"Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara Tuhan Allahmu".(Ulangan 1:2)Ada sebuah peribahasa lama berbunyi: Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ketepian; bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Sekarang kita membahas tentang sesuatu tema yang menarik: Taat Dulu, Berkat Kemudian". Taat yang dimaksud dalam bagian ini adalah tunduk dan setia kepada Tuhan untuk melakukan perintah dan kehendakNya.
Kehidupan kekristenan diperhadapkan dengan kewajiban dan hak. Ketaatan adalah suatu kewajiban dan kemudian disusul oleh hak. Bekerja dulu, baru menikmati hasilnya. Hidup manusia menurut Alkitab, ibarat seorang petani yang menabur benih, itulah sebabnya didalam Alkitab banyak istilah petani.
Juga dalam kehidupan kekristenan kita mengenal yang namanya istilah tabur dan tuai. Menabur mengandung pengertian yang luas: menabur berarti berbuat sesuatu yang baik/berguna, dan perbuatan kebaikan/berguna inilah yang akan memberi imbalan/hasil kepada kita. Melalui nats diatas kita berbicara tentang janji berkat bagi yang taat dan kutuk bagi mereka yang tidak taat.
Ada contoh dalam Alkitab tentang orang-orang yang tidak taat pada perintah Tuhan. Misalnya: Adam dan Hawa. Akibat ketidak-taatan mereka, maka Alkitab mencatat: Mereka jatuh dalam dosa, keluar dari taman Eden, mereka tidak berkenan pada Tuhan, selalu dihantui ketakutan dan menjalani kesulitan hidup yang berkepanjangan. Dalam kitab 1 Raja-raja 20:35-43 ada seorang dari rombongan nabi yang tidak mau memukul temannya, padahal itu adalah perintah Allah, lalu apa yang terjadi ? Dia diterkam oleh singa/Iblis.
Kita memabaca kisah Yunus yang tidak taat pada panggilan Tuhan, akibatnya: dia semakin jauh dari hadapan Allah, dia membiayai hidupnya sendiri, mengalami celaka dan hidupnya selalu menyusahkan orang lain, dll.
Sebaliknya, ada contoh-contoh orang yang taat kepada Tuhan. Misalnya: Nuh (Kejadian 6:22), Hasil dari ketaatannya, ia membebaskan dirinya dan keluarganya dari ancaman kehidupan. Kemudian Elia dan Janda perempuan Sarfat, hidup mereka terpelihara selama masa kelaparan, dan lain lain.
Jadi ketaatan adalah merupan kunci dari segala keberhasilan. Sekarang ini banyak orang kristen yang mengharapkan terjadi mujizat, ingin doanya dijawab, ingin hidupnya diberkati tuhan, tetapi tidak mau taat pada perintah Tuhan.
Jadi, kesalahannya bukan terletak pada Tuhan, tetapi terletak pada pihak manusia. Taat Dulu Berkat Kemudian. Jangan dibalik berkat dulu baru taat.
Jadi hari ini Tuhan mengharapkan dari setiap kita yang membaca renungan ini, untuk selalu taat dan setia melakukan perintah dan kehendak Tuhan. Meskipun mungkin pada awalnya kita melakukannya dengan motivasi yang salah yaitu hanya ingin dapat berkat, ingin doanya dijawab dll, dan bukan untuk menyenangkan hati Tuhan, tetapi itu tidak apa-apa ; sebab Tuhan tahu bahwa kita ini hanyalah manusia biasa yang jauh dari sempurna. Yang penting adalah kita terus taat dan setia kepadaNya, maka selanjutnya Tuhan akan terus mengubahkan kita, semakin hari menjadi semakin sempurna, sehingga akhirnya nanti ketaatan dan kesetiaan kita kepada Tuhan itu akan menjadi benar motivasinya.
Doa kami:
Tuhan Yesus, taruhlah ketaatan dan kesetiaan dalam hati kami agar kami dapat melakukan segala perintah dan kehendakMu. Amin
Kehidupan kekristenan diperhadapkan dengan kewajiban dan hak. Ketaatan adalah suatu kewajiban dan kemudian disusul oleh hak. Bekerja dulu, baru menikmati hasilnya. Hidup manusia menurut Alkitab, ibarat seorang petani yang menabur benih, itulah sebabnya didalam Alkitab banyak istilah petani.
Juga dalam kehidupan kekristenan kita mengenal yang namanya istilah tabur dan tuai. Menabur mengandung pengertian yang luas: menabur berarti berbuat sesuatu yang baik/berguna, dan perbuatan kebaikan/berguna inilah yang akan memberi imbalan/hasil kepada kita. Melalui nats diatas kita berbicara tentang janji berkat bagi yang taat dan kutuk bagi mereka yang tidak taat.
Ada contoh dalam Alkitab tentang orang-orang yang tidak taat pada perintah Tuhan. Misalnya: Adam dan Hawa. Akibat ketidak-taatan mereka, maka Alkitab mencatat: Mereka jatuh dalam dosa, keluar dari taman Eden, mereka tidak berkenan pada Tuhan, selalu dihantui ketakutan dan menjalani kesulitan hidup yang berkepanjangan. Dalam kitab 1 Raja-raja 20:35-43 ada seorang dari rombongan nabi yang tidak mau memukul temannya, padahal itu adalah perintah Allah, lalu apa yang terjadi ? Dia diterkam oleh singa/Iblis.
Kita memabaca kisah Yunus yang tidak taat pada panggilan Tuhan, akibatnya: dia semakin jauh dari hadapan Allah, dia membiayai hidupnya sendiri, mengalami celaka dan hidupnya selalu menyusahkan orang lain, dll.
Sebaliknya, ada contoh-contoh orang yang taat kepada Tuhan. Misalnya: Nuh (Kejadian 6:22), Hasil dari ketaatannya, ia membebaskan dirinya dan keluarganya dari ancaman kehidupan. Kemudian Elia dan Janda perempuan Sarfat, hidup mereka terpelihara selama masa kelaparan, dan lain lain.
Jadi ketaatan adalah merupan kunci dari segala keberhasilan. Sekarang ini banyak orang kristen yang mengharapkan terjadi mujizat, ingin doanya dijawab, ingin hidupnya diberkati tuhan, tetapi tidak mau taat pada perintah Tuhan.
Jadi, kesalahannya bukan terletak pada Tuhan, tetapi terletak pada pihak manusia. Taat Dulu Berkat Kemudian. Jangan dibalik berkat dulu baru taat.
Jadi hari ini Tuhan mengharapkan dari setiap kita yang membaca renungan ini, untuk selalu taat dan setia melakukan perintah dan kehendak Tuhan. Meskipun mungkin pada awalnya kita melakukannya dengan motivasi yang salah yaitu hanya ingin dapat berkat, ingin doanya dijawab dll, dan bukan untuk menyenangkan hati Tuhan, tetapi itu tidak apa-apa ; sebab Tuhan tahu bahwa kita ini hanyalah manusia biasa yang jauh dari sempurna. Yang penting adalah kita terus taat dan setia kepadaNya, maka selanjutnya Tuhan akan terus mengubahkan kita, semakin hari menjadi semakin sempurna, sehingga akhirnya nanti ketaatan dan kesetiaan kita kepada Tuhan itu akan menjadi benar motivasinya.
Doa kami:
Tuhan Yesus, taruhlah ketaatan dan kesetiaan dalam hati kami agar kami dapat melakukan segala perintah dan kehendakMu. Amin
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.