan-kegiatan yang tidak bikin stress. Misalnya kegiatan yang bersifat amal dan sosial yang tanpa paksaan apapun atau dari siapapun. Biaya yang berat pada masa tua, biasanya adalah masalah biaya pengobatan, terutama kalau menderita sakit yang berat atau sakit yang berkepanjangan. Sedangkan soal makanan dan minuman, usahakanlah yang sehat, sederhana saja dan yang biayanya tidak seberapa mahal atau memberatkan.

Nasehat seperti itu memang baik, tapi solusi itu hanyalah untuk persiapan hari tua yang bebas dari sengsara jasmaniah/materi. Karena meskipun di hari tua kita tidak mengalami sengsara secara jasmani/materi, namun belum menjamin bahwa kita bisa berbahagia secara rohani.

Contohnya: Ada banyak orang kaya yang punya harta benda dan uang simpanan yang cukup secara materi/jasmani untuk menghadapi hari tuanya, tetapi ternyata mereka hidup mereka sengsara secara rohani dihari tuanya. Oleh sebab banyak hartanya, maka si suami dengan mudahnya mempunyai istri lagi dan anak-anak dari istri keduanya itu. Hidup mereka menjadi tidak rukun/damai lagi, anak-anak dari istri pertama dan istri kedua saling bersaing untuk berebut harta semasih bapanya hidup dan sebagainya.

Pertanyaanya adalah bagaimana seseorang bisa merancang hari tua yang bebas sengsara jasmani dan rohani ?

Pertama, ia perlu menjadi orang yang percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan, Allah dan Juruselamatnya, yang akan membuatnya menjadi "orang yang dibenarkan" dihadapan Allah. Apabila ia taat dan setia kepada Tuhan dan teguh percaya kepadaNya, maka secara perlahan tetapi pasti oleh kuasa Tuhan, hidupnya akan berubah dan dipulihkan.

Ia akan menjadi semakin hari semakin akrab denganNya. Dan Roh kudus akan menolongnya, memberinya nasihat dan memberitahukannya hal-hal yang akan datang, sehingga rencana yang disusunnya itu akan menjadi sempurna dan sesuai dengan kehendakNya. Dengan demikian janji Tuhan akan digenapi dalam hidupnya yaitu dimasa tuanya orang itu akan berbahagia, hidupnya berkecukupan, menjadi gemuk dan segar, untuk memberitakan, bahwa Tuhan itu benar. (Mazmur 95:12-16)

Kedua, bagi kita yang percaya kepada Tuhan, didalam merencanakan sesuatu, tundukkanlah setiap rencana kita kepada rencanaNya. Karena sesuai dengan nats diatas, rencanaNya itu sangatlah besar, sempurna, dan jauh berbeda dengan rencana kita, bagaikan tingginya langit dari bumi. Selain itu kita juga tidak tahu, sampai kapan batas umur kita hidup di dunia ini. Sebab umur manusia, hanya Tuhan jugalah yang menentukannya. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Hidup manusia itu diumpamakan seperti uap, yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. (Yakobus 4:14)

Jadi janganlah kita terlalu optimis dengan rencana kita itu, melainkan bawalah setiap rencana kita dalam doa kepada Tuhan dan katakanlah bahwa Jika Tuhan menghendaki rencana itu, maka rencana itu akan berhasil bagi kemuliaan Tuhan. (Yakobus 4:13-15)

Bersikaplah bijaksana, karena segala sesuatu memang harus direncanakan baik-baik sedini mungkin, supaya hasilnya maksimal secara jasmani dan rohani. Tetapi mengenai hasil akhirnya, serahkanlah semuanya kepada Tuhan, sebab Dialah penentunya. (Amsal 16:9) Janganlah takut menghadapi hari tua, sebab Tuhan selalu beserta kita yang teguh percaya kepadaNya sekarang dan sampai selamanya !

Doa kami:

Tuhan Yesus, kami sebagai manusia hanya bisa memikir-mikirkan rencana yang terbaik bagi kami, tetapi pada akhirnya Engkaulah yang menentukan keberhasilannya. Jadi tolonglah kami untuk menyadari bahwa kami senantiasa membutuhkanMu dalam menjalanai hidup kami ini. Amin
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin