Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 10.51 under
"Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu disebut Kristen". (Kisah Para Rasul 11:26)

Banyak orang bertanya: Sebetulnya kekristenan itu apa sih ?

Ketika pertanyaan tersebut disampaikan terhadap orang kristen sendiri, banyak yang tidak bisa menjawabnya, karena bingung atau ada juga yang menjawabnya, tetapi kurang tepat jawabannya. Memang pertanyaan itu tidaklah mudah untuk dijawab.

Mari kita sama-sama merenungkannya, apakah artinya kata "kristen" itu.

Sesuai dengan nats tersebut diatas, disebutkan bahwa di Antiokhialah untuk pertama kalinya murid-murid Tuhan disebut kristen. Dengan demikian singkatnya, kekristenan itu adalah perihal sekitar kehidupan murid-murid Tuhan, iman mereka kepada Tuhan, ajaran, perintah dan kebenaran yaitu firman Tuhan Yesus yang ada dalam Alkitab yang dianut oleh mereka, dll.

Bagi orang yang telah memilih dan memutuskan menjadi orang kristen atau murid Tuhan Yesus, ada hal-hal yang Tuhan minta agar kita perhatikan dan lakukan. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

Kalau kita tidak percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, maka kita bukanlah orang kristen. Tetapi kalau kita percaya kepada Tuhan Yesus, tetapi kita tidak percaya kepada seluruh firmanNya, perintahNya, ajarannya atau hanya memilah-milah firmanNya/perintahNya/ajaranNya yang enak, mudah dan dapat diterima oleh nalar kita atau pikiran kita atau hati kita, maka kita juga sebenarnya bukanlah murid-murid Tuhan Yesus yang sungguh-sungguh. Kalau kita percaya kepada Tuhan, tetapi tidak disertai dengan tindakan/perbuatan atas iman kita itu, maka iman kita itu pada hakekatnya adalah mati. (Yakobus 2:17)

Jikalau Alkitab katakan bahwa Yesus adalah kebangkitan dan hidup, tetapi kita tidak percaya akan adanya kebangkitan antara orang mati bagi kita yang percaya kepadaNya, maka sia-sialah kepercayan kita dan kita menjadi orang yang paling malang dari seluruh manusia. Walaupun kita telah susah-payah berusaha hidup suci, adil dan benar, tetapi ternyata setelah kita mati, tidak ada imbalannya atau konsekwensi apapun. Kalau orang mati tidak dibangkitkan, lebih baik marilah kita pesta pora, makan minum saja, sebab kalau nanti kita mati pun tidak akan ada konsekwensi apa-apa. (1 Korintus 15:12-14, 19-20)

yang berikutnya, setelah kita percaya kepada Tuhan Yesus dan memperoleh pengetahun tentang kebenaran, lalu kita sengaja berbuat dosa lagi dan bahkan berpaling dari Tuhan dan menyembah allah lain; kemudian kita tidak mau mengakui kesalahan kita itu, menyesalinya, minta ampun kepada Tuhan untuk mengampuni dosa kita itu, sampai dengan akhir hidup kita; maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. Yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka. (Ibrani 10:26)

Jikalau kita mengasihi bapa atau ibu kita lebih daripada mengasihi Tuhan Yesus; dan kalau kita mengasihi anak kita laki-laki atau perempuan, lebih daripada mengasihi Tuhan, maka kita tidak layak bagi Tuhan. Kalau kita tidak memikul salib kita dan mengikut Tuhan, maka kita tidak layak bagi Tuhan. (Matius 10:38-39)

Misalnya, kita menolak atau malu untuk menjadi orang kristen, karena dilarang oleh orang tua kita yang masih non kristen, atau malu kepada mereka atau karena sungkan, takut dianiaya, dikucilkan oleh mereka; maka kita tidak layak bagi Tuhan dan tidak dapat menjadi murid Tuhan. (Lukas 14:27)

Setiap kita yang mau menjadi pengikut Tuhan, maka kita juga harus menyangkal diri kita, memikul salib kita setiap hari dan mengikut Tuhan. (Lukas 9:23)

Misalnya: Apabila karena beban ekonomi yang berat, hidup miskin dan berkekurangan, sehingga kehidupan suami istri menjadi penuh pertengkaran dan hambar; kemudian suami atau istri tersebut bercerai dan menikah lagi dengan wanita atau pria yang lain, meskipun untuk itu mereka harus meninggalkan iman percayanya kepada Tuhan, demi kehidupan ekonomi yang lebih sejahtera; maka sebenarnya mereka tidak layak menjadi orang kristen.

yang penting dalam aspek kekristenan adalah kita harus saling mengasihi satu dengan yang lainnya seperti Tuhan telah mengasihi kita. Dengan demikian semua orang akan tahu bahwa kita adalah muridNya. (Yohanes 13:34-35) Hiduplah dengan sabar seorang terhadap yang lain, tidak sombong, tidak dengki, tidak mencari keuntungan diri sendiri, tidak mendendam, tidak mencari keuntungan diri sendiri, tidak melakukan yang tidak sopan, mudah mengampuni, panjang sabar dan sebagainya. (1 Korintus 13:4-8)

Doa kami:

Tuhan Yesus, jadikanlah kami murid-muridMu dan pengikutMu yang setia dan layak dihadapanMu. Amin
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin