"Tetapi Negeri, kemana kamu pergi untuk mendudukinya, ialah negeri yang bergunung-gunung dan berlembah-lembah, yang mendapat air sebanyak hujan yang turun dari langit. Suatu Negeri yang dipelihara oleh TUHAN, Allahmu ; mata Tuhan tetap mengawasinya dari awal sampai akhir tahun".(Ulangan 11:11-12)Renungan kita hari ini adalah berbicara tentang jaminan Tuhan untuk memelihara dan mengawasi setiap jalan kehidupan kita, umatNya hari demi hari. Orang yang mempercayai pemeliharaan Tuhan dan yang menaklukkan dirinya untuk diawasi oleh Tuhan, maka sekalipun masalah mewarnai perjalanan hidupnya, Allah pasti meluputkannya dan memampukannya untuk menghadapinya.
Melalui nats diatas, kita menemukan 2 kata kunci yaitu "Dipelihara" dan "Diawasi". Sehubungan dengan dua kata kunci itu, kita akan merenungkan dalam hal apa saja Tuhan mengawasi hidup kita, umatNya ?
Pertama. Tuhan mengawasi tempat tinggal kita. Berbicara "negeri", berarti berbicara tentang suatu tempat, suatu negri, kota, wilayah, lingkungan, termasuk juga rumah tangga kita. Artinya Tuhan mengawasi lingkungan dan wilayah dimana kita tinggal. Bukan tidak mungkin tempat dimana kita berdiam ada musuh dan yang mengancam kehidupan kita, Misalnya: banjir, kebakaran, longsor, maling, penyakit, orang jahat dan lain lain, tetapi kalau Tuhan yang memelihara dan yang mengawasi tempat tinggal kita dan rumah tangga kita, maka sekalipun hal-hal diatas terjadi, kita tetap dapat terhindar.
Kedua. Tuhan mengawasi Pekerjaan/usaha/pelayanan kita. Tidak sedikit kita jumpai dan dengar bahwa ditempat pekerjaan/usaha/pelayanan ada banyak masalah, bahkan ada banyak orang yang ingin mencelakakan atau menjatuhkan kita. Apa lagi dizaman sekarang ini, kita serba susah.
Misalnya: Kalau kita jujur, maka orang yang tidak jujur disekitar kita akan menjadi musuh kita. Sebaliknya, kalau kita ikut-ikutan tidak jujur, maka hukum Tuhan yang ada didalam hati, akan kita selalu bersuara dan menuduh kita, sehingga akibatnya hidup kita jadi terasa tidak aman dan tidak nyaman.
Demikian pula kalau kita mau rajin dan bekerja keras, tetapi orang-orang yang malas disekitar kita, mereka akan merasa tidak nyaman dengan keberadaan kita dan menolak kita. Tetapi kalau kita ikut-ikutan malas, maka akibatnya nanti kita bisa-bisa dipecat oleh atasan atau bos kita.
Pernah seseorang bertanya: Pak, mengapa orang lain ada banyak melakukan dosa, suami, istri gelapnya ada dimana-mana, tapi hidupnya koq baik-baik ? Tapi kenapa saya barusan merencanakan saja sesuatu yang kurang baik (ingin berbohong, menipu, selingkuh), saya sudah dihajar oleh Tuhan ? Saya katakan: Karena saudara adalah Anak Bapa. Jawab orang itu: Lho. yang lain itu anak siapa ? Jawab saya: Mereka itu adalah "Anak tetangga", anak tetangganya sorga yaitu anak Neraka.(Ibrani 12:5-8)
Jadi karena Tuhan yang mengawasi pekerjaan kita, maka Tuhan tidak ingin masa depan kita menjadi hancur.
