Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 14.10 under
"Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah : itu adalah ibadahmu yang sejati".(Roma 12:1)

Suatu ketika ada seorang pengusaha susu hendak membeli seekor sapi betina dari seorang peternak tua. Lalu pengusaha ini, setelah melihat-lihat bentuk dan perawakan sapi yang ada, ia tertarik dengan salah seekor sapi betina yang dirasanya cukup baik.

Lalu ia menanyakan mengenai tingkat kesuburan sapi betina ini. Peternak tua itu menjawab tidak tahu karena ia tidak pernah mengetahui cara mengukur kesuburan sapi itu. Lalu pengusaha ini melanjutkan pertanyaannya mengenai kandungan lemak dalam susu yang dihasilkan. Lagi-lagi peternak ini tidak bisa menjawabnya.

Akhirnya pengusaha ini menanyakan berapa liter jumlah susu yang dihasilkan sapi ini dalam satu tahun, dan lagi-lagi peternak tua ini tidak dapat menjawabnya. "Saya tidak penah menghitung jumlah susu yang dihasilkan oleh sapi betina ini, tetapi yang saya tahu adalah bahwa sapi betina ini sangat jujur, ia memberikan semua susu yang dihasilkannya dan tidak pernah ia mencurangiku atau menyimpannya sendiri." Terkesan oleh jawaban peternak, sapi betina itu pun jadi dibeli oleh pengusaha ini.

Kita mungkin tertawa oleh jawaban si peternak di atas, tapi pertanyaannya adalah: Apakah kita ini sudah memberikan semua yang terbaik dalam diri kita bagi Tuhan ? Karena sesungguhnya kita ini bukanlah milik kita lagi, melainkan sudah menjadi milik Tuhan. Kita sudah dibeli dan harganya telah lunas dibayar oleh pengorbanan nyawa Tuhan Yesus disalib.(1 Korintus 6:19-20) Sudahkah kita memberikan kepada Tuhan dengan maksimal atas semua kemampuan/potensi yang kita miliki ?

Seringkali dalam kehidupan sehari-hari atau dalam pekerjaan di kantor atau dalam melayani Tuhan, kita bersikap, bekerja atau melayani secara asal-asalan saja dan seenaknya kita saja. Kita masih menyimpan sebagian kemampuan atau potensi yang kita miliki untuk keuntungan atau kepentingan diri sendiri.

Dihadapan Tuhan, sikap kita yang seperti ini, tidaklah seperti sapi betina tadi yang telah memberikan semuanya dari apa yang ada pada dirinya dan tidak mencurangi pemiliknya. Tuhan memberikan kita kemampuan atau potensi kepada kita untuk dimaksimalkan dan dipakai dalam kehidupan ini untuk memuliakanNya.
Tergantung pada diri kita sendiri, apakah kita mau mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati atau setengah-setengah saja. Nanti saja kalau kita sudah puas berfoya-foya, berpesta pora, kemabukkan, bersenang-senang atau nanti saja kalau kita sudah tua dan sakit-sakitan dan tidak berdaya, barulah kita akan berkata dan datang kepada Tuhan : Sekarang aku persembahkan tubuhku ini kepadaMu sebagai persembahan yang masih tersisa, yaitu tubuh yang penuh dosa dan sakit-sakitan, tubuh yang kecanduan narkoba dan minum-minuman keras, tubuh yang tidak berdaya, sudah tua dan tidak produktip ??

Doa kami :
Tuhan Yesus, kami mau mempersembahkan tubuh kami ini sebagai persembahan yang hidup, kudus dan yang berkenan kepadaMu, sebagai ibadah kami yang sejati. Tolonglah kami dan mampukanlah kami untuk dapat melakukannya setiap hari lebih sungguh lagi. Amin
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin