"Dan inilah berita yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan didalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup didalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran". (1 Yohanes 1:5-6)Nats ini adalah kesaksian rasul Yohanes tentang siapa Allah yang dilihat dan yang didengar melalui diri Yesus. Rasul Yohanes langsung mendengar melalui telinganya sendiri, ketika Yesus mengatakan "........Aku adalah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia mempunyai terang hidup". (Yohanes 8:12)
Yang menjadi pertanyaan, apakah terang Tuhan itu telah menerangi hati kita ? Kalau kita katakan sudah bersekutu dan hidup dalam terang, maka dalam hidup kita akan melakukan kebaikkan, keadilan dan kebenaran. (Efesus 5:9) Tetapi kalau kita tidak melakukannya, melainkan masih berbuat hal-hal yang tidak adil dan jahat, suka memfitnah, suka bertengkar, penuh dengki, pesta pora, percabulan dan lain lain (Roma 13:13), maka sebenarnya kita masih hidup dalam kegelapan. Inilah yang penting kita tekankan dan jabarkan dengan baik.
Orang kristen itu adalah orang yang memancarkan kasih, damai sejahtera, kekudusan dan kebenaran Tuhan, ditengah-tengah dunia yang gelap ini. Ketika Yesus berkata kepada murid-muridNya: Kamu adalah terang dunia. Maka inilah tugas kita, inilah tugas gerejaNya. (Matius 5:14)
Ketika Yesus berkata "kamu adalah terang dunia", Tuhan mau agar kita menunjukan 3 sifat terang menjadi gaya hidup kita. Apa ketiga hal itu ?
Pertama. Terang atau cahaya itu bersifat lurus. Tuhan menghendaki kita punya hati yang lurus, tidak bengkok, sekalipun kita hidup ditengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya (Filipi 2:14-15). Jadi, hati kita harus tulus dan murni, baik dihadapan Tuhan maupun dihadapan manusia; tidak curang, tidak mengomel/bersungut-sungut, tidak mengeluh atau memfitnah dan lain-lain.
Kedua. Terang atau cahaya itu bersifat konsisten, stabil. Albert Einstein dalam teori relativitasnya mengatakan bahwa kecepatan cahaya adalah 300.000 KM per jam dan kecepatan itu bersifat konsisten, stabil, tetap. Ini apa artinya ?
Orang kristen itu harus konsisten pada "Komitmennya". Sekali pilih Yesus, maka tetap pilih Yesus; sekali ikut Tuhan, maka tetap ikut Tuhan. Sekali mengambil keputusan untuk hidup setia dan saling mengasihi, maka tetaplah setia dan saling mengasihi dalam kondisi apapun. Dan lain sebagainya....
Dan yang ketiga adalah "terang mengusir kegelapan". Artinya dimana ada orang kristen, maka disitu selalu ada dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Jika disekitar kita penuh dengan kekurangan dan ketidak pedulian, maka datanglah kepada mereka dengan ketulusan, perhatian, kemurahan dan kebaikkan kita sebagai saluran terang kasih Tuhan, sehingga lambat laun mereka pun akan bisa menerima dan mengenalNya. Perubahan gaya hidup kita, setelah percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan, Allah dan Juruselamat kita, akan membawa dampak positip bagi hidup kita sendiri, maupun bagi anggota keluarga/saudara kita dan bahkan teman dan orang-orang disekitar kita.
Pada waktu kita memainkan peran sebagai pembawa terang atau menjadi saluran berkat/kasih Tuhan, maka "Pada waktu itulah terang kita akan merekah seperti fajar dan luka kita akan pulih dengan segera, kebenaran akan menjadi barisan depan kita, dan kemuliaan Tuhan menjadi barisan belakang kita. Pada waktu itulah kita akan memanggil Tuhan dan Ia akan menjawab, kita berteriak minta tolong dan Tuhan berkata: Ini Aku ! (Yesaya 58:8-9) Artinya: Kita berada dalam lingkaran pemeliharaan, perlindungan dan pertolongan Tuhan.