Ketiga. Tuhan mengawasi Langkah-langkah perjalanan kita, kemana pun kita pergi. Jadi kalau Tuhan yang memelihara dan mengawasi hidup kita dari hari ke hari, mengapa kita harus takut ? Kuncinya firman Tuhan katakan: Kasihilah Tuhan, berpeganglah pada Firman Tuhan, dan beribadahlah kepadaNya dengan setia dan sepenuh hati. Maka Tuhan pasti akan selalu mengawasi dan menjaga kita sebagai biji mataNya.(Ulangan 11:13 dan 32:10)
Doa kami:
Tuhan Yesus, kami percaya bahwa masa depan kami bersama keluarga dan semua saudara sepelayanan kami tetap berada didalam pengawasanMu dan pemeliharanMu. Amin
Melalui nats diatas, kita menemukan 2 kata kunci yaitu "Dipelihara" dan "Diawasi". Sehubungan dengan dua kata kunci itu, kita akan merenungkan dalam hal apa saja Tuhan mengawasi hidup kita, umatNya ?
Pertama. Tuhan mengawasi tempat tinggal kita. Berbicara "negeri", berarti berbicara tentang suatu tempat, suatu negri, kota, wilayah, lingkungan, termasuk juga rumah tangga kita. Artinya Tuhan mengawasi lingkungan dan wilayah dimana kita tinggal. Bukan tidak mungkin tempat dimana kita berdiam ada musuh dan yang mengancam kehidupan kita, Misalnya: banjir, kebakaran, longsor, maling, penyakit, orang jahat dan lain lain, tetapi kalau Tuhan yang memelihara dan yang mengawasi tempat tinggal kita dan rumah tangga kita, maka sekalipun hal-hal diatas terjadi, kita tetap dapat terhindar.
Kedua. Tuhan mengawasi Pekerjaan/usaha/pelayanan kita. Tidak sedikit kita jumpai dan dengar bahwa ditempat pekerjaan/usaha/pelayanan ada banyak masalah, bahkan ada banyak orang yang ingin mencelakakan atau menjatuhkan kita. Apa lagi dizaman sekarang ini, kita serba susah.
Misalnya: Kalau kita jujur, maka orang yang tidak jujur disekitar kita akan menjadi musuh kita. Sebaliknya, kalau kita ikut-ikutan tidak jujur, maka hukum Tuhan yang ada didalam hati, akan kita selalu bersuara dan menuduh kita, sehingga akibatnya hidup kita jadi terasa tidak aman dan tidak nyaman.
Demikian pula kalau kita mau rajin dan bekerja keras, tetapi orang-orang yang malas disekitar kita, mereka akan merasa tidak nyaman dengan keberadaan kita dan menolak kita. Tetapi kalau kita ikut-ikutan malas, maka akibatnya nanti kita bisa-bisa dipecat oleh atasan atau bos kita.
Pernah seseorang bertanya: Pak, mengapa orang lain ada banyak melakukan dosa, suami, istri gelapnya ada dimana-mana, tapi hidupnya koq baik-baik ? Tapi kenapa saya barusan merencanakan saja sesuatu yang kurang baik (ingin berbohong, menipu, selingkuh), saya sudah dihajar oleh Tuhan ? Saya katakan: Karena saudara adalah Anak Bapa. Jawab orang itu: Lho. yang lain itu anak siapa ? Jawab saya: Mereka itu adalah "Anak tetangga", anak tetangganya sorga yaitu anak Neraka.(Ibrani 12:5-8)
Jadi karena Tuhan yang mengawasi pekerjaan kita, maka Tuhan tidak ingin masa depan kita menjadi hancur.
Ketiga. Tuhan mengawasi Langkah-langkah perjalanan kita, kemana pun kita pergi. Jadi kalau Tuhan yang memelihara dan mengawasi hidup kita dari hari ke hari, mengapa kita harus takut ? Kuncinya firman Tuhan katakan: Kasihilah Tuhan, berpeganglah pada Firman Tuhan, dan beribadahlah kepadaNya dengan setia dan sepenuh hati. Maka Tuhan pasti akan selalu mengawasi dan menjaga kita sebagai biji mataNya.(Ulangan 11:13 dan 32:10)
Doa kami:
Tuhan Yesus, kami percaya bahwa masa depan kami bersama keluarga dan semua saudara sepelayanan kami tetap berada didalam pengawasanMu dan pemeliharanMu. Amin
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.