Doa kami kami:
Tuhan Yesus, mampukanlah hidup kami memancarkan terangMu dan menerangi orang-orang yang hidup di dalam kegelapan. Amin
Yang menjadi pertanyaan, apakah terang Tuhan itu telah menerangi hati kita ? Kalau kita katakan sudah bersekutu dan hidup dalam terang, maka dalam hidup kita akan melakukan kebaikkan, keadilan dan kebenaran. (Efesus 5:9) Tetapi kalau kita tidak melakukannya, melainkan masih berbuat hal-hal yang tidak adil dan jahat, suka memfitnah, suka bertengkar, penuh dengki, pesta pora, percabulan dan lain lain (Roma 13:13), maka sebenarnya kita masih hidup dalam kegelapan. Inilah yang penting kita tekankan dan jabarkan dengan baik.
Orang kristen itu adalah orang yang memancarkan kasih, damai sejahtera, kekudusan dan kebenaran Tuhan, ditengah-tengah dunia yang gelap ini. Ketika Yesus berkata kepada murid-muridNya: Kamu adalah terang dunia. Maka inilah tugas kita, inilah tugas gerejaNya. (Matius 5:14)
Ketika Yesus berkata "kamu adalah terang dunia", Tuhan mau agar kita menunjukan 3 sifat terang menjadi gaya hidup kita. Apa ketiga hal itu ?
Pertama. Terang atau cahaya itu bersifat lurus. Tuhan menghendaki kita punya hati yang lurus, tidak bengkok, sekalipun kita hidup ditengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya (Filipi 2:14-15). Jadi, hati kita harus tulus dan murni, baik dihadapan Tuhan maupun dihadapan manusia; tidak curang, tidak mengomel/bersungut-sungut, tidak mengeluh atau memfitnah dan lain-lain.
Kedua. Terang atau cahaya itu bersifat konsisten, stabil. Albert Einstein dalam teori relativitasnya mengatakan bahwa kecepatan cahaya adalah 300.000 KM per jam dan kecepatan itu bersifat konsisten, stabil, tetap. Ini apa artinya ?
Orang kristen itu harus konsisten pada "Komitmennya". Sekali pilih Yesus, maka tetap pilih Yesus; sekali ikut Tuhan, maka tetap ikut Tuhan. Sekali mengambil keputusan untuk hidup setia dan saling mengasihi, maka tetaplah setia dan saling mengasihi dalam kondisi apapun. Dan lain sebagainya....
Dan yang ketiga adalah "terang mengusir kegelapan". Artinya dimana ada orang kristen, maka disitu selalu ada dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Jika disekitar kita penuh dengan kekurangan dan ketidak pedulian, maka datanglah kepada mereka dengan ketulusan, perhatian, kemurahan dan kebaikkan kita sebagai saluran terang kasih Tuhan, sehingga lambat laun mereka pun akan bisa menerima dan mengenalNya. Perubahan gaya hidup kita, setelah percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan, Allah dan Juruselamat kita, akan membawa dampak positip bagi hidup kita sendiri, maupun bagi anggota keluarga/saudara kita dan bahkan teman dan orang-orang disekitar kita.
Pada waktu kita memainkan peran sebagai pembawa terang atau menjadi saluran berkat/kasih Tuhan, maka "Pada waktu itulah terang kita akan merekah seperti fajar dan luka kita akan pulih dengan segera, kebenaran akan menjadi barisan depan kita, dan kemuliaan Tuhan menjadi barisan belakang kita. Pada waktu itulah kita akan memanggil Tuhan dan Ia akan menjawab, kita berteriak minta tolong dan Tuhan berkata: Ini Aku ! (Yesaya 58:8-9) Artinya: Kita berada dalam lingkaran pemeliharaan, perlindungan dan pertolongan Tuhan.
Doa kami kami:
Tuhan Yesus, mampukanlah hidup kami memancarkan terangMu dan menerangi orang-orang yang hidup di dalam kegelapan. Amin
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.